Social Items

Cewek Ini Pura-Pura Tidur dan Tidak Disangka Sang Mertua Memperlakukan Seperti Ini

RiauJOS.com, Inspiring - Sejak peristiwa mengerikan itu, akhirnya sang ibu setiap malam tidak pernah berkencan, dan memilih untuk memeriksa selimut si anak. Peristiwa menyedihkan dan mengharukan dialami seorang perempuan, Xian Ji.

Xian Ji memiliki kekasih yang sangat kaya raya, lantas dia terus menerus meminta kekasihnya untuk membelikan rumah dan mobil untuk dirinya. Hal itu dilakukan bukan tanpa sebab, tujuan agar dia tidak tinggal lagi bersama-sama dengan mertuanya.

Hari demi hari berlalu, saat rumah belum di beli,  ternyata Xian Ji hamil diluar nikah, hingga membuatnya terpaksa tinggal bersama di rumah sang mertua. Selama tinggal di rumah sang mertua, Xian Ji merasa syok melihat perlakuan sang mertua, lantaran sang mertua sangat baik sekali, mertuanya pun sering membawa dia untuk memeriksa keadaan janinnya, dan tentu tanpa ragu membiayai biaya rumah sakitnya. Melihat perlakuan mertuanya yang sangat baik ini, Xian Ji sampai merasa tersentuh dan menjadi terharu.

Namun mendadak terbesit di dalam pikirannya kalau banyak calon mertua yang sangat baik sebelum menikah, namun saat sudah menikah, perlakuannya mungkin akan berubah 180 derajat, karena itu dia tetap bersikeras meminta suaminya untuk membeli rumah karena tidak ingin tinggal bersama mertua.

Seiring waktu, hari pernikahan pun tiba, kebahagian muncul untuk kedua mempelai di hari yang sakral itu, di tengah-tengah prosesi pernikahan, tanpa sengaja Xian Ji melihat sang mertua diam-diam menitikan air mata, hingga membuat hati Xian Ji sedikit bersedih.

Hari berlalu, saat malam tiba, Xian Ji memiliki kebiasaan bermain Smartphone sebelum tidur, dan kebetulan pada malam itu mendadak ada orang masuk kedalam kamarnya, karena merasa kaget Xian Ji pun langsung menyembunyikan smartphonenya dan pura-pura tertidur, namun karena rasa penasaran, ia mengintip sedikit dari balik selimut dan mengetahui bahwa yang masuk kedalam kamarnya, sang ibu mertua.

Mertua ini tidak melakukan apa- apa di sana, ia datang kekamar sang menantu hanya untuk menarik selimut Xian Ji yang tidak sepenuhnya menutup kaki, lalu pergi. Melihat perlakuan sang mertua, Xian Ji pun merasa sangat terharu, karena semasa kecilnya dulu orang tuanya tidak pernah melakukan hal seperti itu kepada dirinya.

Beberapa hari setelah itu, si mertua masih tetap masuk ke kamar dan melakukan hal yang sama setiap malam, karena sudah tidak tahan, Xian Ji pun memberanikan diri untuk bertanya pada suaminya.

Lalu suaminya menjawab, pada waktu dulu sang suami memiliki seorang kakak perempuan yang memiliki kebiasaan menendang selimut ketika sedang tidur, namun ibunya tidak perhatian dan memilih untuk berk3nc4n bersama seorang pria.

Hal itu terus berlanjut, dan akhirnya sang kakak pun masuk angin dan terserang penyakit asma. Melihat hal ini ibunya jadi merasa sangat bersalah lantaran lebih mementingkan k3nc4n, dari pada memperhatikan anak-anaknya sendiri.

Semenjak peristiwa tersebut akhirnya sang ibu tiap malam tidak pernah berke3c4n dan memilih untuk memeriksa selimut anak-anaknya. Suami Xian Ji mengatakan, sebelum dirinya tertidur, ia dengan sengaja menaruh tangan dan kakinya sedikit keluar dari selimut hanya untuk membiarkan sang ibu masuk kekamar untuk menyelimutinya.

Mendengar cerita dari suaminya tersebut, Xian Ji pun hanya bisa tertunduk haru dan menangis, dirinya tidak menyangka telah memiliki prasangka buruk pada mertuanya, padahal sang mertua sudah menganggapnya seperti anak sendiri dan rela bangun tiap malam hanya untuk memastikan kakinya terselimuti dengan benar.

Sejak peristiwa itu, Xian Ji pun akhirnya sudah bisa membuka hati dan menganggap sang mertua seperti orang tuanya sendiri, Xian Ji pun bahkan tidak ingin berpisah rumah dengan sang mertua. Kini, Xian ji merasa tidak tega untuk meninggalkan ibu mertuanya yang sudah tua dan sebatang kara.

Wanita Ini Pura-Pura Tidur dan Tidak Disangka Sang Mertua Memperlakukan Seperti Ini

Cewek Ini Pura-Pura Tidur dan Tidak Disangka Sang Mertua Memperlakukan Seperti Ini

RiauJOS.com, Inspiring - Sejak peristiwa mengerikan itu, akhirnya sang ibu setiap malam tidak pernah berkencan, dan memilih untuk memeriksa selimut si anak. Peristiwa menyedihkan dan mengharukan dialami seorang perempuan, Xian Ji.

Xian Ji memiliki kekasih yang sangat kaya raya, lantas dia terus menerus meminta kekasihnya untuk membelikan rumah dan mobil untuk dirinya. Hal itu dilakukan bukan tanpa sebab, tujuan agar dia tidak tinggal lagi bersama-sama dengan mertuanya.

Hari demi hari berlalu, saat rumah belum di beli,  ternyata Xian Ji hamil diluar nikah, hingga membuatnya terpaksa tinggal bersama di rumah sang mertua. Selama tinggal di rumah sang mertua, Xian Ji merasa syok melihat perlakuan sang mertua, lantaran sang mertua sangat baik sekali, mertuanya pun sering membawa dia untuk memeriksa keadaan janinnya, dan tentu tanpa ragu membiayai biaya rumah sakitnya. Melihat perlakuan mertuanya yang sangat baik ini, Xian Ji sampai merasa tersentuh dan menjadi terharu.

Namun mendadak terbesit di dalam pikirannya kalau banyak calon mertua yang sangat baik sebelum menikah, namun saat sudah menikah, perlakuannya mungkin akan berubah 180 derajat, karena itu dia tetap bersikeras meminta suaminya untuk membeli rumah karena tidak ingin tinggal bersama mertua.

Seiring waktu, hari pernikahan pun tiba, kebahagian muncul untuk kedua mempelai di hari yang sakral itu, di tengah-tengah prosesi pernikahan, tanpa sengaja Xian Ji melihat sang mertua diam-diam menitikan air mata, hingga membuat hati Xian Ji sedikit bersedih.

Hari berlalu, saat malam tiba, Xian Ji memiliki kebiasaan bermain Smartphone sebelum tidur, dan kebetulan pada malam itu mendadak ada orang masuk kedalam kamarnya, karena merasa kaget Xian Ji pun langsung menyembunyikan smartphonenya dan pura-pura tertidur, namun karena rasa penasaran, ia mengintip sedikit dari balik selimut dan mengetahui bahwa yang masuk kedalam kamarnya, sang ibu mertua.

Mertua ini tidak melakukan apa- apa di sana, ia datang kekamar sang menantu hanya untuk menarik selimut Xian Ji yang tidak sepenuhnya menutup kaki, lalu pergi. Melihat perlakuan sang mertua, Xian Ji pun merasa sangat terharu, karena semasa kecilnya dulu orang tuanya tidak pernah melakukan hal seperti itu kepada dirinya.

Beberapa hari setelah itu, si mertua masih tetap masuk ke kamar dan melakukan hal yang sama setiap malam, karena sudah tidak tahan, Xian Ji pun memberanikan diri untuk bertanya pada suaminya.

Lalu suaminya menjawab, pada waktu dulu sang suami memiliki seorang kakak perempuan yang memiliki kebiasaan menendang selimut ketika sedang tidur, namun ibunya tidak perhatian dan memilih untuk berk3nc4n bersama seorang pria.

Hal itu terus berlanjut, dan akhirnya sang kakak pun masuk angin dan terserang penyakit asma. Melihat hal ini ibunya jadi merasa sangat bersalah lantaran lebih mementingkan k3nc4n, dari pada memperhatikan anak-anaknya sendiri.

Semenjak peristiwa tersebut akhirnya sang ibu tiap malam tidak pernah berke3c4n dan memilih untuk memeriksa selimut anak-anaknya. Suami Xian Ji mengatakan, sebelum dirinya tertidur, ia dengan sengaja menaruh tangan dan kakinya sedikit keluar dari selimut hanya untuk membiarkan sang ibu masuk kekamar untuk menyelimutinya.

Mendengar cerita dari suaminya tersebut, Xian Ji pun hanya bisa tertunduk haru dan menangis, dirinya tidak menyangka telah memiliki prasangka buruk pada mertuanya, padahal sang mertua sudah menganggapnya seperti anak sendiri dan rela bangun tiap malam hanya untuk memastikan kakinya terselimuti dengan benar.

Sejak peristiwa itu, Xian Ji pun akhirnya sudah bisa membuka hati dan menganggap sang mertua seperti orang tuanya sendiri, Xian Ji pun bahkan tidak ingin berpisah rumah dengan sang mertua. Kini, Xian ji merasa tidak tega untuk meninggalkan ibu mertuanya yang sudah tua dan sebatang kara.