Social Items

Sebilah Parang Sabet Kepala Bagian Belakang Selingkuhan Istri yang Mengaku Tiga Hari Tidur di Hotel

RiauJOS.com, Situbondo - Wahyudi. pria 27 tahun melakukan pembacokan terhadap seseorang yang diduga selingkuhan istrinya. Dia terbakar api cemburu, setelah istrinya mengaku tidur dengan pria lain selama tiga hari.

Korban pembacokan, Mistar pria 22 tahun asal Kp. Krajan Timur Rt. 01 Rw. 02 Desa Gudang Kec. Asembagus, harus di rawat di RSUD Asembagus akibat luka serius di kepala bagian belakang, sedangkan Wahyudi asal krajan timur Desa Gudang Kecamatan Asembagus sedang dalam penanganan pihak kepolisian.

Dilaporkan Bupati Facebook, Yuni Rusmini, insiden itu terjadi pada Rabu. 4 Oktober 2017 pukul 15.00 WIB, Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jalan pantura Asembagus Desa Gudang, Kecamatan Asembagus Situbondo, Jawa Timur. Telah terjadi tindak Pidana Penganiayaan sehingga pelaku dan korban saat ini perlu menyelesaikan persoalan di kantor polisi.


Sementara, keterangan dari Beni Setiawan 27, rekan korban, dilokasi kejadian pelaku awalnya memarkir sepeda di salah satu warung tak jauh dari TKP, kemudian menghampiri korban dan langsung mengarahkan parang kebagian badannya, hingga mengenai kepala bagian belakang korban, yang saat itu berada ditengah jalan.

"Saya tidak tahu persis pokok persoalannya, datang dari arah barat langsung membacok pak," ujar Beni.

Kejadian itu membuat gempar warga sekitar dan pengguna jalan pantura Asembagus. 

Sementara, Kapolsek Asembagus AKP H. Sugiono, S.H., M.H. di dampingi Kapten Inf Sunaryo Danramil Asembagus,  AIPTU Harnowo (PS. Kanit Reskrim), AIPTU Gatot Hermanto (PS. Kanit Sabhara) bersama anggota yang lain. mengumpulkan data dari sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti.


Berdasarkan keterangan Wahyudi saat diklarifikasi di Polsek Asembagus, ia mengakui perbuatannya.

" iya, pak saya bawa pedang dan pisau, tapi yang saya gunakan pedangnya, saya akan beri keterangan sejelas selas ke pak polisi," terang Wahyudi dengan kondisi babak belur di bagian wajahnya.

Sebelumnya,satu minggu yang lalu Wahyudi mengalami sakit, untuk sementara ia pulang kerumah asalnya di Kp. Timur Rt. 03 Rw. 05 Desa Trigonco Kec. Asembagus. Pada Senin, 2 Oktober 2017 istrinya,  Suhaeni 18, pamit kepada suaminya untuk pulang ke rumahnya dari Desa Trigonco.

Selanjutnya, pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB, Wahyudi mendengar pengakuan istrinya, sejak Senin tanggal 2 Oktober 2017 pukul 17.00 WIB dia menginap bersama korban di hotel yang berada di Kecamatan Panji, baru pulang ke rumah Palangan Barat tadi siang.

Mendengar pengakuan istrinya, Wahyudi naik pitam, dan merasa cemburu kepada korban, akhirnya mendatangi korban yang keseharian mangkal sebagai "pak ogah" di tengah Jalan Raya Asembagus. Saat itu, Wahyudi nekat melakukan penganiayaan terhadap Mistar si korban, dengan cara menggunakan sebilah parang membacok korban di bagian kepala belakang hingga bagian kulit kepalanya mengelupas.

Dilokasi kejadian, Wahyudi juga tidak beruntung, teman korban yang tidak bisa terima dengan perbuatannya, lantas menghajar Wahyudi bersama beberapa temannya.

Wahyudi pun babak belur pada bagian wajahnya, hingga harus dirujuk ke UPTD Puskesmas Asmbagus oleh Petugas Polsek Asembagus untuk dilakukan pengobatan dan Visum Et Repertm.

Dari tangan Wahyudi diamankan Barang Bukti (BB) berupa pedang dan sebilah pisau.

Sementara, Kapolsek Asembagus AKP. H. Sugiono. SH mengatakan, "keterangan dari pelaku, diduga akibat api cemburu. Perkara tersebut oleh Unit Reskrim Polsek Asembagus telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Situbondo," jelas Kapolsek.

Kopiedit: Facebook Yuni Rusmini

Suami Terbakar Api Cemburu! Sebilah Parang Sabet Kepala Bagian Belakang Selingkuhan Istrinya yang Mengaku Tiga Hari Tidur di Hotel

Sebilah Parang Sabet Kepala Bagian Belakang Selingkuhan Istri yang Mengaku Tiga Hari Tidur di Hotel

RiauJOS.com, Situbondo - Wahyudi. pria 27 tahun melakukan pembacokan terhadap seseorang yang diduga selingkuhan istrinya. Dia terbakar api cemburu, setelah istrinya mengaku tidur dengan pria lain selama tiga hari.

Korban pembacokan, Mistar pria 22 tahun asal Kp. Krajan Timur Rt. 01 Rw. 02 Desa Gudang Kec. Asembagus, harus di rawat di RSUD Asembagus akibat luka serius di kepala bagian belakang, sedangkan Wahyudi asal krajan timur Desa Gudang Kecamatan Asembagus sedang dalam penanganan pihak kepolisian.

Dilaporkan Bupati Facebook, Yuni Rusmini, insiden itu terjadi pada Rabu. 4 Oktober 2017 pukul 15.00 WIB, Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jalan pantura Asembagus Desa Gudang, Kecamatan Asembagus Situbondo, Jawa Timur. Telah terjadi tindak Pidana Penganiayaan sehingga pelaku dan korban saat ini perlu menyelesaikan persoalan di kantor polisi.


Sementara, keterangan dari Beni Setiawan 27, rekan korban, dilokasi kejadian pelaku awalnya memarkir sepeda di salah satu warung tak jauh dari TKP, kemudian menghampiri korban dan langsung mengarahkan parang kebagian badannya, hingga mengenai kepala bagian belakang korban, yang saat itu berada ditengah jalan.

"Saya tidak tahu persis pokok persoalannya, datang dari arah barat langsung membacok pak," ujar Beni.

Kejadian itu membuat gempar warga sekitar dan pengguna jalan pantura Asembagus. 

Sementara, Kapolsek Asembagus AKP H. Sugiono, S.H., M.H. di dampingi Kapten Inf Sunaryo Danramil Asembagus,  AIPTU Harnowo (PS. Kanit Reskrim), AIPTU Gatot Hermanto (PS. Kanit Sabhara) bersama anggota yang lain. mengumpulkan data dari sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti.


Berdasarkan keterangan Wahyudi saat diklarifikasi di Polsek Asembagus, ia mengakui perbuatannya.

" iya, pak saya bawa pedang dan pisau, tapi yang saya gunakan pedangnya, saya akan beri keterangan sejelas selas ke pak polisi," terang Wahyudi dengan kondisi babak belur di bagian wajahnya.

Sebelumnya,satu minggu yang lalu Wahyudi mengalami sakit, untuk sementara ia pulang kerumah asalnya di Kp. Timur Rt. 03 Rw. 05 Desa Trigonco Kec. Asembagus. Pada Senin, 2 Oktober 2017 istrinya,  Suhaeni 18, pamit kepada suaminya untuk pulang ke rumahnya dari Desa Trigonco.

Selanjutnya, pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB, Wahyudi mendengar pengakuan istrinya, sejak Senin tanggal 2 Oktober 2017 pukul 17.00 WIB dia menginap bersama korban di hotel yang berada di Kecamatan Panji, baru pulang ke rumah Palangan Barat tadi siang.

Mendengar pengakuan istrinya, Wahyudi naik pitam, dan merasa cemburu kepada korban, akhirnya mendatangi korban yang keseharian mangkal sebagai "pak ogah" di tengah Jalan Raya Asembagus. Saat itu, Wahyudi nekat melakukan penganiayaan terhadap Mistar si korban, dengan cara menggunakan sebilah parang membacok korban di bagian kepala belakang hingga bagian kulit kepalanya mengelupas.

Dilokasi kejadian, Wahyudi juga tidak beruntung, teman korban yang tidak bisa terima dengan perbuatannya, lantas menghajar Wahyudi bersama beberapa temannya.

Wahyudi pun babak belur pada bagian wajahnya, hingga harus dirujuk ke UPTD Puskesmas Asmbagus oleh Petugas Polsek Asembagus untuk dilakukan pengobatan dan Visum Et Repertm.

Dari tangan Wahyudi diamankan Barang Bukti (BB) berupa pedang dan sebilah pisau.

Sementara, Kapolsek Asembagus AKP. H. Sugiono. SH mengatakan, "keterangan dari pelaku, diduga akibat api cemburu. Perkara tersebut oleh Unit Reskrim Polsek Asembagus telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Situbondo," jelas Kapolsek.

Kopiedit: Facebook Yuni Rusmini