Permuda Bermobil Mazda Merah Adu Jotos dengan Anggota TNI, Penyulutnya Buang Sampah Sembarangan

RiauJOS.com, Jakarta - Aksi adu jotos antara seorang pengemudi motor berseragam TNI dan pemuda pengendara mobil merah di Rawamangun menjadi viral di media sosial. Peristiwa itu disulut masalah buang sampah sembarangan.

Dilaporkan Liputan 6, mobil merah milik pemuda tersebut terparkir di halaman Mapolres Jakara Timur. Keduanya diketahui datang untuk memberi keterangan.

"Yang TNI si pengendara motor melapor," kata Kasat Reskrim Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana Marpaung di Mapolres Jakarta Timur, Jumat, 13 Oktober 2017

Polisi masih mendalami keterangan keduanya. Kendati, pengendara mobil sudah meminta maaf.

"Mereka masih diperiksa, memberi keterangan. Pengendara mobil sudah minta maaf," terang dia.

Selain ditangani polisi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengaku, penanganan kasus ini juga berkordinasi dengan POM TNI AL.

"Benar, kasus itu ditangani dan kita koordinasikan dengan POM AL," kata Argo.

Sementara itu, Kadispenal Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta membenarkan kedua pihak yang berseteru itu mempunyai keluarga yang merupakan tentara.

Kadispenal Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta membenarkan kedua pihak yang berseteru itu mempunyai keluarga yang merupakan tentara


"Benar terjadi perselisihan antara anggota TNI AL atas nama Lettu Laut Satrio Fitriandi, putra dari Laksma TNI (Purn) S dengan pengendara mobil Mazda Merah bernopol B 1599 PVH, atas nama BP (26) cucu dr Mayor (purn) Fx T H, lokasi kejadian di Jalan Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur," ucap Gig Jonias kepada Liputan6.com.

Kronologi peristiwa itu, ungkap Gig, bermula dari pengendara mobil yang buang sampah sembarangan. Sampah tersebut lalu mengenai teman Lettu Satrio yang sedang dibonceng.

"Kemudian kedua pengendara berhenti, terjadi adu mulut dan pertengkaran serta berujung terjadi perkelahian," jelas Gig.

Penelusuran Riau JOS, peristiwa itu terekam dalam sebuah rekaman video yang beberapa jam yang lalu menjadi viral di media sosial. Simak.



Saat warta ini diketik pada pukul 23.24, video yang diunggah akun Facebook, Herwin Sunarman sudah tayang 1,3 ribu kali, dan akan terus bertambah seiring warta ini diterbitkan.


Pemuda Bermobil Merah, akhirnya Minta Maaf


Bimantoro, pengemudi mobil yang baku hantam dengan anggota TNI karena membuang sampah sembarangan meminta maaf. Permintaan maaf itu ditujukannya pada TNI, khususnya TNI AL.

"Saya turut meminta maaf untuk semua institusi TNI yang dirugikan spesialnya untuk TNI AL," kata Bimantoro di Polres Jakarta Timur, Jumat, 13 Oktober 2017 dikutip dari laman detik.

Bimantoro merasa bersalah atas perbuatannya. Dia juga menyampaikan permintaan maafnya pada anggota TNI AL, Lettu Satrio, yang terlibat baku hantam dengannya.


Saya sudah melakukan tindakan yang kurang berkenan untuk institusi tersebut saya juga minta maaf

"Saya sudah melakukan tindakan yang kurang berkenan untuk institusi tersebut saya juga minta maaf untuk lubuk hati saya yang paling dalam saya mau minta maaf untuk semua bagian yang merasa tersinggung dan Bapak Satrio sendiri untuk kerugian sendiri saya minta maaf dari lubuk hati saya yang paling dalam untuk semua institusi TNI dan terlibat untuk kasus ini," ucapnya.

Sebelumnya, Lettu Satrio melaporkan Bimantoro ke Polsek Pulogadung setelah baku hantam dengan Bimantoro. Mereka berkelahi karena awalnya Bimantoro yang mengendarai mobil membuang sampah sembarangan dan mengenai istri Satrio.

Namun, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta mengatakan bila kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. Dia mengatakan penyelesaian ini diambil karena antara Lettu Laut Satrio Fitriandi dengan pemobil adalah keluarga besar TNI AL.

"Saat ini kasus tersebut telah diselesaikan secara baik-baik dan kekeluargaan mengingat kedua belah pihak adalah keluarga besar TNI," kata Gig Jonias Mozes Sipasulta lewat keterangan tertulisnya.

Peristiwa ini diketahui dari sebuah video yang beredar melalui aplikasi pesan instan dan situs Youtube. Dalam video berdurasi 1 menit 3 detik itu, keduanya terlibat baku hantam di tengah jalan.

Mobil merah bernomor polisi B 1599 PVH yang dikendarai pria berkaus hitam berhenti di kanan jalan. Sementara anggota TNI AL masih duduk di atas motornya yang ada di sebelah kiri mobil.

Keduanya terlibat adu mulut yang berlangsung panas. Di tengah adu mulut, si pria mendorong prajurit TNI AL. Prajurit membalas dorongan itu dengan mendaratkan bogem mentah di pipi kiri si pria. Baku hantam pun terjadi. Warga yang menonton mencoba melerai, namun mereka tetap jual beli pukulan.

Pemuda Bermobil Merah Adu Jotos dengan Anggota TNI, Penyulutnya Buang Sampah Sembarangan

Permuda Bermobil Mazda Merah Adu Jotos dengan Anggota TNI, Penyulutnya Buang Sampah Sembarangan

RiauJOS.com, Jakarta - Aksi adu jotos antara seorang pengemudi motor berseragam TNI dan pemuda pengendara mobil merah di Rawamangun menjadi viral di media sosial. Peristiwa itu disulut masalah buang sampah sembarangan.

Dilaporkan Liputan 6, mobil merah milik pemuda tersebut terparkir di halaman Mapolres Jakara Timur. Keduanya diketahui datang untuk memberi keterangan.

"Yang TNI si pengendara motor melapor," kata Kasat Reskrim Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana Marpaung di Mapolres Jakarta Timur, Jumat, 13 Oktober 2017

Polisi masih mendalami keterangan keduanya. Kendati, pengendara mobil sudah meminta maaf.

"Mereka masih diperiksa, memberi keterangan. Pengendara mobil sudah minta maaf," terang dia.

Selain ditangani polisi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengaku, penanganan kasus ini juga berkordinasi dengan POM TNI AL.

"Benar, kasus itu ditangani dan kita koordinasikan dengan POM AL," kata Argo.

Sementara itu, Kadispenal Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta membenarkan kedua pihak yang berseteru itu mempunyai keluarga yang merupakan tentara.

Kadispenal Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta membenarkan kedua pihak yang berseteru itu mempunyai keluarga yang merupakan tentara


"Benar terjadi perselisihan antara anggota TNI AL atas nama Lettu Laut Satrio Fitriandi, putra dari Laksma TNI (Purn) S dengan pengendara mobil Mazda Merah bernopol B 1599 PVH, atas nama BP (26) cucu dr Mayor (purn) Fx T H, lokasi kejadian di Jalan Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur," ucap Gig Jonias kepada Liputan6.com.

Kronologi peristiwa itu, ungkap Gig, bermula dari pengendara mobil yang buang sampah sembarangan. Sampah tersebut lalu mengenai teman Lettu Satrio yang sedang dibonceng.

"Kemudian kedua pengendara berhenti, terjadi adu mulut dan pertengkaran serta berujung terjadi perkelahian," jelas Gig.

Penelusuran Riau JOS, peristiwa itu terekam dalam sebuah rekaman video yang beberapa jam yang lalu menjadi viral di media sosial. Simak.



Saat warta ini diketik pada pukul 23.24, video yang diunggah akun Facebook, Herwin Sunarman sudah tayang 1,3 ribu kali, dan akan terus bertambah seiring warta ini diterbitkan.


Pemuda Bermobil Merah, akhirnya Minta Maaf


Bimantoro, pengemudi mobil yang baku hantam dengan anggota TNI karena membuang sampah sembarangan meminta maaf. Permintaan maaf itu ditujukannya pada TNI, khususnya TNI AL.

"Saya turut meminta maaf untuk semua institusi TNI yang dirugikan spesialnya untuk TNI AL," kata Bimantoro di Polres Jakarta Timur, Jumat, 13 Oktober 2017 dikutip dari laman detik.

Bimantoro merasa bersalah atas perbuatannya. Dia juga menyampaikan permintaan maafnya pada anggota TNI AL, Lettu Satrio, yang terlibat baku hantam dengannya.


Saya sudah melakukan tindakan yang kurang berkenan untuk institusi tersebut saya juga minta maaf

"Saya sudah melakukan tindakan yang kurang berkenan untuk institusi tersebut saya juga minta maaf untuk lubuk hati saya yang paling dalam saya mau minta maaf untuk semua bagian yang merasa tersinggung dan Bapak Satrio sendiri untuk kerugian sendiri saya minta maaf dari lubuk hati saya yang paling dalam untuk semua institusi TNI dan terlibat untuk kasus ini," ucapnya.

Sebelumnya, Lettu Satrio melaporkan Bimantoro ke Polsek Pulogadung setelah baku hantam dengan Bimantoro. Mereka berkelahi karena awalnya Bimantoro yang mengendarai mobil membuang sampah sembarangan dan mengenai istri Satrio.

Namun, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta mengatakan bila kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. Dia mengatakan penyelesaian ini diambil karena antara Lettu Laut Satrio Fitriandi dengan pemobil adalah keluarga besar TNI AL.

"Saat ini kasus tersebut telah diselesaikan secara baik-baik dan kekeluargaan mengingat kedua belah pihak adalah keluarga besar TNI," kata Gig Jonias Mozes Sipasulta lewat keterangan tertulisnya.

Peristiwa ini diketahui dari sebuah video yang beredar melalui aplikasi pesan instan dan situs Youtube. Dalam video berdurasi 1 menit 3 detik itu, keduanya terlibat baku hantam di tengah jalan.

Mobil merah bernomor polisi B 1599 PVH yang dikendarai pria berkaus hitam berhenti di kanan jalan. Sementara anggota TNI AL masih duduk di atas motornya yang ada di sebelah kiri mobil.

Keduanya terlibat adu mulut yang berlangsung panas. Di tengah adu mulut, si pria mendorong prajurit TNI AL. Prajurit membalas dorongan itu dengan mendaratkan bogem mentah di pipi kiri si pria. Baku hantam pun terjadi. Warga yang menonton mencoba melerai, namun mereka tetap jual beli pukulan.