Perempuan Hamil Ditabrak Motor Jatuh Terpental, Terlindas Truk hingga Terseret-Seret Tubuhnya Patah-Patah

RiauJOS.com, Semarang - Seorang perempuan meninggal dunia usai terlindas truk di Jalan Siliwangi, sekitar Bapas Semarang, Kamis malam, 12 Okotober 2017. Jenazah perempuan berinisial Sri Lestari, 34 tahun tersebut langsung dibawa personel Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang ke Kamar Mayat RSUP Dr Kariadi.

"Sudah tidak berbentuk karena jenazah terseret truk cukup jauh. Sudah potol-potol (patah-patah)," kata petugas jaga kamar mayat, diwartakan Tribun Jateng.

Dilaporkan Tribun Jateng, diketahui wanita ini tertabrak sepeda motor hingga terpental. Kemudian secara mengenaskan, ia terlindas truk hingga terseret beberapa meter.

Korban pun meninggal seketika di lokasi kejadian di Jalan Siliwangi. Kecelakaan ini bermula saat ia hendak berjalan kaki dari arah selatan (Penerbad) ke utara, kemudian datang sepeda motor Honda Revo yang melaju dari arah barat (Krapyak) ke timur Hanoman.

Kanitlaka Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Sugito, menjelaskan bahwa pemotor diduga tidak waspada dan kemudian terjadi kecelakaan dengan korban.
,
Sri Lestari sendiri merupakan warga Jalan Walisongo Tugurejo, Kota Semarang, ia tertabrak motor lalu jatuh terpental.

Ia pun terpental ke arah kanan dan saat bersamaan datang truk melaju dari arah barat ke timur.

"Tubuh pejalan kaki itu masuk kolong truk. Kemudian terlindas ban truk belakang sisi kiri," kata AKP Sugito.

Honda Revo yang terlibat kecelakaan tersebut bernomor polisi H 3291 ZY dan dikendarai oleh Vemo Adiesta Rukmana, 19 tahun, seorang warga Jalan Palir Asri Podorejo, Ngaliyan, Semarang.

Pengendara motor ini pun mengalami patah tulang pada bahu kiri dan pelipisnya robek. Kini ia dirawat di RS Coloumbia Asia Semarang.

"Pejalan kaki cidera kepala berat, badan dan kaki robek tak beraturan. Dia meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah dibawa ke Kamar Mayat RSUP Dr Kariadi," kata AKP Sugito.

Truk yang terlibat kecelakaan tersebut tanpa plat nomor. Truk dikemudikan Dedi Sudaryono 41 tahun, warga Ngaliyan, Semarang.

Sementara, Harli, 35 tahun suami Sri Lestari lemas begitu mengetahui istrinya mengalami kecelakaan. Dia tampak sangat sedih dan terpukul, duduk di bangku Kamar Mayat RSUP Dr Kariadi Semarang, Kamis malam, 12 Oktober 2017.

Harli sang suami datang bersama belasan orang kerabat Sri Lestari di Kamar Mayat RSUP Dr Kariadi Semarang, pada Kamis malam.

Diketahui, korban sudah memiliki satu anak perempuan yang berumur 8 tahun dan tragisnya, Sri meninggal seketika dalam kondisi hamil satu bulan.

"Dia hamil, Mas. Aku kudu omong pie karo Dika, karo Sinta (Aku harus bilang gimana sama anak-anak -Dika-Sinta)," serunya sembari menitikkan air mata.

"Tak kuat-kuatke gak nangis. Aku isih mikir ngopeni anakku seng umur wolung tahun (Saya kuat-kuatkan tidak menangis. Saya masih mikir merawat anak saya yang umur delapan tahun)," tambahnya, kemudian dipeluk sejumlah orang di bangku.

Sejumlah kerabat korban pun membawa Harli menjauh dari ruang jenazah. Mereka beberapa kali mencoba menenangkan Harli.

Pengakuan saksi mata

Seorang saksi mata bernama Ahmad Iqbal (43) menceritakan kejadian tersebut terjadi pada sekitar pukul 19.00 WIB.

"Saya lagi nongkrong di pinggir jalan, sambil rokokan. Tau-tau terdengar banyak kendaraan membunyikan klakson. Yang di sana," tutur warga Wologito, Semarang Barat, itu sambil menunjuk Jalan Siliwangi sisi utara (seberang lokasi tongkrongan Iqbal) dilansir dari Tribun Jateng.

Ia pun langsung menduga jika ada kecelakaan. Namun, Iqbal sendiri belum mengetahui ada korban jiwa saat itu.

"Saya lihat ada darah di aspal, banyak banget. Saya batin, ini pasti korbannya sudah meninggal soalnya terseret truk," kata dia.

Saat bersamaan, Iqbal melihat tubuh seseorang menempel di ban truk sisi kiri. Menurutnya, kondisi tubuh orang itu mengerikan.

"Saya mundur, lari saya. Ngeri itu, ya ampun. Saya masih kebayang bentuknya," ucap Iqbal seraya mengelus-elus leher.

Perempuan Hamil Ditabrak Motor Jatuh Terpental, Terlindas Truk hingga Terseret-Seret Tubuhnya Patah-Patah

Perempuan Hamil Ditabrak Motor Jatuh Terpental, Terlindas Truk hingga Terseret-Seret Tubuhnya Patah-Patah

RiauJOS.com, Semarang - Seorang perempuan meninggal dunia usai terlindas truk di Jalan Siliwangi, sekitar Bapas Semarang, Kamis malam, 12 Okotober 2017. Jenazah perempuan berinisial Sri Lestari, 34 tahun tersebut langsung dibawa personel Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang ke Kamar Mayat RSUP Dr Kariadi.

"Sudah tidak berbentuk karena jenazah terseret truk cukup jauh. Sudah potol-potol (patah-patah)," kata petugas jaga kamar mayat, diwartakan Tribun Jateng.

Dilaporkan Tribun Jateng, diketahui wanita ini tertabrak sepeda motor hingga terpental. Kemudian secara mengenaskan, ia terlindas truk hingga terseret beberapa meter.

Korban pun meninggal seketika di lokasi kejadian di Jalan Siliwangi. Kecelakaan ini bermula saat ia hendak berjalan kaki dari arah selatan (Penerbad) ke utara, kemudian datang sepeda motor Honda Revo yang melaju dari arah barat (Krapyak) ke timur Hanoman.

Kanitlaka Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Sugito, menjelaskan bahwa pemotor diduga tidak waspada dan kemudian terjadi kecelakaan dengan korban.
,
Sri Lestari sendiri merupakan warga Jalan Walisongo Tugurejo, Kota Semarang, ia tertabrak motor lalu jatuh terpental.

Ia pun terpental ke arah kanan dan saat bersamaan datang truk melaju dari arah barat ke timur.

"Tubuh pejalan kaki itu masuk kolong truk. Kemudian terlindas ban truk belakang sisi kiri," kata AKP Sugito.

Honda Revo yang terlibat kecelakaan tersebut bernomor polisi H 3291 ZY dan dikendarai oleh Vemo Adiesta Rukmana, 19 tahun, seorang warga Jalan Palir Asri Podorejo, Ngaliyan, Semarang.

Pengendara motor ini pun mengalami patah tulang pada bahu kiri dan pelipisnya robek. Kini ia dirawat di RS Coloumbia Asia Semarang.

"Pejalan kaki cidera kepala berat, badan dan kaki robek tak beraturan. Dia meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah dibawa ke Kamar Mayat RSUP Dr Kariadi," kata AKP Sugito.

Truk yang terlibat kecelakaan tersebut tanpa plat nomor. Truk dikemudikan Dedi Sudaryono 41 tahun, warga Ngaliyan, Semarang.

Sementara, Harli, 35 tahun suami Sri Lestari lemas begitu mengetahui istrinya mengalami kecelakaan. Dia tampak sangat sedih dan terpukul, duduk di bangku Kamar Mayat RSUP Dr Kariadi Semarang, Kamis malam, 12 Oktober 2017.

Harli sang suami datang bersama belasan orang kerabat Sri Lestari di Kamar Mayat RSUP Dr Kariadi Semarang, pada Kamis malam.

Diketahui, korban sudah memiliki satu anak perempuan yang berumur 8 tahun dan tragisnya, Sri meninggal seketika dalam kondisi hamil satu bulan.

"Dia hamil, Mas. Aku kudu omong pie karo Dika, karo Sinta (Aku harus bilang gimana sama anak-anak -Dika-Sinta)," serunya sembari menitikkan air mata.

"Tak kuat-kuatke gak nangis. Aku isih mikir ngopeni anakku seng umur wolung tahun (Saya kuat-kuatkan tidak menangis. Saya masih mikir merawat anak saya yang umur delapan tahun)," tambahnya, kemudian dipeluk sejumlah orang di bangku.

Sejumlah kerabat korban pun membawa Harli menjauh dari ruang jenazah. Mereka beberapa kali mencoba menenangkan Harli.

Pengakuan saksi mata

Seorang saksi mata bernama Ahmad Iqbal (43) menceritakan kejadian tersebut terjadi pada sekitar pukul 19.00 WIB.

"Saya lagi nongkrong di pinggir jalan, sambil rokokan. Tau-tau terdengar banyak kendaraan membunyikan klakson. Yang di sana," tutur warga Wologito, Semarang Barat, itu sambil menunjuk Jalan Siliwangi sisi utara (seberang lokasi tongkrongan Iqbal) dilansir dari Tribun Jateng.

Ia pun langsung menduga jika ada kecelakaan. Namun, Iqbal sendiri belum mengetahui ada korban jiwa saat itu.

"Saya lihat ada darah di aspal, banyak banget. Saya batin, ini pasti korbannya sudah meninggal soalnya terseret truk," kata dia.

Saat bersamaan, Iqbal melihat tubuh seseorang menempel di ban truk sisi kiri. Menurutnya, kondisi tubuh orang itu mengerikan.

"Saya mundur, lari saya. Ngeri itu, ya ampun. Saya masih kebayang bentuknya," ucap Iqbal seraya mengelus-elus leher.

Comments
0 Comments