RiauJOS.com, Teknologi - "Penjual kartu internet, siap-siap gulung tikar, karena rezim kodok sedang ketakutan menghadapi pilpres 2019" begitulah terbaca pada gambar yang diposting akun Facebook, Shukran Jazeelan‎ yang dibagikan di grup Facebook, Viral MedSos beberapa menit yang lalu, sejak warta ini diketik pada pukul 23.30 WIB, Senin tengah malam, 31 Oktober 2017.

Berikut kekhawatiran salah seorang netizen atas kebijakan registrasi SIM Card beberapa waktu yang lalu.

Per 31 Oktober nanti, semua kartu sub­scriber identification module (SIM card) harus teregistrasi dengan nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK) Jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak melakukan registrasi, nomor telepon seluler (ponsel) tidak bisa digunakan lagi.

Aturan baru tersebut diumumkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kemarin (11/10). .

Per 31 Oktober nanti, semua nomor baru bisa digunakan jika telah melakukan registrasi. Nomor lama pun diminta registrasi. Diberi tenggat sampai 28 Februari. Jika sampai deadline itu tidak melakukan pendaftaran, nomor akan diblokir. [jawapos]
______________________________

Lalu bagaimana dengan penjual kartu internet? Wallahu a'lam, kita tanyakan saja pada Luhut yang bergoyang.


Riau JoS juga sempat mewawancarai penjual kartu internet, beberapa hari yang lalu, "entahlah.. mas.. gak tau, tapi kalo berlaku, emang nyusahin..," kata seorang penjual kartu internet yang identitas tidak diketahui, karena belum sempat kenalan, hanya obrolan sambil lalu.

Bagaimana Nasib Penjual Kartu Internet, Pasca Berlaku Blokir SIM Card yang Belum Register


RiauJOS.com, Teknologi - "Penjual kartu internet, siap-siap gulung tikar, karena rezim kodok sedang ketakutan menghadapi pilpres 2019" begitulah terbaca pada gambar yang diposting akun Facebook, Shukran Jazeelan‎ yang dibagikan di grup Facebook, Viral MedSos beberapa menit yang lalu, sejak warta ini diketik pada pukul 23.30 WIB, Senin tengah malam, 31 Oktober 2017.

Berikut kekhawatiran salah seorang netizen atas kebijakan registrasi SIM Card beberapa waktu yang lalu.

Per 31 Oktober nanti, semua kartu sub­scriber identification module (SIM card) harus teregistrasi dengan nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK) Jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak melakukan registrasi, nomor telepon seluler (ponsel) tidak bisa digunakan lagi.

Aturan baru tersebut diumumkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kemarin (11/10). .

Per 31 Oktober nanti, semua nomor baru bisa digunakan jika telah melakukan registrasi. Nomor lama pun diminta registrasi. Diberi tenggat sampai 28 Februari. Jika sampai deadline itu tidak melakukan pendaftaran, nomor akan diblokir. [jawapos]
______________________________

Lalu bagaimana dengan penjual kartu internet? Wallahu a'lam, kita tanyakan saja pada Luhut yang bergoyang.


Riau JoS juga sempat mewawancarai penjual kartu internet, beberapa hari yang lalu, "entahlah.. mas.. gak tau, tapi kalo berlaku, emang nyusahin..," kata seorang penjual kartu internet yang identitas tidak diketahui, karena belum sempat kenalan, hanya obrolan sambil lalu.

Comments
0 Comments