ads Presiden Jokowi Ingatkan, Ada Pihak yang Ingin Gantikan Ideologi Pancasila Lewat MedSos - Riau Jos
Presiden Jokowi Ingatkan, Ada Pihak yang Ingin Gantikan Ideologi Pancasila Lewat MedSos

RiauJOS.com, Solo - Presiden Joko Widodo mengingatkan, masih ada pihak-pihak yang ingin menggantikan ideologi Pancasila. Pihak-pihak itu juga ingin memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal itu diungkapkan Presiden yang enak disapa Jokowi saat menghadiri acara penutupan musyawarah pimpinan paripurna sekaligus peringatan hari ulang tahun ormas Pemuda Pancasila (PP) di The Sunan Hotel Solo, Sabtu malam, 28 Oktober 2017 diwartakan Liputan 6.

"Mereka muncul dengan cara-cara baru. Mereka muncul dengan metode-metode baru," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya di hadapan ratusan anggota ormas PP.

Presiden mengungkapkan, cara-cara untuk mengganti ideologi dilakukan secara halus. Bahkan, cara indoktrinasi tersebut kadang tidak terasa karena saking halusnya. Cara pendekatannya sangat kekinian dan akrab yang kadang menyentuh hati.

"Cara indoktrinasinya sangat halus. Ada banyak di media sosial dengan gambar-gambar dan video-video yang diproduksi secara bagus dan rapi," ujar Presiden Jokowi.

"Harus kita ingat bahwa tujuan akhinya adalah meruntuhkan Pancasila, menggantikan dengan sistem ideologi dan kenegaraan yang lain. Saya ingatkan untuk hati-hati," tegas Presiden Jokowi

Atas dasar itu, Presiden Jokowi pun meminta kepada semua anggota ormas PP dan masyarakat semua untuk berhati-hati dengan cara pendekatan yang dilakukan seperti itu.

"Harus kita ingat bahwa tujuan akhinya adalah meruntuhkan Pancasila, menggantikan dengan sistem ideologi dan kenegaraan yang lain. Saya ingatkan untuk hati-hati," tegas dia.

Jokowi berharap Pemuda Pancasila akan selalu menjadi benteng Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Pemuda Pancasila adalah ormas yang spesial karena di namanya ada nama Pancasila. Yakni, ideologi bangsa Indonesia dan pemandu jalan kita selama 72 tahun," kata dia.

Presiden Jokowi pada saat menutup acara musyawarah pimpinan paripurna Pemuda Pancasila juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada ormas Pemuda Pancasila ke-58 yang jatuh pada 28 Oktober 2017.

Presiden Jokowi Ingatkan, Ada Pihak yang Ingin Gantikan Ideologi Pancasila Lewat MedSos

GA
Presiden Jokowi Ingatkan, Ada Pihak yang Ingin Gantikan Ideologi Pancasila Lewat MedSos

RiauJOS.com, Solo - Presiden Joko Widodo mengingatkan, masih ada pihak-pihak yang ingin menggantikan ideologi Pancasila. Pihak-pihak itu juga ingin memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal itu diungkapkan Presiden yang enak disapa Jokowi saat menghadiri acara penutupan musyawarah pimpinan paripurna sekaligus peringatan hari ulang tahun ormas Pemuda Pancasila (PP) di The Sunan Hotel Solo, Sabtu malam, 28 Oktober 2017 diwartakan Liputan 6.

"Mereka muncul dengan cara-cara baru. Mereka muncul dengan metode-metode baru," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya di hadapan ratusan anggota ormas PP.

Presiden mengungkapkan, cara-cara untuk mengganti ideologi dilakukan secara halus. Bahkan, cara indoktrinasi tersebut kadang tidak terasa karena saking halusnya. Cara pendekatannya sangat kekinian dan akrab yang kadang menyentuh hati.

"Cara indoktrinasinya sangat halus. Ada banyak di media sosial dengan gambar-gambar dan video-video yang diproduksi secara bagus dan rapi," ujar Presiden Jokowi.

"Harus kita ingat bahwa tujuan akhinya adalah meruntuhkan Pancasila, menggantikan dengan sistem ideologi dan kenegaraan yang lain. Saya ingatkan untuk hati-hati," tegas Presiden Jokowi

Atas dasar itu, Presiden Jokowi pun meminta kepada semua anggota ormas PP dan masyarakat semua untuk berhati-hati dengan cara pendekatan yang dilakukan seperti itu.

"Harus kita ingat bahwa tujuan akhinya adalah meruntuhkan Pancasila, menggantikan dengan sistem ideologi dan kenegaraan yang lain. Saya ingatkan untuk hati-hati," tegas dia.

Jokowi berharap Pemuda Pancasila akan selalu menjadi benteng Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Pemuda Pancasila adalah ormas yang spesial karena di namanya ada nama Pancasila. Yakni, ideologi bangsa Indonesia dan pemandu jalan kita selama 72 tahun," kata dia.

Presiden Jokowi pada saat menutup acara musyawarah pimpinan paripurna Pemuda Pancasila juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada ormas Pemuda Pancasila ke-58 yang jatuh pada 28 Oktober 2017.

GA
Comments
0 Comments