Heboh Soal Foto Bersama dan Spanduk 'Lanjutkan', Besok Pagi Bawaslu Riau Panggil 5 Kadis yang Diduga Terlibat Politik Praktis

RiauJOS.com, Pekanbaru - Dalam upaya meminimalisir dan mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau pada Senin, 9 Oktober 2017 telah menjadwalkan klarifikasi terhadap 5 orang Kepala Dinas (Kadis) yang terindikasi terlibat dalam kegiatan politik praktis.

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan mengatakan, undangan klarifikasi telah dikirimkan secara layak, yaitu minimal tiga hari sebelum pelaksanaan klrifikasi dan berharap agar 5 kelapa dinas sebagai pihak terklarifikasi memberikan keterangan sejelas-jelasnya kepada Bawaslu Riau.

Sesuai jadwal, pelaksanaan klarifikasi terhadap 5 orang Kadis pada Senin, 9 Oktober 2017 akan dimulai jam 09.00 WIB s.d. selesai, di kantor sekretariat Bawaslu Riau, Jalan Sultan Syarif Kasim, nomor 119, Pekanbaru.

Kelima Kadis yang akan diklarifikasi, yaitu Kadis Pekerjaan Umum Riau Dadang Eko Purwanto, Kadis Pendidikan Riau Rudianto, Kadis Perkebunan Riau Feri HC, Kadis Kesehatan Mimi Yulianti Nazir, dan Plt. Kadis Perhubungan Riau Rahmad Rahim.

Sebelumnya, pada 27 September 2017 Bawaslu Riau menemukan indikasi keterlibatan beberapa aparatur sipil negara (ASN) dalam politik praktis melalui pemberitaan beberapa media online, yang menyoroti kehadiran sejumlah ASN pada kegiatan Rakerda Partai Golkar di Hotel Sapadia, pasir pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Foto bersama sejumlah Kadis di kegiatan Rakerda Partai Golkar menjadi viral di media sosial dan menjadi polemik di masyarakat. Atas kejadian itu, Bawaslu Riau ingin mendengarkan langsung dari pihak-pihak yang terlibat pada kegiatan tersebut sehingga mendapatkan keterangan sejelas-jelasnya, karena saat ini marak berita hoaks yang tersebar di media sosial.

pada 26 September 2017 Bawaslu Riau juga menemukan indikasi kampanye terselubung melalui spanduk bermuatan politis

Sementara, pada 26 September 2017 Bawaslu Riau juga menemukan indikasi kampanye terselubung melalui spanduk bermuatan politis yang terpasang di sekolah-sekolah setingkat SMA dan SMK se-Provinsi Riau.

Foto Spanduk menjadi viral di media sosial dan menjadi pergunjingan warga internet (netizen), spanduk memuat gambar Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dan tulisan “Lanjutkan” beserta kata-kata dibawahnya yang memuat kalimat program pendidikan, “Percepatan Pendidikan yang Merata dan Berkualitas”.

Rilis Bawaslu Riau

Heboh Soal Foto Bersama dan Spanduk 'Lanjutkan', Besok Pagi Bawaslu Riau Panggil 5 Kadis yang Diduga Terlibat Politik Praktis

Heboh Soal Foto Bersama dan Spanduk 'Lanjutkan', Besok Pagi Bawaslu Riau Panggil 5 Kadis yang Diduga Terlibat Politik Praktis

RiauJOS.com, Pekanbaru - Dalam upaya meminimalisir dan mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau pada Senin, 9 Oktober 2017 telah menjadwalkan klarifikasi terhadap 5 orang Kepala Dinas (Kadis) yang terindikasi terlibat dalam kegiatan politik praktis.

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan mengatakan, undangan klarifikasi telah dikirimkan secara layak, yaitu minimal tiga hari sebelum pelaksanaan klrifikasi dan berharap agar 5 kelapa dinas sebagai pihak terklarifikasi memberikan keterangan sejelas-jelasnya kepada Bawaslu Riau.

Sesuai jadwal, pelaksanaan klarifikasi terhadap 5 orang Kadis pada Senin, 9 Oktober 2017 akan dimulai jam 09.00 WIB s.d. selesai, di kantor sekretariat Bawaslu Riau, Jalan Sultan Syarif Kasim, nomor 119, Pekanbaru.

Kelima Kadis yang akan diklarifikasi, yaitu Kadis Pekerjaan Umum Riau Dadang Eko Purwanto, Kadis Pendidikan Riau Rudianto, Kadis Perkebunan Riau Feri HC, Kadis Kesehatan Mimi Yulianti Nazir, dan Plt. Kadis Perhubungan Riau Rahmad Rahim.

Sebelumnya, pada 27 September 2017 Bawaslu Riau menemukan indikasi keterlibatan beberapa aparatur sipil negara (ASN) dalam politik praktis melalui pemberitaan beberapa media online, yang menyoroti kehadiran sejumlah ASN pada kegiatan Rakerda Partai Golkar di Hotel Sapadia, pasir pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Foto bersama sejumlah Kadis di kegiatan Rakerda Partai Golkar menjadi viral di media sosial dan menjadi polemik di masyarakat. Atas kejadian itu, Bawaslu Riau ingin mendengarkan langsung dari pihak-pihak yang terlibat pada kegiatan tersebut sehingga mendapatkan keterangan sejelas-jelasnya, karena saat ini marak berita hoaks yang tersebar di media sosial.

pada 26 September 2017 Bawaslu Riau juga menemukan indikasi kampanye terselubung melalui spanduk bermuatan politis

Sementara, pada 26 September 2017 Bawaslu Riau juga menemukan indikasi kampanye terselubung melalui spanduk bermuatan politis yang terpasang di sekolah-sekolah setingkat SMA dan SMK se-Provinsi Riau.

Foto Spanduk menjadi viral di media sosial dan menjadi pergunjingan warga internet (netizen), spanduk memuat gambar Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dan tulisan “Lanjutkan” beserta kata-kata dibawahnya yang memuat kalimat program pendidikan, “Percepatan Pendidikan yang Merata dan Berkualitas”.

Rilis Bawaslu Riau