Bulan Oktober Tahun Depan, Netizen Usulkan Hari Kesaktian Setya Novanto

RiauJOS.com, Editorial - Jagat Internet heboh pasca putusan hakim memutuskan status ketua DPR, Setya Novanto tidak lagi menjadi tersangka korupsi e-KTP. Warga internet (netizen) begitu antusias saat Hakim Batalkan Status Tersangka Setya Novanto, Netizen: Sudah Kuduga.., reaksinya membanjiri media sosial, mulai dari twitter, Facebook, WA dan jenis media sosial lainnya.

Kekuatan internet untuk menyebarkan informasi, digunakan netizen untuk bereaksi dengan beraksi memproduksi Meme Setya Novanto Terbaring Sakit 'Menyampah' di Internet, Respon Fadli Zon: Kurang Etis lah.., dan seperti biasa, Fadli masih diposisi yang sama, berusaha netral namun menggunakan segenap potensi agar diterima akal mengungkap kebenaran bahwa kurang etis mem-bully seseorang sedang sakit, seperti yang dialami Setya Novanto.

Netizen pun semakin KEPO dengan tersebarnya foto kondisi Setya Novanto, lantas beramai-ramai Membuktikan Kebenaran Foto Setya Novanto (Setnov) di Rumah Sakit yang Mirip Sinetron, beragam unggahan foto dengan editing maksimal mengulas sejadi-jadinya, hingga dibuat lelucon untuk mengurangi ketegangan politik pada akhir bulan September 2017 yang lalu.

Segenap potensi yang ada membuat Netizen Bongkar Kejanggalan Foto Setnov di Rumah Sakit saat dikabarkan kondisinya kian menurun. Namun, lagi-lagi netizen tidak mudah diberdaya hanya dengan pembuktian foto semata.

Memasuki awal bulan Oktober, muncul tagar #ThePowerOfSetnov, yang mengulas "Kesaktian" Setya Novanto yang tercatat beberapa kali lolos dari persoalan hukum, mulai dari kasus "Papa Minta Saham" yang merupakan plesetan dari "Papa Minta Pulsa" merupakan sentilan yang diungkapkan Presiden Joko Widodo secara guyonan, namun reaksi media begitu mendalam, sehingga mengkaitkan dengan proses hukum soal saham freeport yang sempat menghebohkan media nasional.

Ide "Kesaktian Setya Novanto" merupakan plesetan dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober, pasca sejarah kelam pemberontakan G30/S PKI.

peringatan "Hari Kesaktian Setya Novanto"


Penelusuran Riau JOS, ide memunculkan rencana peringatan "Hari Kesaktian Setya Novanto" bermula dari postingangan Haikal Hassan @haikal_hassan yang direpos Facebooker, Rinanda Naufal di grup Facebook, Rakyat Bersuara sekitar 6 jam yang lalu, saat editorial ini diketik pada Senin, 2 Oktober 2017 pada pukul 3.25 WIB.

Kekuatan internet, tidak dapat dibendung, tagar #ThePowerOfSetnov menjadi topik populer merata di semua jenis media sosial, dan ini menjadi bukti "Pedang" untuk berperang berubah wujud jadi gawai atau gadget, sedangkan medan perang ada di internet, dan pertempuran sengit selalu hadir di media sosial. 

Selamat datang di era baru "Perang Psikologis" yang akan lebih jahat dan mematikan secara fisik dan psikologis. Siapa yang tahan mental, dan mempunyai tingkat keberimanan yang terus bertumbuh, dialah yang mampu melewati perang rumit ini, mampu menembus semua tembok pembatas, hingga tidak ada lagi pembatas untuk melakukan peperangan. Selamat berjuang, semoga mampu melewati kesementaraan dunia, dan selamat di akhirat.

#ThePowerOfSetnov menjadi penanda, siapapun orang yang mampu mengarak opini publik di medan perang sosial media, dialah yang akan jadi pemenang dan juara di abad informasi kali ini. Namun, jangan lupa, ada sebagian kecil orang yang mendapatkan keuntungan maksimal dari peperangan ini, jadi jangan terlalu larut hingga tidak berfikir jernih untuk membuat kehidupan lebih bahagia dengan melihat kenyataan dengan kesadaran penuh tanpa selimut internet dengan berbagai keterbatasan.

Pandanglah langit di malam hari, lihatlah keluasaannya dan ini akan menjadi obat sementara untuk terhindar dari penyakit perang baru di abad informasi hari ini, penuh tekanan psikologis, hingga menimbulkan psikosomatis.


Bulan Oktober Tahun Depan, Netizen Usulkan Hari Kesaktian Setya Novanto

Bulan Oktober Tahun Depan, Netizen Usulkan Hari Kesaktian Setya Novanto

RiauJOS.com, Editorial - Jagat Internet heboh pasca putusan hakim memutuskan status ketua DPR, Setya Novanto tidak lagi menjadi tersangka korupsi e-KTP. Warga internet (netizen) begitu antusias saat Hakim Batalkan Status Tersangka Setya Novanto, Netizen: Sudah Kuduga.., reaksinya membanjiri media sosial, mulai dari twitter, Facebook, WA dan jenis media sosial lainnya.

Kekuatan internet untuk menyebarkan informasi, digunakan netizen untuk bereaksi dengan beraksi memproduksi Meme Setya Novanto Terbaring Sakit 'Menyampah' di Internet, Respon Fadli Zon: Kurang Etis lah.., dan seperti biasa, Fadli masih diposisi yang sama, berusaha netral namun menggunakan segenap potensi agar diterima akal mengungkap kebenaran bahwa kurang etis mem-bully seseorang sedang sakit, seperti yang dialami Setya Novanto.

Netizen pun semakin KEPO dengan tersebarnya foto kondisi Setya Novanto, lantas beramai-ramai Membuktikan Kebenaran Foto Setya Novanto (Setnov) di Rumah Sakit yang Mirip Sinetron, beragam unggahan foto dengan editing maksimal mengulas sejadi-jadinya, hingga dibuat lelucon untuk mengurangi ketegangan politik pada akhir bulan September 2017 yang lalu.

Segenap potensi yang ada membuat Netizen Bongkar Kejanggalan Foto Setnov di Rumah Sakit saat dikabarkan kondisinya kian menurun. Namun, lagi-lagi netizen tidak mudah diberdaya hanya dengan pembuktian foto semata.

Memasuki awal bulan Oktober, muncul tagar #ThePowerOfSetnov, yang mengulas "Kesaktian" Setya Novanto yang tercatat beberapa kali lolos dari persoalan hukum, mulai dari kasus "Papa Minta Saham" yang merupakan plesetan dari "Papa Minta Pulsa" merupakan sentilan yang diungkapkan Presiden Joko Widodo secara guyonan, namun reaksi media begitu mendalam, sehingga mengkaitkan dengan proses hukum soal saham freeport yang sempat menghebohkan media nasional.

Ide "Kesaktian Setya Novanto" merupakan plesetan dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober, pasca sejarah kelam pemberontakan G30/S PKI.

peringatan "Hari Kesaktian Setya Novanto"


Penelusuran Riau JOS, ide memunculkan rencana peringatan "Hari Kesaktian Setya Novanto" bermula dari postingangan Haikal Hassan @haikal_hassan yang direpos Facebooker, Rinanda Naufal di grup Facebook, Rakyat Bersuara sekitar 6 jam yang lalu, saat editorial ini diketik pada Senin, 2 Oktober 2017 pada pukul 3.25 WIB.

Kekuatan internet, tidak dapat dibendung, tagar #ThePowerOfSetnov menjadi topik populer merata di semua jenis media sosial, dan ini menjadi bukti "Pedang" untuk berperang berubah wujud jadi gawai atau gadget, sedangkan medan perang ada di internet, dan pertempuran sengit selalu hadir di media sosial. 

Selamat datang di era baru "Perang Psikologis" yang akan lebih jahat dan mematikan secara fisik dan psikologis. Siapa yang tahan mental, dan mempunyai tingkat keberimanan yang terus bertumbuh, dialah yang mampu melewati perang rumit ini, mampu menembus semua tembok pembatas, hingga tidak ada lagi pembatas untuk melakukan peperangan. Selamat berjuang, semoga mampu melewati kesementaraan dunia, dan selamat di akhirat.

#ThePowerOfSetnov menjadi penanda, siapapun orang yang mampu mengarak opini publik di medan perang sosial media, dialah yang akan jadi pemenang dan juara di abad informasi kali ini. Namun, jangan lupa, ada sebagian kecil orang yang mendapatkan keuntungan maksimal dari peperangan ini, jadi jangan terlalu larut hingga tidak berfikir jernih untuk membuat kehidupan lebih bahagia dengan melihat kenyataan dengan kesadaran penuh tanpa selimut internet dengan berbagai keterbatasan.

Pandanglah langit di malam hari, lihatlah keluasaannya dan ini akan menjadi obat sementara untuk terhindar dari penyakit perang baru di abad informasi hari ini, penuh tekanan psikologis, hingga menimbulkan psikosomatis.