Aktivis dan Kades Akan Terus Nginap di Gedung Kantor Dinas PU Riau Sampai Gubri Tunaikan Janji Aspal Jalan 28 KM

RiauJOS.com, Pekanbaru - Ketua Dewan Penasehat Himpunan Pelajar Mahasiswa Rantau Setingkai dan Sekitarnya (HIPEMARS) Amirullah mengatakan, demonstran akan menginap di kantor Gedung PU Provinsi Riau guna menagih janji pemerintah.

Aksi aktivis mahasiswa dan para Kepala Desa menuntut janji pengaspalan jalan sepanjang 28 Km 'jalan anternatif Lipat Kain menuju Lubuk Agung Desa IV Koto Setingkai' aksi berlangsung pada Rabu malam, 11 Oktober 2017.

Amirullah mengatakan, aksi akan berlangsung terus hingga tuntutan rakyat dipenuhi oleh Pemprov Riau.

"Janji melalui hearing dgn DPRD Riau tanggal 28 maret 2017 lalu itu hanya isapan jempol saja, rakyat telah dibohongi " ujar Amir.

Aksi ini juga di ikuti oleh sejumlah Kepala Desa dari Kampar Kiri, antara lain Madi (Kades Sungai Rambai), Sulaiman (Kades Lubuk Agung), Jamaris (Kades Sungai Raja), Marwi (Kades Muara Selaya), Nasrul (Kades Sungai Sarik).

Amirullah meminta kepada Gubernur Riau menunaikan janjinya. "Agar Gubernur Riau membuka mata hatinya atas penderitaan Rakyat di Kampar Kiri, sudah 72 tahun kami menunggu dan mohon para pemimpin negeri kaya ini untuk peduli, tolong aspal jalan yang hanya 28 Km saja," tegasnya.

Aktivis dan Kades Akan Terus Nginap di Gedung Kantor Dinas PU Riau Sampai Gubri Tunaikan Janji Aspal Jalan 28 KM

Aktivis dan Kades Akan Terus Nginap di Gedung Kantor Dinas PU Riau Sampai Gubri Tunaikan Janji Aspal Jalan 28 KM

RiauJOS.com, Pekanbaru - Ketua Dewan Penasehat Himpunan Pelajar Mahasiswa Rantau Setingkai dan Sekitarnya (HIPEMARS) Amirullah mengatakan, demonstran akan menginap di kantor Gedung PU Provinsi Riau guna menagih janji pemerintah.

Aksi aktivis mahasiswa dan para Kepala Desa menuntut janji pengaspalan jalan sepanjang 28 Km 'jalan anternatif Lipat Kain menuju Lubuk Agung Desa IV Koto Setingkai' aksi berlangsung pada Rabu malam, 11 Oktober 2017.

Amirullah mengatakan, aksi akan berlangsung terus hingga tuntutan rakyat dipenuhi oleh Pemprov Riau.

"Janji melalui hearing dgn DPRD Riau tanggal 28 maret 2017 lalu itu hanya isapan jempol saja, rakyat telah dibohongi " ujar Amir.

Aksi ini juga di ikuti oleh sejumlah Kepala Desa dari Kampar Kiri, antara lain Madi (Kades Sungai Rambai), Sulaiman (Kades Lubuk Agung), Jamaris (Kades Sungai Raja), Marwi (Kades Muara Selaya), Nasrul (Kades Sungai Sarik).

Amirullah meminta kepada Gubernur Riau menunaikan janjinya. "Agar Gubernur Riau membuka mata hatinya atas penderitaan Rakyat di Kampar Kiri, sudah 72 tahun kami menunggu dan mohon para pemimpin negeri kaya ini untuk peduli, tolong aspal jalan yang hanya 28 Km saja," tegasnya.