Ya, Ampooon...!! Gol Berkelas Timnas Garuda Nusantara Bantai Myanmar 7-1

RiauJOS.com, Bola - Ya, Ampooonnn.....!!! Timnas Garuda Nusantara kalahkan Myanmar 7-1, laga ini seolah membayar kekecewaan seluruh warga Indonesia setelah sebelumnya gagal lolos final piala AFF U-18 2017.

Babak pertama, Timnas Indonesia U-19 mengungguli tim tuan rumah Myanmar dengan skor telak 3-0 dalam 45 menit pertama pertandingan perebutan tempat ketiga Piala AFF U-18 2017 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Minggu, 17 September 2017.

Meski sering mendapatkan tekanan dari permainan menyerang tim tuan rumah, Timnas Indonesia U-19 berhasil unggul 3-0 berkat gol Rafli Mursalim pada menit ke-13, Witan Sulaeman pada menit ke-27, dan Egy Maulana Vikri pada menit ke-34.

Gol pertama Timnas Indonesia U-19 terjadi pada menit ke-13 dicetak oleh Rafli Mursalim. Proses gol diawali oleh penetrasi yang dilakukan oleh Egy Maulana Vikri dari sisi kanan. Pergerakan pemain bernomor 10 itu sulit untuk dikejar bek Myanmar hingga berhadapan satu lawan satu dengan kiper Myanmar, Htet Wai Yan Soe.

Namun, Egy memperlihatkan permainan berkelas dan tidak egois dengan memberikan bola kepada Rafli Mursalim. Posisi striker Timnas Indonesia U-19 itu tak terkawal di depan gawang yang kosong sehingga dengan mudah menjebloskan bola untuk membuka keunggulan Tim Garuda Muda Nusantara.

Gol berkelas dicetak oleh Witan Sulaeman pada menit ke-27 yang lolos dari jebakan offside dan menyambut bola umpan terobosan panjang dari lini pertahanan Indonesia. Witan membawa bola sendiri dan dengan tenang mengecoh kiper Myanmar dengan tembakan mendatar yang tidak terlalu keras.

Timnas Indonesia U-19 pun menambahkan keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-34 melalui gol tandukan Egy Maulana Vikri. Berawal dari penetrasi yang dilakukan Rafli Mursalim di sisi kiri yang memberikan bola kepada Witan Sulaeman di tengah kotak penalti, gelandang Timnas Indonesia U-19 itu mengirimkan bola lambung ke depan tiang jauh yang disambut dengan diving header oleh Egy Maulana Vikri.

Hingga wasit meniupkan peluit tanda babak pertama usai, Timnas Indonesia U-19 mampu mempertahankan keunggulan tiga gol meski berulang kali gawang Muchammad Aqil Savik juga terancam oleh permainan menyerang Myanmar.

Babak kedua, Indonesia beberapa kali mendapat tekanan. Tendangan sudut lawan merepotkan lini pertahanan Garuda Nusantara.

Tandukan pemain Myanmar, Soe Moe Kyaw, masih tipis dari gawang Aqil. Pada menit ke-49, Aung Soe melakukan pelanggaran keras terhadap Egy Maulana Vikri.

Atas pelanggarannya itu, Soe pun mendapat kartu kuning. Kembali serangan Indonesia efektif menembus lawan. Bermula dari umpan Egy, Rafli berhasil menguasai bola dan tendangannya berhasil menembus gawang lawan. Indonesia pun unggul 4-0.

Namun, setelah itu, Rafli harus ditarik keluar karena mendapat pelanggaran keras dari pemain Myanmar. Dia diganti oleh Hanis Saghara.

Pemain Myanmar kembali menampilkan aksi pelanggaran kerasnya. Mengecoh lawan, Witan dilanggar dengan keras oleh kaung Khant. Dia pun mendapat kartu kuning.

Setelah itu, lagi-lagi pemain lawan mendapat kartu kuning. Kali ini, Phyoe Wai dalam tayangan ulang terlihat menginjak dada Samuel.

Para pemain Indonesia menunjukkan kedewasaan dalam bermain. Egy Maulana Vikri dkk terlihat tidak begitu terpancing dengan permainan keras lawan.

Bahkan, pada menit ke-73, Hanis Saghara berhasil menambah keunggulan Indonesia. Mendapat umpan dari Iqbal, tendangan Hanis menembus gawang Myanmar.

Garuda Nusantara pun unggul 5-0. Tidak terpancing provokasi lawan, Indonesia kembali menambah keunggulan menjadi enam gol. Kali ini, Egy Maulana Vikri mencetak gol keduanya pada laga ini.

Akselerasi Egy di dalam kotak penalti lawan merepotkan barisan pertahanan lawan. Dia berhasil melepaskan tendangan datar yang menembus gawang lawan. Indonesia unggul 6-0.

Pada perpanjangan waktu, Myanmar mencetak gol hiburan lewat Kaung Khant. Namun, lesakan gol Garuda Nusantara pun belum berhenti. Hanis Saghara berhasil mencetak gol keduanya sekaligus menutup kemenangan Indonesia dengan skor 7-1.

Dengan kemenangan ini, Garuda Nusantara, julukan Indonesia, meraih peringkat ketiga pada ajang Piala AFF U-18.



Susunan pemain:

Myanmar (4-2-1-3): Htet Wai Yan Soe (kiper); Si Thu Moe Khant, Soe Moe Kyaw, Than Htike Zin (Eant Maw Oo, 42'), Naing Ko Ko (Myat Kaung Khant, 32'), Aung Wunna Soe, Pyae Phyo Maung (belakang); Lwin Moe Aung (tengah); Pyae Sone Naing, Win Naing Tun, Htet Phyoe Wai (depan).

Pelatih: Rabah Beniarbi

Indonesia (4-2-3-1): Muchammad Aqil Savik (Kiper); Samuel Christianson, Julyano Pratama Nono, Nurhidayat Haji Haris (Kadek Raditya Maheswara, 42'), Muhammad Rifad Marasabessy (belakang); Irsan Rahman Lestaluhu, Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah, Asnawi Mangkualam Bahar, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman (tengah); Muhammad Rafli Mursalim (depan).

Pelatih: Indra Sjafri

Ya, Ampooon...!! Gol Berkelas Timnas Garuda Nusantara Bantai Myanmar 7-1

Ya, Ampooon...!! Gol Berkelas Timnas Garuda Nusantara Bantai Myanmar 7-1

RiauJOS.com, Bola - Ya, Ampooonnn.....!!! Timnas Garuda Nusantara kalahkan Myanmar 7-1, laga ini seolah membayar kekecewaan seluruh warga Indonesia setelah sebelumnya gagal lolos final piala AFF U-18 2017.

Babak pertama, Timnas Indonesia U-19 mengungguli tim tuan rumah Myanmar dengan skor telak 3-0 dalam 45 menit pertama pertandingan perebutan tempat ketiga Piala AFF U-18 2017 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Minggu, 17 September 2017.

Meski sering mendapatkan tekanan dari permainan menyerang tim tuan rumah, Timnas Indonesia U-19 berhasil unggul 3-0 berkat gol Rafli Mursalim pada menit ke-13, Witan Sulaeman pada menit ke-27, dan Egy Maulana Vikri pada menit ke-34.

Gol pertama Timnas Indonesia U-19 terjadi pada menit ke-13 dicetak oleh Rafli Mursalim. Proses gol diawali oleh penetrasi yang dilakukan oleh Egy Maulana Vikri dari sisi kanan. Pergerakan pemain bernomor 10 itu sulit untuk dikejar bek Myanmar hingga berhadapan satu lawan satu dengan kiper Myanmar, Htet Wai Yan Soe.

Namun, Egy memperlihatkan permainan berkelas dan tidak egois dengan memberikan bola kepada Rafli Mursalim. Posisi striker Timnas Indonesia U-19 itu tak terkawal di depan gawang yang kosong sehingga dengan mudah menjebloskan bola untuk membuka keunggulan Tim Garuda Muda Nusantara.

Gol berkelas dicetak oleh Witan Sulaeman pada menit ke-27 yang lolos dari jebakan offside dan menyambut bola umpan terobosan panjang dari lini pertahanan Indonesia. Witan membawa bola sendiri dan dengan tenang mengecoh kiper Myanmar dengan tembakan mendatar yang tidak terlalu keras.

Timnas Indonesia U-19 pun menambahkan keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-34 melalui gol tandukan Egy Maulana Vikri. Berawal dari penetrasi yang dilakukan Rafli Mursalim di sisi kiri yang memberikan bola kepada Witan Sulaeman di tengah kotak penalti, gelandang Timnas Indonesia U-19 itu mengirimkan bola lambung ke depan tiang jauh yang disambut dengan diving header oleh Egy Maulana Vikri.

Hingga wasit meniupkan peluit tanda babak pertama usai, Timnas Indonesia U-19 mampu mempertahankan keunggulan tiga gol meski berulang kali gawang Muchammad Aqil Savik juga terancam oleh permainan menyerang Myanmar.

Babak kedua, Indonesia beberapa kali mendapat tekanan. Tendangan sudut lawan merepotkan lini pertahanan Garuda Nusantara.

Tandukan pemain Myanmar, Soe Moe Kyaw, masih tipis dari gawang Aqil. Pada menit ke-49, Aung Soe melakukan pelanggaran keras terhadap Egy Maulana Vikri.

Atas pelanggarannya itu, Soe pun mendapat kartu kuning. Kembali serangan Indonesia efektif menembus lawan. Bermula dari umpan Egy, Rafli berhasil menguasai bola dan tendangannya berhasil menembus gawang lawan. Indonesia pun unggul 4-0.

Namun, setelah itu, Rafli harus ditarik keluar karena mendapat pelanggaran keras dari pemain Myanmar. Dia diganti oleh Hanis Saghara.

Pemain Myanmar kembali menampilkan aksi pelanggaran kerasnya. Mengecoh lawan, Witan dilanggar dengan keras oleh kaung Khant. Dia pun mendapat kartu kuning.

Setelah itu, lagi-lagi pemain lawan mendapat kartu kuning. Kali ini, Phyoe Wai dalam tayangan ulang terlihat menginjak dada Samuel.

Para pemain Indonesia menunjukkan kedewasaan dalam bermain. Egy Maulana Vikri dkk terlihat tidak begitu terpancing dengan permainan keras lawan.

Bahkan, pada menit ke-73, Hanis Saghara berhasil menambah keunggulan Indonesia. Mendapat umpan dari Iqbal, tendangan Hanis menembus gawang Myanmar.

Garuda Nusantara pun unggul 5-0. Tidak terpancing provokasi lawan, Indonesia kembali menambah keunggulan menjadi enam gol. Kali ini, Egy Maulana Vikri mencetak gol keduanya pada laga ini.

Akselerasi Egy di dalam kotak penalti lawan merepotkan barisan pertahanan lawan. Dia berhasil melepaskan tendangan datar yang menembus gawang lawan. Indonesia unggul 6-0.

Pada perpanjangan waktu, Myanmar mencetak gol hiburan lewat Kaung Khant. Namun, lesakan gol Garuda Nusantara pun belum berhenti. Hanis Saghara berhasil mencetak gol keduanya sekaligus menutup kemenangan Indonesia dengan skor 7-1.

Dengan kemenangan ini, Garuda Nusantara, julukan Indonesia, meraih peringkat ketiga pada ajang Piala AFF U-18.



Susunan pemain:

Myanmar (4-2-1-3): Htet Wai Yan Soe (kiper); Si Thu Moe Khant, Soe Moe Kyaw, Than Htike Zin (Eant Maw Oo, 42'), Naing Ko Ko (Myat Kaung Khant, 32'), Aung Wunna Soe, Pyae Phyo Maung (belakang); Lwin Moe Aung (tengah); Pyae Sone Naing, Win Naing Tun, Htet Phyoe Wai (depan).

Pelatih: Rabah Beniarbi

Indonesia (4-2-3-1): Muchammad Aqil Savik (Kiper); Samuel Christianson, Julyano Pratama Nono, Nurhidayat Haji Haris (Kadek Raditya Maheswara, 42'), Muhammad Rifad Marasabessy (belakang); Irsan Rahman Lestaluhu, Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah, Asnawi Mangkualam Bahar, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman (tengah); Muhammad Rafli Mursalim (depan).

Pelatih: Indra Sjafri