Tersebar Rekaman Panglima TNI, Soal Rencana Datangkan 5.000 Senjata

RiauJOS.com, Jakarta - Rekaman pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat menggelar acara silaturahmi dengan para purnawirawan jenderal dan perwira aktif di TNI tersebar. Rekaman dalam bentuk suara itu berisi rencana sebuah institusi di Indonesia yang akan mendatangkan 5.000 pucuk senjata.

Penelusuran Riau JOS, Sabtu malam, 23 September 2017, rekaman itu dapat ditemukan di media sosial YouTube. Ada beberapa akun yang mengunggah rekaman itu. Salah satunya akun YouTube, Botol Kecap.

Durasi rekaman yang memasang gambar Panglima TNI itu berjalan dua menit empat detik. Dalam rekaman itu disebutkan ada sebuah institusi yang akan membeli 5.000 pucuk senjata. Panglima Gatot menegaskan akan menindaknya karena tidak ada lembaga mana pun, kecuali TNI dan kepolisian, yang boleh memiliki senjata. "Data kami akurat," ucap Gatot dalam rekaman itu.

Pada Jumat, 22 September 2017, Markas Besar TNI menggelar silaturahmi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan para purnawirawan TNI dan perwira aktif.

Pada kesempatan itu hadir Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Lalu ada mantan Panglima TNI Jenderal (purnawirawan) Endriartono Sutarto, Jenderal (Purn) Widodo A.S., dan Laksamana (Purn) Agus Suhartono.


Atas beredarnya video tersebut, beredar juga kabar di media online, bahwa Panglima Menolak Dipanggil Presiden, Suasana Memanas

Tersebar Rekaman Panglima TNI, Soal Rencana Datangkan 5.000 Senjata

Tersebar Rekaman Panglima TNI, Soal Rencana Datangkan 5.000 Senjata

RiauJOS.com, Jakarta - Rekaman pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat menggelar acara silaturahmi dengan para purnawirawan jenderal dan perwira aktif di TNI tersebar. Rekaman dalam bentuk suara itu berisi rencana sebuah institusi di Indonesia yang akan mendatangkan 5.000 pucuk senjata.

Penelusuran Riau JOS, Sabtu malam, 23 September 2017, rekaman itu dapat ditemukan di media sosial YouTube. Ada beberapa akun yang mengunggah rekaman itu. Salah satunya akun YouTube, Botol Kecap.

Durasi rekaman yang memasang gambar Panglima TNI itu berjalan dua menit empat detik. Dalam rekaman itu disebutkan ada sebuah institusi yang akan membeli 5.000 pucuk senjata. Panglima Gatot menegaskan akan menindaknya karena tidak ada lembaga mana pun, kecuali TNI dan kepolisian, yang boleh memiliki senjata. "Data kami akurat," ucap Gatot dalam rekaman itu.

Pada Jumat, 22 September 2017, Markas Besar TNI menggelar silaturahmi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan para purnawirawan TNI dan perwira aktif.

Pada kesempatan itu hadir Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Lalu ada mantan Panglima TNI Jenderal (purnawirawan) Endriartono Sutarto, Jenderal (Purn) Widodo A.S., dan Laksamana (Purn) Agus Suhartono.


Atas beredarnya video tersebut, beredar juga kabar di media online, bahwa Panglima Menolak Dipanggil Presiden, Suasana Memanas