RiauJOS.com, Tembilahan - Seorang Ayah tega membunuh darah dagingnya sendiri di RT 07, RW 03, Parit Rembayan Surraya, Desa Surraya Mandiri, Kecamatan Mandah, Indragiri Hilir, Provinsi Riau menggemparkan warga.

Pelaku, insial B setelah diamankan oleh pihak Kepolisian Mandah, mengaku nekat membunuh anaknya sendiri karena melihat sosok anaknya seperti melihat setan.

''Tersangka mengaku kepada kita, ia melihat anaknya seperti melihat setan,'' jelas Kapolsek Mandah, IPTU Warno, Minggu, 10 September 2017 dikutip Riau JOS dari laman Go Riau.

Selanjutnya, tersangka akan dilakukan tes kejiwaan, karena diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Diwartakan sebelumnya, pelaku tega membunuh anaknya, Ina 13 tahun, Sabtu, 9 September 2017, gadis itu menghembuskan nafas terakhir setelah dibacok ayahnya sendiri.

Kejadian berawal sekitar pukul 03.30 WIB dini hari pertama kali diketahui istrinya Amah, ia terbangun dari tidurnya saat mendengar suara pukulan keras di luar kamarnya.

Ketika ia membuka tirai pintu kamar, ia masih melihat anaknya sedang terbaring dalam keadaan miring di atas kasur sedangkan suaminya masih berdiri di depan sang anak dengan tangan kirinya memegang sebilah parang.

Melihat itu, ia merentangkan kedua tangannya di atas tubuh anaknya yang masih dalam keadaan terbaring di atas kasur, tanpa perduli dengan sang istri, suaminy itu kembali membacokkan sebilah parang yang ada di tangan kirinya ke arah tubuh anaknya sehingga mengenai tangan isitrinya, dan istrinya mengalami luka di bagian jari.

Saat kejadian sadis itu tengah berlangsung, datang seorang warga bernama Abdul Muis, mendengar ada warga, tersangka pun langsung berlari keluar rumah.

Setelah suaminya itu pergi, Amah pun bergegas pergi ke Puskesmas Pembantu (Pustu) untuk mengobati tangannya yang luka, tanpa mengetahui kalau anaknya sudah meninggal dunia.

''Kamarnya gelap, jadi ibunya tidak tahu kalau anaknya itu sudah dibacok oleh suaminya ketika ia masih tertidur,'' tambah Warno.

Saat selesai berobat dari Pustu, barulah ia mengetahui anaknya sudah tiada, saat tetangganya yang berada di samping anaknya memberitahukan bahwa gadis yang tengah duduk di kelas 1 MTs itu telah meninggal dunia.

''Ketika ia mendekati anaknya, barulah ia mengetahui anaknya telah dibunuh oleh suaminya sendiri, dengan terdapat luka di bagian leher, tangan dan dada,'' lanjutnya.

Warno menjelaskan, saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek Mandah, dan belum bisa dimintai keterangan. ''Jawabnya suka ngawur, makanya mau kita lakukan tes kejiwaan dulu,'' tegasnya.

Seorang Ayah Tega Habisi Nyawa Anak Gadisnya yang Terlihat Seperti Setan


RiauJOS.com, Tembilahan - Seorang Ayah tega membunuh darah dagingnya sendiri di RT 07, RW 03, Parit Rembayan Surraya, Desa Surraya Mandiri, Kecamatan Mandah, Indragiri Hilir, Provinsi Riau menggemparkan warga.

Pelaku, insial B setelah diamankan oleh pihak Kepolisian Mandah, mengaku nekat membunuh anaknya sendiri karena melihat sosok anaknya seperti melihat setan.

''Tersangka mengaku kepada kita, ia melihat anaknya seperti melihat setan,'' jelas Kapolsek Mandah, IPTU Warno, Minggu, 10 September 2017 dikutip Riau JOS dari laman Go Riau.

Selanjutnya, tersangka akan dilakukan tes kejiwaan, karena diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Diwartakan sebelumnya, pelaku tega membunuh anaknya, Ina 13 tahun, Sabtu, 9 September 2017, gadis itu menghembuskan nafas terakhir setelah dibacok ayahnya sendiri.

Kejadian berawal sekitar pukul 03.30 WIB dini hari pertama kali diketahui istrinya Amah, ia terbangun dari tidurnya saat mendengar suara pukulan keras di luar kamarnya.

Ketika ia membuka tirai pintu kamar, ia masih melihat anaknya sedang terbaring dalam keadaan miring di atas kasur sedangkan suaminya masih berdiri di depan sang anak dengan tangan kirinya memegang sebilah parang.

Melihat itu, ia merentangkan kedua tangannya di atas tubuh anaknya yang masih dalam keadaan terbaring di atas kasur, tanpa perduli dengan sang istri, suaminy itu kembali membacokkan sebilah parang yang ada di tangan kirinya ke arah tubuh anaknya sehingga mengenai tangan isitrinya, dan istrinya mengalami luka di bagian jari.

Saat kejadian sadis itu tengah berlangsung, datang seorang warga bernama Abdul Muis, mendengar ada warga, tersangka pun langsung berlari keluar rumah.

Setelah suaminya itu pergi, Amah pun bergegas pergi ke Puskesmas Pembantu (Pustu) untuk mengobati tangannya yang luka, tanpa mengetahui kalau anaknya sudah meninggal dunia.

''Kamarnya gelap, jadi ibunya tidak tahu kalau anaknya itu sudah dibacok oleh suaminya ketika ia masih tertidur,'' tambah Warno.

Saat selesai berobat dari Pustu, barulah ia mengetahui anaknya sudah tiada, saat tetangganya yang berada di samping anaknya memberitahukan bahwa gadis yang tengah duduk di kelas 1 MTs itu telah meninggal dunia.

''Ketika ia mendekati anaknya, barulah ia mengetahui anaknya telah dibunuh oleh suaminya sendiri, dengan terdapat luka di bagian leher, tangan dan dada,'' lanjutnya.

Warno menjelaskan, saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek Mandah, dan belum bisa dimintai keterangan. ''Jawabnya suka ngawur, makanya mau kita lakukan tes kejiwaan dulu,'' tegasnya.