RiauJOS.com, Pekanbaru - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau bereaksi terhadap foto viral sejumlah pejabat Pemprov Riau yang hadir di sebuah acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Mimi Yuliani Nazir, Plt Kepala Dinas Perhubungan Riau Rahmad Rahim, Kepala Dinas PU Riau Dadang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau Rudiyanto, dan Kepala Dinas Perkebunan Feri.

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan mengatakan, segera menindaklanjuti masalah keterlibatan sejumlah kepala dinas yang hadir dalam Rakerda Partai Golkar beberapa waktu lalu.

"Langkah pertama yang akan kita lakukan adalah menindaklanjuti masalah keterlibatan sejumlah kepala dinas di acara kepartaian. Sebenarnya masih kita bicarakan di internal, tapi karena masalah ini sudah viral, maka kita sampaikan sekarang saja," kata Rusidi Rusdan saat bertemu dengan sejumlah wartawan, Kamis, 28 September 2017 di kantor sekretariat Bawaslu Riau, Jalan Sultan Syarif Kasim, nomor 119, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Rusidi menegaskan, Bawaslu Riau segera memanggil kelima kepala dinas dan badan terkait untuk dilakukan klarifikasi atas kejadian itu.

"Kita akan segera panggil yang bersangkutan, untuk diminta klarifikasi terkait hal ini. Karena sebagai ASN semestinya mereka netral, apalagi ini mau masuk tahapan Pilkada," ujar Rusidi.

acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Golkar, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Mimi Yuliani Nazir, Plt Kepala Dinas Perhubungan Riau Rahmad Rahim, Kepala Dinas PU Riau Dadang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau Rudiyanto, dan Kepala Dinas Perkebunan Feri.

Dikesempatan lain, Sekretaris Daerah Pemprov Riau, Ahmad Hijazi menyampaikan, ASN memang harus netral. Meski begitu dalam kegiatan partai, ASN bisa saja menjadi narasumber dan itu dibolehkan. 

"Jadi narasumber dibolehkan, bisa saja partai perlu program-program yang dibutuhkan. Yang kita amati itu narasumber, dalam raker itu diundang narasumber, bisa untuk menjelaskan bagaimana birokrasi," ujarnya seperti dikutip Riau JOS dari laman Radar Pekanbaru.

Dilaporkan Radar Pekanbaru, Kehadiran mereka bersamaan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dari DPP Golkar untuk Arsyadjuliandi Rahman yang akan maju sebagai calon Gubernur Riau. Arsyadjuliandi Rahman yang juga menjabat Gubernur Riau itu didukung partainya sendiri untuk maju di Pilgub Riau 2018.

Reaksi Bawaslu Riau atas Foto Viral Sejumlah Kadis Pemprov Riau Hadiri Rakerda Golkar


RiauJOS.com, Pekanbaru - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau bereaksi terhadap foto viral sejumlah pejabat Pemprov Riau yang hadir di sebuah acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Mimi Yuliani Nazir, Plt Kepala Dinas Perhubungan Riau Rahmad Rahim, Kepala Dinas PU Riau Dadang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau Rudiyanto, dan Kepala Dinas Perkebunan Feri.

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan mengatakan, segera menindaklanjuti masalah keterlibatan sejumlah kepala dinas yang hadir dalam Rakerda Partai Golkar beberapa waktu lalu.

"Langkah pertama yang akan kita lakukan adalah menindaklanjuti masalah keterlibatan sejumlah kepala dinas di acara kepartaian. Sebenarnya masih kita bicarakan di internal, tapi karena masalah ini sudah viral, maka kita sampaikan sekarang saja," kata Rusidi Rusdan saat bertemu dengan sejumlah wartawan, Kamis, 28 September 2017 di kantor sekretariat Bawaslu Riau, Jalan Sultan Syarif Kasim, nomor 119, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Rusidi menegaskan, Bawaslu Riau segera memanggil kelima kepala dinas dan badan terkait untuk dilakukan klarifikasi atas kejadian itu.

"Kita akan segera panggil yang bersangkutan, untuk diminta klarifikasi terkait hal ini. Karena sebagai ASN semestinya mereka netral, apalagi ini mau masuk tahapan Pilkada," ujar Rusidi.

acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Golkar, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Mimi Yuliani Nazir, Plt Kepala Dinas Perhubungan Riau Rahmad Rahim, Kepala Dinas PU Riau Dadang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau Rudiyanto, dan Kepala Dinas Perkebunan Feri.

Dikesempatan lain, Sekretaris Daerah Pemprov Riau, Ahmad Hijazi menyampaikan, ASN memang harus netral. Meski begitu dalam kegiatan partai, ASN bisa saja menjadi narasumber dan itu dibolehkan. 

"Jadi narasumber dibolehkan, bisa saja partai perlu program-program yang dibutuhkan. Yang kita amati itu narasumber, dalam raker itu diundang narasumber, bisa untuk menjelaskan bagaimana birokrasi," ujarnya seperti dikutip Riau JOS dari laman Radar Pekanbaru.

Dilaporkan Radar Pekanbaru, Kehadiran mereka bersamaan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dari DPP Golkar untuk Arsyadjuliandi Rahman yang akan maju sebagai calon Gubernur Riau. Arsyadjuliandi Rahman yang juga menjabat Gubernur Riau itu didukung partainya sendiri untuk maju di Pilgub Riau 2018.