Social Items

Dua Tahun Menghilang Secara Misterius, Seorang Putri Milliarder Ditemukan jadi Gelandangan

RiauJOS.com, Inggris - Seorang putri miliarder Inggris ditemukan di sebuah jalanan Italia dengan kondisi memprihatinkan, setelah dilaporkan menghilang secara misterius selama dua tahun.

Dikutip dari Fokus Jabar, yang dilansir news[dot]com[dot]au pada Jumat, 23 September 2017, sang putri, Ariane Lak, ditemukan tengah tertidur di dekat perapian stasiun kereta bawah tanah di Milan.

Lak sempat terlihat di sebuah hotel di Milan pada Januari tahun 2016. Keluarganya yang kaya-raya telah membayar sebuah tim penyidik pribadi untuk menemukan perempuan 50 tahun kelahiran Iran itu. Usaha tersebut dilakukan setelah putus asa tak jua menemukan sang putri.

Ketika detektif imenemukan Lak, terlihat perempuan kelahiran Iran itu kebingungan dan menderita hilang ingatan.

“Saat itu tengah hujan deras, dia sangat takut dan gelisah. Namun, sang putri memberi respons ketika dipanggil,” kata seorang penyelidik yang enggan menyebut namanya kepada The Times.

Lak mengatakan kepada detektif, bahwa dia telah dilecehkan secara kejam dan hidup berdasarkan belas kasihan orang-orang.

“Aku tak bisa menjelaskan, mungkin aku sedang berjalan, aku dilecehkan, dirampok dan jatuh. Kepalaku terantuk lantai,” kata si detektif mengutip kata-kata Lak.

“Mereka memberikan aku makanan, tapi kutolak. Aku mengorek tempat sampah, mencoba mencari makanan. Aku berdiri di depan restoran dan hotel barangkali bisa mendapatkan makanan,” lanjut Lak kepada detektif.

Juru bicara Lucie Blackman Trust, sebuah website yang membantu warga Inggris yang mendapat kesulitan di luar negeri mengonfirmasi bahwa Lak sudah ditemukan.

“Dia telah ditemukan dalam kondisi baik dan sehat. Keluarganya kini telah merawatnya,” kata jubir itu.

Lak disebutkan mampu berbicara empat bahasa. Ia pernah bekerja di industri film. Melalui Facebooknya ia juga mengklaim sebagai seorang keturunan langsung Putri Aryan dari Kerajaan Iran, keluarga Qajari.

Dua Tahun Menghilang Secara Misterius, Seorang Putri Milliarder Ditemukan jadi Gelandangan

Dua Tahun Menghilang Secara Misterius, Seorang Putri Milliarder Ditemukan jadi Gelandangan

RiauJOS.com, Inggris - Seorang putri miliarder Inggris ditemukan di sebuah jalanan Italia dengan kondisi memprihatinkan, setelah dilaporkan menghilang secara misterius selama dua tahun.

Dikutip dari Fokus Jabar, yang dilansir news[dot]com[dot]au pada Jumat, 23 September 2017, sang putri, Ariane Lak, ditemukan tengah tertidur di dekat perapian stasiun kereta bawah tanah di Milan.

Lak sempat terlihat di sebuah hotel di Milan pada Januari tahun 2016. Keluarganya yang kaya-raya telah membayar sebuah tim penyidik pribadi untuk menemukan perempuan 50 tahun kelahiran Iran itu. Usaha tersebut dilakukan setelah putus asa tak jua menemukan sang putri.

Ketika detektif imenemukan Lak, terlihat perempuan kelahiran Iran itu kebingungan dan menderita hilang ingatan.

“Saat itu tengah hujan deras, dia sangat takut dan gelisah. Namun, sang putri memberi respons ketika dipanggil,” kata seorang penyelidik yang enggan menyebut namanya kepada The Times.

Lak mengatakan kepada detektif, bahwa dia telah dilecehkan secara kejam dan hidup berdasarkan belas kasihan orang-orang.

“Aku tak bisa menjelaskan, mungkin aku sedang berjalan, aku dilecehkan, dirampok dan jatuh. Kepalaku terantuk lantai,” kata si detektif mengutip kata-kata Lak.

“Mereka memberikan aku makanan, tapi kutolak. Aku mengorek tempat sampah, mencoba mencari makanan. Aku berdiri di depan restoran dan hotel barangkali bisa mendapatkan makanan,” lanjut Lak kepada detektif.

Juru bicara Lucie Blackman Trust, sebuah website yang membantu warga Inggris yang mendapat kesulitan di luar negeri mengonfirmasi bahwa Lak sudah ditemukan.

“Dia telah ditemukan dalam kondisi baik dan sehat. Keluarganya kini telah merawatnya,” kata jubir itu.

Lak disebutkan mampu berbicara empat bahasa. Ia pernah bekerja di industri film. Melalui Facebooknya ia juga mengklaim sebagai seorang keturunan langsung Putri Aryan dari Kerajaan Iran, keluarga Qajari.