Cara Mengobati Terkilir Secara Tepat dan Tepat Tanpa Perlu ke Dokter

RiauJOS.com, Kiat - Kata terkilir sudah tidak asing lagi di telinga kita, apalagi bagi mereka yang aktif olah raga atau bekerja secara fisik, mereka rentan mengalaminya, sampai-sampai cara mengobati terkilir pun banyak yang merasa sudah memahami cara mengobati,  ya, biasanya diobati dengan cara dipijat.

Namun, apakah mengobati terkilir dengan cara dipijat merupakan cara yang benar? atau justru malah memperparah keadaan? dan lantas, bagaimana menyembuhkan terkilir agar cepat sembuh? Temukan jawabannya, berikut ini.

Mengobati terkilir dengan tepat, terlebih dahulu perlu mengetahui apa sebenarnya yang terjadi saat seseorang mengalami terkilir.

Istilah kedokteran yang tepat untuk kata terkilir, yaitu sprain yang merupakan cidera ligamen di sekitar sendi. 

Ligamen merupakan jaringan serat yang fleksibel dan kuat yang menghubungkan antar tulang pada sendi. Ketika ligamen mengalami trauma atau cedera sehingga robek atau teregang terlalu jauh, maka sendi akan menjadi sakit dan membengkak.

Terkilir biasanya terjadi ketika seseorang jatuh, sendi terpelintir, atau terpukul dengan tekanan yang memaksanya bergerak dari posisi normal. 

Terkelir yang paling sering terjadi pada pergelangan kaki, diikuti dengan terkilir pada pergelangan tangan dan ibu jari.

Bagaimana kita Bisa tahu apakah sendi kita mengalami terkilir atau hanya memar otot?

Tanda-tanda terkilir dan memar (tegang) otot sangatlah mirip, yaitu rasa sakit mungkin ringan, sedang, atau berat. Keseleo memiliki tanda dan gejala sebagai berikut:
  • Nyeri sendi
  • Pembengkakan
  • Kekakuan sendi
  • Perubahan warna kulit, merah-kebiruan
Semakin parah terkilir, berakibat akan sangat sulit menggerakkan sendi yang terlibat karena sakit. Seseorang dengan keseleo pergelangan kaki yang ringan mungkin hanya bisa menggerakkan pergelangan kaki, tapi hanya sedikit. 

Sementara, keseleo pergelangan kaki yang lebih parah dapat menyebabkan rasa yang begitu sakit dan membuat sulit dan bahkan tidak mungkin untuk berjalan.

Terkilir mempunyai tingkatan, mulai dari tingkat ringan ke tingkat berat dengan nilai skala I sampai III:

Grade I : Peregangan ligamen atau robek yang sangat ringan, dengan hanya sedikit atau tidak ada ketidakstabilan pada sendi.

Grade II : Robekan ligamen yang lebih serius tapi masih belum lengkap.

Grade III : Ligamen benar-benar robek atau pecah. Ini bukan patah tulang, tapi rasanya mirip karena sering tidak mungkin untuk mengangkat beban pada sendi atau menggerakkan anggota badan pada sendi yang terkena.

Pengobatan Terkilir

Kebanyakan orang dapat mengobati terkilir ringan dengan menggunakan perawatan RICE yang dapat dilakukan sendiri di rumah. Berikut cara yang tepat mengobati terkilir yang dapat Anda lakukan dirumah:

Kontrol Pembengkakan Dengan Terapi RICE, yang merupakan singkatan dari:

Rest (Istirahat). 
Istirahatkan daerah yang terkilir atau keseleo. Jangan menggerak-gerakkan atau menekan-nekan sendi keseleo apalagi memaksanya untuk berjalan atau memberinya beban. Tuh, gak boleh dipijat!

Ice (Es)
Tempelkan (kompres) Es selama 15 menit setiap jam pada sendi yang terkilir. Jangan pernah menaruh es langsung pada kulit atau dapat merusak kulit. Oleh karena itu gunakan kain tipis untuk melapisinya. Kompres es ini akan mengurangi rasa sakit dan memar.

Compression (penekanan)
Beri pelindung atau membungkus sendi dengan perban elastis pada sekitar sendi atau pergelangan. Hal ini berfungsi untuk meminimalkan peradangan, menyangga daerah tersebut, dan memberikan rasa nyaman. Balutan harus mantap, namun tidak boleh terlalu kencang agar tidak sampai menganggu aliran darah. Lama proses compersion ini bisa 1-2 hari jika ringan atau bahkan bisa 2 minggu jika tergolong keseleo yang berat.

Elevation (peninggian)
Tinggikan anggota gerak yang keseleo lebih tinggi dari jantung, hal ini akan mengurangi atau meminimalkan pembengkakan. Misalnya ketika keseleo pergelangan kaki maka katika berbaring ganjal kaki dengan bantal sedemikian rupa sehingga lebih tinggi dari dada.

Kelola Nyeri dan Peradangan dengan minum obat

Untuk meredakan rasa sakit dan peradangan, berikan obat anti-nyeri NSAID (non-steroid anti-inflamasi) seperti ibuprofen, acetaminophen, atau aspirin (baca aturan pakai). Namun ingat, jangan memberikan aspirin kepada anak di bawah usia 18 tahun.

Kapan Harus ke Dokter?

Terkilir yang lebih parah harus diperiksa oleh dokter. Dokter akan mengambil foto sinar-X (rongsen) untuk melihat apakah ada fraktur (patah tulang), atau pemeriksaan lain untuk menentukan tingkat keparahan keseleo yang pasien alami. Konsultasikan dengan dokter sesegera mungkin jika ada gejala gejala, sebagai berikut:

  • Timbul suara krek pada saat cedera terjadi (curiga patah tulang).
  • Sendi atau anggota gerak tak dapat digerakkan setelah terjadi cedera atau trauma.
  • Ada mati rasa.
  • Terdapat pembengkakan yang signifikan, nyeri, panas, atau luka terbuka.


Semoga bermanfaat.

Cara Mengobati Terkilir Secara Tepat dan Tepat Tanpa Perlu ke Dokter

Cara Mengobati Terkilir Secara Tepat dan Tepat Tanpa Perlu ke Dokter

RiauJOS.com, Kiat - Kata terkilir sudah tidak asing lagi di telinga kita, apalagi bagi mereka yang aktif olah raga atau bekerja secara fisik, mereka rentan mengalaminya, sampai-sampai cara mengobati terkilir pun banyak yang merasa sudah memahami cara mengobati,  ya, biasanya diobati dengan cara dipijat.

Namun, apakah mengobati terkilir dengan cara dipijat merupakan cara yang benar? atau justru malah memperparah keadaan? dan lantas, bagaimana menyembuhkan terkilir agar cepat sembuh? Temukan jawabannya, berikut ini.

Mengobati terkilir dengan tepat, terlebih dahulu perlu mengetahui apa sebenarnya yang terjadi saat seseorang mengalami terkilir.

Istilah kedokteran yang tepat untuk kata terkilir, yaitu sprain yang merupakan cidera ligamen di sekitar sendi. 

Ligamen merupakan jaringan serat yang fleksibel dan kuat yang menghubungkan antar tulang pada sendi. Ketika ligamen mengalami trauma atau cedera sehingga robek atau teregang terlalu jauh, maka sendi akan menjadi sakit dan membengkak.

Terkilir biasanya terjadi ketika seseorang jatuh, sendi terpelintir, atau terpukul dengan tekanan yang memaksanya bergerak dari posisi normal. 

Terkelir yang paling sering terjadi pada pergelangan kaki, diikuti dengan terkilir pada pergelangan tangan dan ibu jari.

Bagaimana kita Bisa tahu apakah sendi kita mengalami terkilir atau hanya memar otot?

Tanda-tanda terkilir dan memar (tegang) otot sangatlah mirip, yaitu rasa sakit mungkin ringan, sedang, atau berat. Keseleo memiliki tanda dan gejala sebagai berikut:
  • Nyeri sendi
  • Pembengkakan
  • Kekakuan sendi
  • Perubahan warna kulit, merah-kebiruan
Semakin parah terkilir, berakibat akan sangat sulit menggerakkan sendi yang terlibat karena sakit. Seseorang dengan keseleo pergelangan kaki yang ringan mungkin hanya bisa menggerakkan pergelangan kaki, tapi hanya sedikit. 

Sementara, keseleo pergelangan kaki yang lebih parah dapat menyebabkan rasa yang begitu sakit dan membuat sulit dan bahkan tidak mungkin untuk berjalan.

Terkilir mempunyai tingkatan, mulai dari tingkat ringan ke tingkat berat dengan nilai skala I sampai III:

Grade I : Peregangan ligamen atau robek yang sangat ringan, dengan hanya sedikit atau tidak ada ketidakstabilan pada sendi.

Grade II : Robekan ligamen yang lebih serius tapi masih belum lengkap.

Grade III : Ligamen benar-benar robek atau pecah. Ini bukan patah tulang, tapi rasanya mirip karena sering tidak mungkin untuk mengangkat beban pada sendi atau menggerakkan anggota badan pada sendi yang terkena.

Pengobatan Terkilir

Kebanyakan orang dapat mengobati terkilir ringan dengan menggunakan perawatan RICE yang dapat dilakukan sendiri di rumah. Berikut cara yang tepat mengobati terkilir yang dapat Anda lakukan dirumah:

Kontrol Pembengkakan Dengan Terapi RICE, yang merupakan singkatan dari:

Rest (Istirahat). 
Istirahatkan daerah yang terkilir atau keseleo. Jangan menggerak-gerakkan atau menekan-nekan sendi keseleo apalagi memaksanya untuk berjalan atau memberinya beban. Tuh, gak boleh dipijat!

Ice (Es)
Tempelkan (kompres) Es selama 15 menit setiap jam pada sendi yang terkilir. Jangan pernah menaruh es langsung pada kulit atau dapat merusak kulit. Oleh karena itu gunakan kain tipis untuk melapisinya. Kompres es ini akan mengurangi rasa sakit dan memar.

Compression (penekanan)
Beri pelindung atau membungkus sendi dengan perban elastis pada sekitar sendi atau pergelangan. Hal ini berfungsi untuk meminimalkan peradangan, menyangga daerah tersebut, dan memberikan rasa nyaman. Balutan harus mantap, namun tidak boleh terlalu kencang agar tidak sampai menganggu aliran darah. Lama proses compersion ini bisa 1-2 hari jika ringan atau bahkan bisa 2 minggu jika tergolong keseleo yang berat.

Elevation (peninggian)
Tinggikan anggota gerak yang keseleo lebih tinggi dari jantung, hal ini akan mengurangi atau meminimalkan pembengkakan. Misalnya ketika keseleo pergelangan kaki maka katika berbaring ganjal kaki dengan bantal sedemikian rupa sehingga lebih tinggi dari dada.

Kelola Nyeri dan Peradangan dengan minum obat

Untuk meredakan rasa sakit dan peradangan, berikan obat anti-nyeri NSAID (non-steroid anti-inflamasi) seperti ibuprofen, acetaminophen, atau aspirin (baca aturan pakai). Namun ingat, jangan memberikan aspirin kepada anak di bawah usia 18 tahun.

Kapan Harus ke Dokter?

Terkilir yang lebih parah harus diperiksa oleh dokter. Dokter akan mengambil foto sinar-X (rongsen) untuk melihat apakah ada fraktur (patah tulang), atau pemeriksaan lain untuk menentukan tingkat keparahan keseleo yang pasien alami. Konsultasikan dengan dokter sesegera mungkin jika ada gejala gejala, sebagai berikut:

  • Timbul suara krek pada saat cedera terjadi (curiga patah tulang).
  • Sendi atau anggota gerak tak dapat digerakkan setelah terjadi cedera atau trauma.
  • Ada mati rasa.
  • Terdapat pembengkakan yang signifikan, nyeri, panas, atau luka terbuka.


Semoga bermanfaat.