RiauJOS.com, Kiat - Menurut penelitian ilmiah, wanita yang memiliki ukuran "bemper" lebih besar memiliki kesempatan hidup lebih lama.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Cell Metabolism menemukan, wanita yang memiliki otot dan lemak lebih banyak di "bemper" dapat berefek pada kesehatan yang lebih baik.

Diwartakan Reader's Digest, Sabtu, 5 Agustus 2017, penelitian mengatakan, ukuran pinggul dan bemper yang besar berperan baik untuk memblokade lemak menuju organ-organ internal, seperti jantung dan paru-paru. 

Peneliti juga berpendapat bagian organ tubuh tersebut pada akhirnya lebih mungkin terlindung dari timbunan lemak. Dengan ukuran bemper yang besar memiliki risiko lebih kecil terkena serangan jantung, stroke, dan diabetes.

Para peneliti melakukan monitor khusus pada tubuh wanita. Mereka memperhatikan penyebaran lemak melalui scan MRI dan pemeriksaan kesehatan berkala. 

Menurut peneliti Dr. Norbert Stefan, spesialis diabetes di University of Tübingen, Jerman, wanita yang memiliki bentuk tubuh seperti buah pir dengan berat badan normal cenderung memiliki penyimpanan sel lemak yang lebih sehat daripada wanita bertubuh bak buah apel.

"Lemak yang cenderung disimpan di bokong dan sekitarnya dan bukan di bagian perut, tidak akan mengganggu organ internal," ujar Dr Stefan.

Namun, peneliti menekankan studi ini hanya berlaku pada wanita yang tidak memiliki masalah dengan kelebihan berat badan. Efek sehat bemper besar ini, hanya berlaku pada wanita yang tidak kegemukan.

Reader's Digest/Liputan6

Wanita dengan 'Bemper' Besar, Punya Kesempatan Hidup Lebih Lama


RiauJOS.com, Kiat - Menurut penelitian ilmiah, wanita yang memiliki ukuran "bemper" lebih besar memiliki kesempatan hidup lebih lama.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Cell Metabolism menemukan, wanita yang memiliki otot dan lemak lebih banyak di "bemper" dapat berefek pada kesehatan yang lebih baik.

Diwartakan Reader's Digest, Sabtu, 5 Agustus 2017, penelitian mengatakan, ukuran pinggul dan bemper yang besar berperan baik untuk memblokade lemak menuju organ-organ internal, seperti jantung dan paru-paru. 

Peneliti juga berpendapat bagian organ tubuh tersebut pada akhirnya lebih mungkin terlindung dari timbunan lemak. Dengan ukuran bemper yang besar memiliki risiko lebih kecil terkena serangan jantung, stroke, dan diabetes.

Para peneliti melakukan monitor khusus pada tubuh wanita. Mereka memperhatikan penyebaran lemak melalui scan MRI dan pemeriksaan kesehatan berkala. 

Menurut peneliti Dr. Norbert Stefan, spesialis diabetes di University of Tübingen, Jerman, wanita yang memiliki bentuk tubuh seperti buah pir dengan berat badan normal cenderung memiliki penyimpanan sel lemak yang lebih sehat daripada wanita bertubuh bak buah apel.

"Lemak yang cenderung disimpan di bokong dan sekitarnya dan bukan di bagian perut, tidak akan mengganggu organ internal," ujar Dr Stefan.

Namun, peneliti menekankan studi ini hanya berlaku pada wanita yang tidak memiliki masalah dengan kelebihan berat badan. Efek sehat bemper besar ini, hanya berlaku pada wanita yang tidak kegemukan.

Reader's Digest/Liputan6