Syahrum Menolak Disebutkan sebagai Pihak yang Tidak Terima Proses Seleksi Calon Anggota Bawaslu Riau

RiauJOS.com, Siak - Salah seorang peserta seleksi calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau, Muhammad Syahrum menolak disebutkan sebagai pihak yang tidak menerima proses seleksi calon anggota Bawaslu Riau yang dilaksanakan Tim Seleksi (Timsel).

Syahrum menyatakan bahwa dirinya menerima semua keputusan Timsel pada saat mengumkan hasil penilian disetiap tahapan seleksi, mulai dari proses seleksi tahapan pemeriksaan berkas administrasi, tes tertulis dengan sistem CAT, tes kesehatan maupun tes psikologi.

"Pada intinya, saya menerima hasil Timsel, yang diberita lain, saya mau mengklarifikasi hal itu..", ujar Syahrum di siak melalui sambungan telepon kepada Riau JOS, Kamis, 17 Agustus 2017.

Sebelumnya, media online Tribun Pekanbaru mewartakan, peserta seleksi calon anggota Bawaslu Riau asal Kabupaten Siak, protes terhadap pelaksanaan seleksi oleh Timsel. Pada laman Tribun Pekanbaru disebutkan, dengan judul berita "Peserta Seleksi Bawaslu Riau Asal Siak Protes, Timsel Dituding Tidak Transparan" yang diterbitkan pada 15 Agustus 2017.

Dilaman Tribun Pekanbaru, disebut nama Syahrum, dengan kutipan berita sebagai berikut:


Dolsani merasa dirugikan dalam proses itu. Ia mencurigai ada rekomendasi dari pihak-pihak tertentu agar yang lulus itu ke itu saja.


"Saya sudah menghubungi teman teman yang ikut, seperti Superleni, Rajab, Syahrum, Aris Susanto dan yang lainnya juga heran dengan proses ini," kata dia.



Atas kejadian itu, Riau JOS menyarakan Syahrum agar mengklarifikasi kepada Dolsani, salah seorang peserta seleksi calon anggota Bawaslu Riau asal siak, dan juga kepada wartawan Tribun Pekanbaru agar persoalan menjadi jelas.

Selanjutnya, Syahrum menyatakan akan menghubungi pihak Tribun Pekanbaru untuk melakukan klarifikasi terhadap pemberitaannya, dan kepada Dolsani.

"Terima kasih, atas masukannya, saya akan mengklarifikasi ke Tribun dan Dolsani," ujar Syahrum mengakhiri pembicara melalui telepon.

Syahrum Menolak Disebutkan sebagai Pihak yang Tidak Terima Proses Seleksi Calon Anggota Bawaslu Riau

 Syahrum Menolak Disebutkan sebagai Pihak yang Tidak Terima Proses Seleksi Calon Anggota Bawaslu Riau

RiauJOS.com, Siak - Salah seorang peserta seleksi calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau, Muhammad Syahrum menolak disebutkan sebagai pihak yang tidak menerima proses seleksi calon anggota Bawaslu Riau yang dilaksanakan Tim Seleksi (Timsel).

Syahrum menyatakan bahwa dirinya menerima semua keputusan Timsel pada saat mengumkan hasil penilian disetiap tahapan seleksi, mulai dari proses seleksi tahapan pemeriksaan berkas administrasi, tes tertulis dengan sistem CAT, tes kesehatan maupun tes psikologi.

"Pada intinya, saya menerima hasil Timsel, yang diberita lain, saya mau mengklarifikasi hal itu..", ujar Syahrum di siak melalui sambungan telepon kepada Riau JOS, Kamis, 17 Agustus 2017.

Sebelumnya, media online Tribun Pekanbaru mewartakan, peserta seleksi calon anggota Bawaslu Riau asal Kabupaten Siak, protes terhadap pelaksanaan seleksi oleh Timsel. Pada laman Tribun Pekanbaru disebutkan, dengan judul berita "Peserta Seleksi Bawaslu Riau Asal Siak Protes, Timsel Dituding Tidak Transparan" yang diterbitkan pada 15 Agustus 2017.

Dilaman Tribun Pekanbaru, disebut nama Syahrum, dengan kutipan berita sebagai berikut:


Dolsani merasa dirugikan dalam proses itu. Ia mencurigai ada rekomendasi dari pihak-pihak tertentu agar yang lulus itu ke itu saja.


"Saya sudah menghubungi teman teman yang ikut, seperti Superleni, Rajab, Syahrum, Aris Susanto dan yang lainnya juga heran dengan proses ini," kata dia.



Atas kejadian itu, Riau JOS menyarakan Syahrum agar mengklarifikasi kepada Dolsani, salah seorang peserta seleksi calon anggota Bawaslu Riau asal siak, dan juga kepada wartawan Tribun Pekanbaru agar persoalan menjadi jelas.

Selanjutnya, Syahrum menyatakan akan menghubungi pihak Tribun Pekanbaru untuk melakukan klarifikasi terhadap pemberitaannya, dan kepada Dolsani.

"Terima kasih, atas masukannya, saya akan mengklarifikasi ke Tribun dan Dolsani," ujar Syahrum mengakhiri pembicara melalui telepon.