RiauJOS.com, Pekanbaru - Awalnya, korban mengirim pesan pendek (SMS) kepada orangtuanya, akhirnya kasus peny3kapan dan penc4bul4n terungkap.

Peristiwa miris ini terjadi pada Selasa dini hari, 29 Agustus 2017. Si korban, berinisial WAP alias Windi (17 tahun) ditemukan di salah satu kamar kos di Jalan Bakti, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai dengan kondisi tanpa sehelai kain menempal di badannya.

Windi ditemukan orangtuannya bersama polisi dari Polsek Bukit Raya di kamar mandi. Polisi mengamankan seorang lelaki berinisial H alias Son (47 tahun).

Dilaporkan Tribun Pekanbaru, Rabu, 30 Agustus 2017, pengungkapan penyekapan dan dugaan pencabulan tersebut berawal dari pelapor (orang tua korban) yang menerima SMS dari korban.

Pelapor memang tengah risau menunggu anaknya yang tidak kunjung pulang. Dalam SMS tersebut, korban menuliskan, minta tolong dijemput di kos di Jalan Bakti, karena tidak diperbolehkan pulang Hen.

Mendapat informasi tersebut orang tua korban kemudian menghubungi Polsek Bukit Raya. Bersama polisi kemudian didatangi rumah kos sesuai dengan pesan yang dikirim korban.

Saat polisi mengetuk pintu, keluarlah Hen. Polisi dan pelapor kemudian masuk dan mendapati korban di dalam kamar mandi dalam kondisi tanpa busana.

Terlapor dan korban kemudian dibawa ke Polsek Bukit Raya. Berdasarkan pemeriksan awal diketahui bahwa antara korban dan terlapor terjalin hubungan pacaran.

Keduanya juga diketahui sudah melakukan hubungan suami istri sebanyak 10 kali sejak berpacaran pada Juli 2017.

Kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan polisi. Barang bukti yang diamankan, yaitu satu lembar akte kelahiran, satu lembar kartu keluarga, satu set pakaian korbanserta satu buah seprai berwarna coklat muda.

Remaja Tak Pulang-Pulang, Ternyata Disekap Pacarnya di Kamar Mandi Tanpa Busana


RiauJOS.com, Pekanbaru - Awalnya, korban mengirim pesan pendek (SMS) kepada orangtuanya, akhirnya kasus peny3kapan dan penc4bul4n terungkap.

Peristiwa miris ini terjadi pada Selasa dini hari, 29 Agustus 2017. Si korban, berinisial WAP alias Windi (17 tahun) ditemukan di salah satu kamar kos di Jalan Bakti, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai dengan kondisi tanpa sehelai kain menempal di badannya.

Windi ditemukan orangtuannya bersama polisi dari Polsek Bukit Raya di kamar mandi. Polisi mengamankan seorang lelaki berinisial H alias Son (47 tahun).

Dilaporkan Tribun Pekanbaru, Rabu, 30 Agustus 2017, pengungkapan penyekapan dan dugaan pencabulan tersebut berawal dari pelapor (orang tua korban) yang menerima SMS dari korban.

Pelapor memang tengah risau menunggu anaknya yang tidak kunjung pulang. Dalam SMS tersebut, korban menuliskan, minta tolong dijemput di kos di Jalan Bakti, karena tidak diperbolehkan pulang Hen.

Mendapat informasi tersebut orang tua korban kemudian menghubungi Polsek Bukit Raya. Bersama polisi kemudian didatangi rumah kos sesuai dengan pesan yang dikirim korban.

Saat polisi mengetuk pintu, keluarlah Hen. Polisi dan pelapor kemudian masuk dan mendapati korban di dalam kamar mandi dalam kondisi tanpa busana.

Terlapor dan korban kemudian dibawa ke Polsek Bukit Raya. Berdasarkan pemeriksan awal diketahui bahwa antara korban dan terlapor terjalin hubungan pacaran.

Keduanya juga diketahui sudah melakukan hubungan suami istri sebanyak 10 kali sejak berpacaran pada Juli 2017.

Kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan polisi. Barang bukti yang diamankan, yaitu satu lembar akte kelahiran, satu lembar kartu keluarga, satu set pakaian korbanserta satu buah seprai berwarna coklat muda.