Rahmat Bagja: Jadilah Pengawas Pemilu yang Profesional, Berintegritas dan Banyak Bersabar

RiauJOS.com, Pekanbaru – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia, Rahmat Bagja berharap Panwaslu se-Provinsi Riau yang baru saja dilantik pada Kamis, 25 Agustus 2017 mampu bekerja profesional, menjaga integritas dan banyak bersabar.

Hal itu diungkapkan saat memberi arahan dan pengantar pada kegiatan Bimbingan Teknis dan Pembekalan bagi anggota Panwaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, Sabtu, 26 Agustus 2017 di Royal Asnof Hotel Pekanbaru, Jalan Tuanku Tambusai, nomor 106, Pekanbaru, Riau.

Rahmat Bagja mengungkapkan, untuk menjadi pengawas Pemilu yang baik, selain perlu sikap profesional, dan berintegritas, perlu juga bersikap sabar, karena Pengawas Pemilu akan menghadapi terpaan dari luar, seperti isu-isu negatif yang yang ditujukan kepada kelembagaan Panwaslu, maupun secara individu anggota Panwaslu.

“Anda lah orang-orang terdepan yang akan menghadapi partai politik, kontestan Pemilu dan masyarakat,” ujar Rahmat Bagja.

Rahmat Bagja lebih banyak memberikan motivasi untuk menyemangati para anggota Panwaslu Kabupaten/Kota yang akan menemui banyak persoalan selama mengawasi jalannya Pemilu di daerahnya masing-masing

Pada kesempatan ini Rahmat Bagja lebih banyak memberikan motivasi untuk menyemangati para anggota Panwaslu Kabupaten/Kota yang akan menemui banyak persoalan selama mengawasi jalannya Pemilu di daerahnya masing-masing.

Peserta Bimtek terlihat senang dan menyimak paparan anggota Bawaslu RI termuda ini, dia pun memperkenalkan juga “wajah baru” Pengawas Pemilu, dengan slogan yang Bawaslu yang baru, “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu,”.

Pada kesempatan itu, hadir juga anggota Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan yang mengajak para Panwaslu se-Riau untuk memperkenalkan slogan Bawaslu yang baru, dan juga panggilan akrab bagi korps Pengawas, yaitu "Sahabat", hal ini menurutnya agar Pengawas Pemilu dimanapun berada dekat dengan masyarakat, dalam rangka pengawasan partisipatif.

Rahmat Bagja: Jadilah Pengawas Pemilu yang Profesional, Berintegritas dan Banyak Bersabar

Rahmat Bagja: Jadilah Pengawas Pemilu yang Profesional, Berintegritas dan Banyak Bersabar

RiauJOS.com, Pekanbaru – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia, Rahmat Bagja berharap Panwaslu se-Provinsi Riau yang baru saja dilantik pada Kamis, 25 Agustus 2017 mampu bekerja profesional, menjaga integritas dan banyak bersabar.

Hal itu diungkapkan saat memberi arahan dan pengantar pada kegiatan Bimbingan Teknis dan Pembekalan bagi anggota Panwaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, Sabtu, 26 Agustus 2017 di Royal Asnof Hotel Pekanbaru, Jalan Tuanku Tambusai, nomor 106, Pekanbaru, Riau.

Rahmat Bagja mengungkapkan, untuk menjadi pengawas Pemilu yang baik, selain perlu sikap profesional, dan berintegritas, perlu juga bersikap sabar, karena Pengawas Pemilu akan menghadapi terpaan dari luar, seperti isu-isu negatif yang yang ditujukan kepada kelembagaan Panwaslu, maupun secara individu anggota Panwaslu.

“Anda lah orang-orang terdepan yang akan menghadapi partai politik, kontestan Pemilu dan masyarakat,” ujar Rahmat Bagja.

Rahmat Bagja lebih banyak memberikan motivasi untuk menyemangati para anggota Panwaslu Kabupaten/Kota yang akan menemui banyak persoalan selama mengawasi jalannya Pemilu di daerahnya masing-masing

Pada kesempatan ini Rahmat Bagja lebih banyak memberikan motivasi untuk menyemangati para anggota Panwaslu Kabupaten/Kota yang akan menemui banyak persoalan selama mengawasi jalannya Pemilu di daerahnya masing-masing.

Peserta Bimtek terlihat senang dan menyimak paparan anggota Bawaslu RI termuda ini, dia pun memperkenalkan juga “wajah baru” Pengawas Pemilu, dengan slogan yang Bawaslu yang baru, “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu,”.

Pada kesempatan itu, hadir juga anggota Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan yang mengajak para Panwaslu se-Riau untuk memperkenalkan slogan Bawaslu yang baru, dan juga panggilan akrab bagi korps Pengawas, yaitu "Sahabat", hal ini menurutnya agar Pengawas Pemilu dimanapun berada dekat dengan masyarakat, dalam rangka pengawasan partisipatif.