PILU!! Sudah 10 Tahun Menderita Penyakit Langka, Pria Ini Ditinggalkan Istri dan Anaknya Pula

RiauJOS.com, Pinrang - Jamaluddin, 38 tahun, menderita penyakit langka yang dialaminya selama kurang lebih sepuluh tahun. Dia tinggal di Jalan Gunung Lompobattang, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang.

Sebelum sakit, Jamaluddin berprofesi sebagai supir. Dia mempunyai istri dan anak, namun sekarang dia ditinggalkan istri dan anaknya, karena sakitnya bertambah parah dan tak kunjung sembuh.

Awalnya, hanya penyakit gatal-gatal karena terkena batu di bagian kaki. Namun lama kelamaan penyakit gatal itu menyebar ke seluruh badannya sehingga sampai saat ini Jamaluddin sudah tidak bisa duduk lagi karena sudah terlalu parah.

“Kurang lebih 10 tahun pak cuma 2 tahun ini sakitnya tambah parah soalnya 2 tahun yang lalu masih bisa duduk dan sekarang sudah tidak lagi,” kata Risman salah seorang kerabatnya.

Saat ini, pihak keluarga tidak membawa Jamaluddin ke rumah sakit, karena persoalan ketiadaan biaya.

“Pernah pak sampai saudaranya sendiri kewalahan karena pada saat itu belum ada BPJS jadi bayarannya mahal, nama kakaknya Muhksin yang pernah biayai tapi tak sanggup lagi,” jelas Riman.

Orang tua Jamaluddin hanya pasrah dan menunggu orang berbaik hati untuk menolonnya. Baik untuk biaya pengobatan maupun biaya tranportasi menuju rumah sakit.



Facebook/Yuni Rusmini

PILU!! Sudah 10 Tahun Menderita Penyakit Langka, Pria Ini Ditinggalkan Istri dan Anaknya Pula

PILU!! Sudah 10 Tahun Menderita Penyakit Langka, Pria Ini Ditinggalkan Istri dan Anaknya Pula

RiauJOS.com, Pinrang - Jamaluddin, 38 tahun, menderita penyakit langka yang dialaminya selama kurang lebih sepuluh tahun. Dia tinggal di Jalan Gunung Lompobattang, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang.

Sebelum sakit, Jamaluddin berprofesi sebagai supir. Dia mempunyai istri dan anak, namun sekarang dia ditinggalkan istri dan anaknya, karena sakitnya bertambah parah dan tak kunjung sembuh.

Awalnya, hanya penyakit gatal-gatal karena terkena batu di bagian kaki. Namun lama kelamaan penyakit gatal itu menyebar ke seluruh badannya sehingga sampai saat ini Jamaluddin sudah tidak bisa duduk lagi karena sudah terlalu parah.

“Kurang lebih 10 tahun pak cuma 2 tahun ini sakitnya tambah parah soalnya 2 tahun yang lalu masih bisa duduk dan sekarang sudah tidak lagi,” kata Risman salah seorang kerabatnya.

Saat ini, pihak keluarga tidak membawa Jamaluddin ke rumah sakit, karena persoalan ketiadaan biaya.

“Pernah pak sampai saudaranya sendiri kewalahan karena pada saat itu belum ada BPJS jadi bayarannya mahal, nama kakaknya Muhksin yang pernah biayai tapi tak sanggup lagi,” jelas Riman.

Orang tua Jamaluddin hanya pasrah dan menunggu orang berbaik hati untuk menolonnya. Baik untuk biaya pengobatan maupun biaya tranportasi menuju rumah sakit.



Facebook/Yuni Rusmini