Mulai Frustasi, ISIS Rekrut Anak Kecil untuk Misi Bom Bunuh Diri

RiauJOS.com, Damaskus - Para komandan ISIS sudah semakin putus asa (frustasi) dalam perang mempertahankan ibu kota mereka Raqqa di Suriah, karena kini mengalihkan perhatian kepada anak kecil untuk direkrut sebagai laskar-laskar bom bunuh diri guna menghambat gerak maju pasukan Kurdi.

Cuplikan video yang sejatinya dirilis kantor berita Amaq milik ISIS menceritakan saat-saat terakhir Abu Hurirah Al-Halabi, anak kecil asal Aleppo yang sudah diindoktrinasi. Hal ini diwartakan Antara yang mengutip dari laman Almasdar News.

Anak ini diambil gambarnya beberapa saat sebelum melancarkan serangan bom bunuh diri di sebuah sudut di Raqqa timur, Rabu, 2 Agustus 2017 waktu setempat.

Pada video lainnya, Amaq memperlihatkan laskar bunuh dirinya di medan perang lainnya di ibu kota provinsi Raqqa.

Dalam perang di Raqqa, ISIS menerapkan strategi mundur yang diikuti dengan mengirimkan misi bom bunuh diri demi menciptakan korban besar pada pasukan Kurdi dukungan AS. Mereka berusaha pasukan koalisi dukungan AS membayar mahal setiap jengkal tanah yang dilewati yang dulu menjadi basis utama ISIS.

Mulai Frustasi, ISIS Rekrut Anak Kecil untuk Misi Bom Bunuh Diri

Mulai Frustasi, ISIS Rekrut Anak Kecil untuk Misi Bom Bunuh Diri

RiauJOS.com, Damaskus - Para komandan ISIS sudah semakin putus asa (frustasi) dalam perang mempertahankan ibu kota mereka Raqqa di Suriah, karena kini mengalihkan perhatian kepada anak kecil untuk direkrut sebagai laskar-laskar bom bunuh diri guna menghambat gerak maju pasukan Kurdi.

Cuplikan video yang sejatinya dirilis kantor berita Amaq milik ISIS menceritakan saat-saat terakhir Abu Hurirah Al-Halabi, anak kecil asal Aleppo yang sudah diindoktrinasi. Hal ini diwartakan Antara yang mengutip dari laman Almasdar News.

Anak ini diambil gambarnya beberapa saat sebelum melancarkan serangan bom bunuh diri di sebuah sudut di Raqqa timur, Rabu, 2 Agustus 2017 waktu setempat.

Pada video lainnya, Amaq memperlihatkan laskar bunuh dirinya di medan perang lainnya di ibu kota provinsi Raqqa.

Dalam perang di Raqqa, ISIS menerapkan strategi mundur yang diikuti dengan mengirimkan misi bom bunuh diri demi menciptakan korban besar pada pasukan Kurdi dukungan AS. Mereka berusaha pasukan koalisi dukungan AS membayar mahal setiap jengkal tanah yang dilewati yang dulu menjadi basis utama ISIS.