ads Kecelakaan Beruntun di Jalan Garuda Sakti Pekanbaru, Korban Tewas Ditempat Ditutupi Rerumputan dan Dedaunan - Riau Jos
Kecelakaan Beruntun di Jalan Garuda Sakti Pekanbaru, Korban Tewas Ditempat Ditutupi Rerumputan

RiauJOS.com, Pekanbaru - Kecelakaan beruntun terjadi di KM 4 Jalan Garuda Sakti, Panam Pekanbaru. Kecelakaan ini menelan dua orang korban, Senin petang, 14 Agustus 2017.

Kedua korban tersebut langsung meninggal dunia ditempat, akibat ditabrak mobil jenis Ertiga Suzuki BM 1055 JV, kedua korban terpental ke aspal jalan. 

Anto 25 tahun, salah seorang saksi mata ditempat kejadian mengatakan, kejadiannya berawal dari sebuah mobil truk bermuatan berat yang tiba-tiba mengalami rem blong hingga menabrak mobil Ertiga dari belakang. Lantas, mobil Ertiga menabrak beberapa pengendara motor. Sehingga pengendara motor terpental ketas aspal dan ada juga kepinggir aspal.

"Kami terkejut bang, tiba-tiba truk tersebut menghantam mobil ertiga itu. Sehingga terdengar bunyi tabrakan yang keras. Lalu kami berlarian ke lokasi kejadian." kata Anto, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dikutip Riau JOS dari laman Nada Riau.


Sementara, korban kecelakaan yang meninggal ditutupi menggunakan rerumputan dan dedaunan yang didapatkan dipinggir jalan, karena korban sudah berlumuran darah.

Setelah ambulance datang ke TKP, kedua jenasah langsung dilarikan ke umah sakit umum daerah terdekat. 

Sampai warta ini diterbitkan, Identitas korban belum diketahui, karena masyarakat yang ramai melihat tidak berani membuka dompet korban, sedangkan mobil Ertiga dan truk yang menabrak korban sudah diamankan oleh Polisi. Kondisi mobil Ertiga dalam keadaan berantakan atau rusak sekitar 50 persen.

Supir mobil Ertiga dan supir truk telah diamankan dan diproses oleh polisi. Kemudian dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan beruntun tersebut.

"Setelah korban dibawa kerumah sakit, masyarakat masih ramai melihat kejadian itu di tempat kejadian. Selain itu masyakat juga membantu meminggirkan mobil Ertiga dan truk, termasuk membantu menertibkan arus lalu lintas," jelas Anto.

Kecelakaan Beruntun di Jalan Garuda Sakti Pekanbaru, Korban Tewas Ditempat Ditutupi Rerumputan dan Dedaunan

GA
Kecelakaan Beruntun di Jalan Garuda Sakti Pekanbaru, Korban Tewas Ditempat Ditutupi Rerumputan

RiauJOS.com, Pekanbaru - Kecelakaan beruntun terjadi di KM 4 Jalan Garuda Sakti, Panam Pekanbaru. Kecelakaan ini menelan dua orang korban, Senin petang, 14 Agustus 2017.

Kedua korban tersebut langsung meninggal dunia ditempat, akibat ditabrak mobil jenis Ertiga Suzuki BM 1055 JV, kedua korban terpental ke aspal jalan. 

Anto 25 tahun, salah seorang saksi mata ditempat kejadian mengatakan, kejadiannya berawal dari sebuah mobil truk bermuatan berat yang tiba-tiba mengalami rem blong hingga menabrak mobil Ertiga dari belakang. Lantas, mobil Ertiga menabrak beberapa pengendara motor. Sehingga pengendara motor terpental ketas aspal dan ada juga kepinggir aspal.

"Kami terkejut bang, tiba-tiba truk tersebut menghantam mobil ertiga itu. Sehingga terdengar bunyi tabrakan yang keras. Lalu kami berlarian ke lokasi kejadian." kata Anto, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dikutip Riau JOS dari laman Nada Riau.


Sementara, korban kecelakaan yang meninggal ditutupi menggunakan rerumputan dan dedaunan yang didapatkan dipinggir jalan, karena korban sudah berlumuran darah.

Setelah ambulance datang ke TKP, kedua jenasah langsung dilarikan ke umah sakit umum daerah terdekat. 

Sampai warta ini diterbitkan, Identitas korban belum diketahui, karena masyarakat yang ramai melihat tidak berani membuka dompet korban, sedangkan mobil Ertiga dan truk yang menabrak korban sudah diamankan oleh Polisi. Kondisi mobil Ertiga dalam keadaan berantakan atau rusak sekitar 50 persen.

Supir mobil Ertiga dan supir truk telah diamankan dan diproses oleh polisi. Kemudian dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan beruntun tersebut.

"Setelah korban dibawa kerumah sakit, masyarakat masih ramai melihat kejadian itu di tempat kejadian. Selain itu masyakat juga membantu meminggirkan mobil Ertiga dan truk, termasuk membantu menertibkan arus lalu lintas," jelas Anto.

GA
Comments
0 Comments