Insiden Petasan Suporter Malaysia yang Melukai Pemain Timnas U-22, Luis Milla Ajukan Nota Protes

RiauJOS.com, Olahraga - Pelatih tim nasional (timnas) U-22 Indonesia, Luis Milla tak mau banyak komentar terkait insiden petasan yang terjadi pada laga melawan Malaysia. Namun, Milla langsung mengajukan protes meski tetap menyerahkan urusan itu kepada pihak kepolisian setempat.

Laga semifinal SEA Games 2017 antara Malaysia versus Indonesia di Stadion Shah Alam, Sabtu, 26 Agustus 2017 berjalan lancar di atas lapangan hijau. Namun sayangnya, aksi tersebut dinodai aksi brutal suporter tuan rumah.

Ada oknum-oknum suporter yang melempar petasan ke arah pemain Garuda Muda yang tengah melakukan pemanasan di area tribun selatan. Insiden tersebut terjadi saat Malaysia baru saja mencetak gol melalui Thanabalan Nadarahan di menit ke-86.

Akibatnya, dua pemain timnas U-22 terkena imbasnya, yakni Ryuji Utomo dan kiper Kartika Ajie. Bahkan, Ryuji tampak terpincang-pincang usai mendapat serangan tersebut.

"Insiden tadi saya tidak bisa menyalahkan, tidak bisa menilai satu orang. Ada beberapa yang merusak sepakbola, ada yang melukai pemain," ucap Milla usai pertandingan.

"Saya tidak mau berpendapat lebih jauh. Biar polisi yang mengurusnya," sambung pelatih asal Spanyol ini.

Namun demikian, Milla menegaskan timnas U-22 tidak tinggal diam dan memasrahkan urusan tersebut pada polisi. Eks pemain Real Madrid dan Barcelona ini menyatakan sudah melakukan protes atas terjadinya insiden tersebut.

"Tiga pemain kami warning up dan mereka kesakitan kena petasan. Ada pemain saya yang berdarah, kami juga sudah melakukan protes. Ini bukan soal wasit, tapi soal petasan," tandasnya.

Bola[dot]net

Insiden Petasan Suporter Malaysia yang Melukai Pemain Timnas U-22, Luis Milla Ajukan Nota Protes

Insiden Petasan Suporter Malaysia yang Melukai Pemain Timnas U-22, Luis Milla Ajukan Nota Protes

RiauJOS.com, Olahraga - Pelatih tim nasional (timnas) U-22 Indonesia, Luis Milla tak mau banyak komentar terkait insiden petasan yang terjadi pada laga melawan Malaysia. Namun, Milla langsung mengajukan protes meski tetap menyerahkan urusan itu kepada pihak kepolisian setempat.

Laga semifinal SEA Games 2017 antara Malaysia versus Indonesia di Stadion Shah Alam, Sabtu, 26 Agustus 2017 berjalan lancar di atas lapangan hijau. Namun sayangnya, aksi tersebut dinodai aksi brutal suporter tuan rumah.

Ada oknum-oknum suporter yang melempar petasan ke arah pemain Garuda Muda yang tengah melakukan pemanasan di area tribun selatan. Insiden tersebut terjadi saat Malaysia baru saja mencetak gol melalui Thanabalan Nadarahan di menit ke-86.

Akibatnya, dua pemain timnas U-22 terkena imbasnya, yakni Ryuji Utomo dan kiper Kartika Ajie. Bahkan, Ryuji tampak terpincang-pincang usai mendapat serangan tersebut.

"Insiden tadi saya tidak bisa menyalahkan, tidak bisa menilai satu orang. Ada beberapa yang merusak sepakbola, ada yang melukai pemain," ucap Milla usai pertandingan.

"Saya tidak mau berpendapat lebih jauh. Biar polisi yang mengurusnya," sambung pelatih asal Spanyol ini.

Namun demikian, Milla menegaskan timnas U-22 tidak tinggal diam dan memasrahkan urusan tersebut pada polisi. Eks pemain Real Madrid dan Barcelona ini menyatakan sudah melakukan protes atas terjadinya insiden tersebut.

"Tiga pemain kami warning up dan mereka kesakitan kena petasan. Ada pemain saya yang berdarah, kami juga sudah melakukan protes. Ini bukan soal wasit, tapi soal petasan," tandasnya.

Bola[dot]net