HATI-HATI..!! Inilah Faktor yang Bikin Gagal Daftar CPNS 2017

RiauJOS.com, Jakarta - Pemerintah mengimbau para calon pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui online agar cermat mengikuti mekanisme dan prosedur pendaftaran online. Hal ini perlu dilakukan agar calon pelamar tak gagal saat mendaftar pada laman sscn.bkn.go.id.

Pendaftaran online CPNS telah dibuka sejak kemarin, Rabu, 1 Agustus 2017 dan akan ditutup pada 31 Agustus mendatang. Pendaftaran ini akan berlangsung sampai 26 Agustus 2017 untuk Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Hukum dan HAM mencantumkan tenggat waktu pendaftaran 31 Agustus 2017.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Herman Suryatman, mengimbau masyarakat untuk membaca dengan baik mekanisme dan prosedur pendaftaran.

"Seluruh sistem pendaftaran CPNS dilakukan secara elektronik dan calon pelamar tidak dapat mengubah pilihan dengan alasan apa pun. Jadi supaya membaca dengan baik seluruh prosedur pendaftaran," kata Herman dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu, 2 Agustus 2017.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kegagalan mendaftar dominan karena kecerobohan dan ketidakcermatan pendaftar. Oleh karena itu, pelamar dianjurkan membaca dan memahami secara menyeluruh ketentuan dan persyaratan pelamaran.

“Kegagalan mendaftar umumnya karena kecerobohan calon peserta, seperti kesalahan dalam melakukan input data. Jadi, persiapkan kelengkapan data yang dibutuhkan terutama KTP dan KK,” Herman menyarankan.

Calon pelamar melakukan registrasi online dengan mengisi formulir yang telah tersedia menggunakan data kependudukan yang valid, yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau NIK pada Kartu Keluarga (KK) dan Nomor KK.

"Jika ada ketidaksesuaian atas data-data kependudukan tersebut, disarankan agar segera memperbaharui data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat," ucap dia.

Selain memperhatikan dengan cermat data diri dan proses pendaftaran CPNS, ia kembali mengimbau supaya calon pelamar memperhatikan poin-poin persyaratan yang sudah ditentukan di MA serta Kementerian Hukum dan HAM.

Apabila terdapat hal-hal yang masih memerlukan penjelasan terkait persyaratan pelamaran tersebut, pelamar dapat menghubungi call center instansi tersebut. Call center Kementerian Hukum dan HAM yakni (021) 5253004 (ext 310) dan Mahkamah Agung pada nomor 082110891729.

HATI-HATI..!! Inilah Faktor yang Bikin Gagal Daftar CPNS 2017

HATI-HATI..!! Inilah Faktor yang Bikin Gagal Daftar CPNS 2017

RiauJOS.com, Jakarta - Pemerintah mengimbau para calon pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui online agar cermat mengikuti mekanisme dan prosedur pendaftaran online. Hal ini perlu dilakukan agar calon pelamar tak gagal saat mendaftar pada laman sscn.bkn.go.id.

Pendaftaran online CPNS telah dibuka sejak kemarin, Rabu, 1 Agustus 2017 dan akan ditutup pada 31 Agustus mendatang. Pendaftaran ini akan berlangsung sampai 26 Agustus 2017 untuk Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Hukum dan HAM mencantumkan tenggat waktu pendaftaran 31 Agustus 2017.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Herman Suryatman, mengimbau masyarakat untuk membaca dengan baik mekanisme dan prosedur pendaftaran.

"Seluruh sistem pendaftaran CPNS dilakukan secara elektronik dan calon pelamar tidak dapat mengubah pilihan dengan alasan apa pun. Jadi supaya membaca dengan baik seluruh prosedur pendaftaran," kata Herman dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu, 2 Agustus 2017.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kegagalan mendaftar dominan karena kecerobohan dan ketidakcermatan pendaftar. Oleh karena itu, pelamar dianjurkan membaca dan memahami secara menyeluruh ketentuan dan persyaratan pelamaran.

“Kegagalan mendaftar umumnya karena kecerobohan calon peserta, seperti kesalahan dalam melakukan input data. Jadi, persiapkan kelengkapan data yang dibutuhkan terutama KTP dan KK,” Herman menyarankan.

Calon pelamar melakukan registrasi online dengan mengisi formulir yang telah tersedia menggunakan data kependudukan yang valid, yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau NIK pada Kartu Keluarga (KK) dan Nomor KK.

"Jika ada ketidaksesuaian atas data-data kependudukan tersebut, disarankan agar segera memperbaharui data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat," ucap dia.

Selain memperhatikan dengan cermat data diri dan proses pendaftaran CPNS, ia kembali mengimbau supaya calon pelamar memperhatikan poin-poin persyaratan yang sudah ditentukan di MA serta Kementerian Hukum dan HAM.

Apabila terdapat hal-hal yang masih memerlukan penjelasan terkait persyaratan pelamaran tersebut, pelamar dapat menghubungi call center instansi tersebut. Call center Kementerian Hukum dan HAM yakni (021) 5253004 (ext 310) dan Mahkamah Agung pada nomor 082110891729.