Social Items

Dibilangnya HUMAN ERROR!!? Pasang Bendera Merah Putih Terbalik dan Dikibarkan Setengah Tiang di Kantor PKS Situbondo

RiauJOS.com, Situbondo - Bendera Merah Putih terpasang dengan posisi terbalik (putih diatas, merah dibawah) di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Situbondo, di Jalan Raya Desa Talkandang, Situbondo, Jawa Timur, Jumat, 4 Agustus 2017.

Bendera itu, dikibarkan setengah tiang dengan menggunakan tiang dari bambu yang diikatkan pada pagar depan Kantor DPD PKS Situbondo.

Seorang warga Desa Talkandang, Prakoso yang menyaksikan langsung kejadian itu, menghubungi Babinsa dan petugas Satpol PP Pemkab Situbondo.

“Kejadiannya tadi pagi. Sebelumnya saya dikontak salah seorang warga sekitar. Waktu saya datang, bendera masih terbalik. Cuma saya panggil-panggil, di dalam kantor itu tidak ada orang. Akhirnya saya informasikan ke petugas,” kata Prakoso yang juga pernah menjadi Panwas pada Pilkada Situbondo, Jumat, 4 Agustus 2017 dikutip Riau JOS dari laman Reportase News.

Mendapat laporan Prakoso, petugas Satpol PP bersama Babinsa langsung datang ke Kantor DPD PKS Situbondo. Lantas, kedua petugas itu langsung melepas dan membetulkan pemasangan Bendera Merah Putih.

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo mengatakan, diakui dirinya tadi sempat mendapat laporan tentang adanya Bendera Merah Putih yang terpasang terbalik, namun Bendera Merah Putih itu sudah dibetulkan oleh petugas satpol PP dan babinsa.

”Selain itu, kami juga sudah menerima laporan terkait masalah itu. Saat ini laporannya ditangani satuan reskrim, masih dilakukan upaya klarifikasi,” tandas Nanang Priyambondo.

Sementara Ketua DPD PKS Situbondo, Imam Anshori menegaskan, pemasangan bendera terbalik di kantornya itu murni karena faktor human error. Tidak ada unsur kesengajaan dari pemasang untuk mengikat Bendera Merah Putih di tiang dengan kondisi terbalik. Menurut Imam, pemasangan Bendera Merah Putih itu berdasarkan imbauan untuk merayakan hari kemerdekaan.

“Yang memasang bendera itu penjaga atau waker kantor, namanya Herman, usianya 27 tahun. Mungkin saat memasang bendera itu, dia buru-buru dan tidak dicek lagi. Apalagi di lokasi itu memang kurang penerangan. Jadi tidak ada unsur kesengajaan sama sekali, murni human error,” ujar Imam Anshori.

Dibilangnya HUMAN ERROR!!? Pasang Bendera Merah Putih Terbalik dan Dikibarkan Setengah Tiang di Kantor PKS Situbondo

Dibilangnya HUMAN ERROR!!? Pasang Bendera Merah Putih Terbalik dan Dikibarkan Setengah Tiang di Kantor PKS Situbondo

RiauJOS.com, Situbondo - Bendera Merah Putih terpasang dengan posisi terbalik (putih diatas, merah dibawah) di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Situbondo, di Jalan Raya Desa Talkandang, Situbondo, Jawa Timur, Jumat, 4 Agustus 2017.

Bendera itu, dikibarkan setengah tiang dengan menggunakan tiang dari bambu yang diikatkan pada pagar depan Kantor DPD PKS Situbondo.

Seorang warga Desa Talkandang, Prakoso yang menyaksikan langsung kejadian itu, menghubungi Babinsa dan petugas Satpol PP Pemkab Situbondo.

“Kejadiannya tadi pagi. Sebelumnya saya dikontak salah seorang warga sekitar. Waktu saya datang, bendera masih terbalik. Cuma saya panggil-panggil, di dalam kantor itu tidak ada orang. Akhirnya saya informasikan ke petugas,” kata Prakoso yang juga pernah menjadi Panwas pada Pilkada Situbondo, Jumat, 4 Agustus 2017 dikutip Riau JOS dari laman Reportase News.

Mendapat laporan Prakoso, petugas Satpol PP bersama Babinsa langsung datang ke Kantor DPD PKS Situbondo. Lantas, kedua petugas itu langsung melepas dan membetulkan pemasangan Bendera Merah Putih.

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo mengatakan, diakui dirinya tadi sempat mendapat laporan tentang adanya Bendera Merah Putih yang terpasang terbalik, namun Bendera Merah Putih itu sudah dibetulkan oleh petugas satpol PP dan babinsa.

”Selain itu, kami juga sudah menerima laporan terkait masalah itu. Saat ini laporannya ditangani satuan reskrim, masih dilakukan upaya klarifikasi,” tandas Nanang Priyambondo.

Sementara Ketua DPD PKS Situbondo, Imam Anshori menegaskan, pemasangan bendera terbalik di kantornya itu murni karena faktor human error. Tidak ada unsur kesengajaan dari pemasang untuk mengikat Bendera Merah Putih di tiang dengan kondisi terbalik. Menurut Imam, pemasangan Bendera Merah Putih itu berdasarkan imbauan untuk merayakan hari kemerdekaan.

“Yang memasang bendera itu penjaga atau waker kantor, namanya Herman, usianya 27 tahun. Mungkin saat memasang bendera itu, dia buru-buru dan tidak dicek lagi. Apalagi di lokasi itu memang kurang penerangan. Jadi tidak ada unsur kesengajaan sama sekali, murni human error,” ujar Imam Anshori.