Ada Tower Seluler di Taman Kota, Warga Pekanbaru PROTES!! Ini Lho.. Bahaya Sinyal BTS

RiauJOS.com, Pekanbaru - Keberadaan tower telekomunikasi yang berdiri setinggi 20 meter tepat di trotoar Taman Kota Kayu Putih Kelurahan Simpang Empat Kecamatan Pekanbaru Kota, di protes warga Kota Pekanbaru.

"Kami sudah berkali-kali melayangkan surat baik ke DPRD Kota Pekanbaru maupun Pemerintah Kota Pekanbaru. Tapi belum ada respon sama sekali," kata Hinsatopa Simatupang di Pekanbaru, Rabu, 23 Agustus 2017 dikutip Riau JOS dari laman Riau Terkini.

Hinsatopa Simatupang selaku ketua RW 03, Kelurahan Simpang Empat, Kecamatan Pekanbaru Kota, atau lokasi tempat menara Base Transceiver Station (BTS) itu berada.

Menurut keterangan Hinsatopa, BTS jenis "micro cell" tersebut telah berdiri sejak setahun terakhir. Padahal, kata dia, baik aparat pemerintahan tingkat RW maupun RT setempat tidak pernah memberikan rekomendasi pendirian menara itu.

Dia mengatakan, Taman Kayu Putih yang selalu ramai pada sore hari itu berdiri diatas lahan Pemerintah Provinsi Riau. "Anehnya saat pendirian tower itu dilakukan, mereka pernah menunjukkan ke kita surat izin pendirian tower dari Pemko Pekanbaru. Padahal itu lahan milik Pemprov Riau. Kami juga tidak pernah berikan rekomendasi," paparnya.

Setelah kesekian kalinya mengirim surat kepada anggota DPRD dan Pemko Pekanbaru, dia mengatakan pekan lalu kembali mengirimkan surat ke perusahaan penanggung jawab BTS itu. Surat berisikan permintaan pemindahan tower yang dikeluarkan 16 Agustus 2017 lalu itu ditujukan ke Excel Comindo Pekanbaru.

"Barusan kami kirim lagi karena di sebelah BTS tersebut merupakan kediaman Pak Rifai Rahman (Mantan Wakil Gubernur Riau 1998-2003). Beliau keberatan dengan keberadaan tower itu," jelasnya.

Lantas, dia bersama sejumlah warga lainnya berharap agar BTS tersebut dapat segera ditindak lanjuti oleh Pemko Pekanbaru. Apakah nantinya harus dibongkar atau dipindahkan.

Sementara, Pemerintah Kota Pekanbaru menyatakan akan mengusut keberadaan menara telekomunikasi setinggi 20 meter yang berdiri di areal rekreasi Taman Kayu Putih, Kecamatan Pekanbaru Kota.

"Kita sudah menerima laporan itu dan sedang kita koordinasikan bersama Dinas terkait," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian.

Zulfahmi mengatakan, laporan keberadaan menara BTS milik salah satu perusahaan perusahaan telekomunikasi swasta nasional itu diperoleh dari camat Pekanbaru Kota.

Kata Zul, Dalam waktu dekat laporan tersebut akan dikoordinasikan dengan Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru dan Dinas Komunikasi Informasi Pekanbaru.

 Ini Lho.. Bahaya Sinyal BTS


Perkembangan teknologi yang semakin pesat khususnya dalam bidang telekomunikasi mendorong berbagi operator provider untuk mengembangkan kualitas jaringan mereka. 

Salah satu cara yang mereka lakukan guna tercapainya kualitas jaringan yang bagus dengan cara memperbanyak jumlah BTS atau masyarakat kerap menyebutnya dengan "tower seluler" dan ada juga yang menyebutnya dengan nama tower pemancar sinyal. 

Hal ini seiring dengan minimnya tingkat pendidikan di Indonesia sehingga mereka dengan mudah dapat di iming-imingi sesuatu yang ternyata dibalik iming-iming itu ada dampak bahaya yang sangat besar bagi mereka. 

Misalnya, disuatu daerah ada suatu operator seluler yang ingin membangun BTS di kampung, dengan iming-iming pemilik tanah yang mau lahannya disewa untuk pembangunan BTS akan diberi uang sebesar Rp.100 juta maka tanpa berfikir panjang langsung saja dia setuju. 

Sementara, pembangunan BTS memerlukan izin dari warga sekitar, sehingga dengan mengumpulkan warga mereka memberi iming-iming akan diberi uang sebesar Rp.1 juta untuk satu tanda tangan dari mereka (yang berarti mereka menyetujui pembangunan BTS tersebut. 

Siapa sih yang tak tergiur dengan uang satu juta hanya dengan bertanda tangan saja? Tentu saja banyak warga yang menyetujuinya. BTS sebenarnya membahayakan kehidupan mereka.


Radiasi BTS dapat memicu kanker

Meskipun ada dua pendapat yang berbeda yang satu mengatakan bahwa radiasi BTS sangat kecil dan tidak berbahaya, sedangkan yang satu lagi mengatakan bahwa radiasi BTS itu sangat berbahaya dan menyebabkan kanker. Saya cenderung lebih percaya dari pernyataan ke dua, mengapa? Ada dua hal yang membuat saya percaya dengan nomor dua, yang pertama saya sekolah jurusan listrik dan sedikit-sedikit mengerti tentang radiasi. 

Kita tau bahwa BTS menggunakan daya energi yang sangat besar sehingga kemungkinan radiasi juga besar. Yang kedua saya lebih diyakinkan dengan penelitian seorang peneliti dari India yang bernama Prof Girish Kumar. Beliau mengatakan bahwa dampak radiasi BTS sangat fatal dan dapat memicu kanker. Jadi jelas saja saya lebih percaya dengan pernyataan kedua dari pada pernyataan pertama yang tanpa ada bukti dan penelitian.


Menurunkan sistem kekebalan tubuh

Berdasarkan penelitian di India ternyata BTS mengeluarkan medan elektromagnetik. Medan elektromagnetik dari BTS inilah yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh manusia.

Mudah terserang penyakit

Hal ini masih berkaitan dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Jika seseorang lemah dalam sistem kekebalan tubuh maka akan mudah sekali untuk terserang penyakit. Contohnya saja penyakit HIV yang menyerang sistem kekebalan tubuh, penderita penyakit tersebut akan mudah sekali terserang penyakit.

Mudah terkena petir

Seperti kita tau petir akan lebih suka menyambar sesuatu yang tinggi dan terutama lancip. Bentuk BTS yang tinggi dan lancip menjulang menjadi sasaran empuk petir, namun tenang saja karena di setiap BTS sudah dipasang anti petir (grounding) yang sangat baik sekali (R<1 Ohm). Meskipun demikian jika rumah anda dekat dengan BTS maka anda akan tetap merasakan dampak dari tersambarnya BTS oleh petir.

Bahaya BTS roboh

Nah ini yang sering kali menjadi pertimbangan masyarakat jika BTS suatu saat akan roboh. Mengingat BTS yang semua bagiannya terbuat dari besi, sangat tinggi dan tentunya berat bayangkan jika rumah anda tertimpa oleh BTS, apa yang akan terjadi? Ditambah lagi dengan angin kencang yang sering terjadi di Indonesia semakin membuat was-was warga yang dekat dengan BTS.

Riau Terkini/Forum IDWS

Ada Tower Seluler di Taman Kota, Warga Pekanbaru PROTES!! Ini Lho.. Bahaya Sinyal BTS

Ada Tower Seluler di Taman Kota, Warga Pekanbaru PROTES!! Ini Lho.. Bahaya Sinyal BTS

RiauJOS.com, Pekanbaru - Keberadaan tower telekomunikasi yang berdiri setinggi 20 meter tepat di trotoar Taman Kota Kayu Putih Kelurahan Simpang Empat Kecamatan Pekanbaru Kota, di protes warga Kota Pekanbaru.

"Kami sudah berkali-kali melayangkan surat baik ke DPRD Kota Pekanbaru maupun Pemerintah Kota Pekanbaru. Tapi belum ada respon sama sekali," kata Hinsatopa Simatupang di Pekanbaru, Rabu, 23 Agustus 2017 dikutip Riau JOS dari laman Riau Terkini.

Hinsatopa Simatupang selaku ketua RW 03, Kelurahan Simpang Empat, Kecamatan Pekanbaru Kota, atau lokasi tempat menara Base Transceiver Station (BTS) itu berada.

Menurut keterangan Hinsatopa, BTS jenis "micro cell" tersebut telah berdiri sejak setahun terakhir. Padahal, kata dia, baik aparat pemerintahan tingkat RW maupun RT setempat tidak pernah memberikan rekomendasi pendirian menara itu.

Dia mengatakan, Taman Kayu Putih yang selalu ramai pada sore hari itu berdiri diatas lahan Pemerintah Provinsi Riau. "Anehnya saat pendirian tower itu dilakukan, mereka pernah menunjukkan ke kita surat izin pendirian tower dari Pemko Pekanbaru. Padahal itu lahan milik Pemprov Riau. Kami juga tidak pernah berikan rekomendasi," paparnya.

Setelah kesekian kalinya mengirim surat kepada anggota DPRD dan Pemko Pekanbaru, dia mengatakan pekan lalu kembali mengirimkan surat ke perusahaan penanggung jawab BTS itu. Surat berisikan permintaan pemindahan tower yang dikeluarkan 16 Agustus 2017 lalu itu ditujukan ke Excel Comindo Pekanbaru.

"Barusan kami kirim lagi karena di sebelah BTS tersebut merupakan kediaman Pak Rifai Rahman (Mantan Wakil Gubernur Riau 1998-2003). Beliau keberatan dengan keberadaan tower itu," jelasnya.

Lantas, dia bersama sejumlah warga lainnya berharap agar BTS tersebut dapat segera ditindak lanjuti oleh Pemko Pekanbaru. Apakah nantinya harus dibongkar atau dipindahkan.

Sementara, Pemerintah Kota Pekanbaru menyatakan akan mengusut keberadaan menara telekomunikasi setinggi 20 meter yang berdiri di areal rekreasi Taman Kayu Putih, Kecamatan Pekanbaru Kota.

"Kita sudah menerima laporan itu dan sedang kita koordinasikan bersama Dinas terkait," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian.

Zulfahmi mengatakan, laporan keberadaan menara BTS milik salah satu perusahaan perusahaan telekomunikasi swasta nasional itu diperoleh dari camat Pekanbaru Kota.

Kata Zul, Dalam waktu dekat laporan tersebut akan dikoordinasikan dengan Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru dan Dinas Komunikasi Informasi Pekanbaru.

 Ini Lho.. Bahaya Sinyal BTS


Perkembangan teknologi yang semakin pesat khususnya dalam bidang telekomunikasi mendorong berbagi operator provider untuk mengembangkan kualitas jaringan mereka. 

Salah satu cara yang mereka lakukan guna tercapainya kualitas jaringan yang bagus dengan cara memperbanyak jumlah BTS atau masyarakat kerap menyebutnya dengan "tower seluler" dan ada juga yang menyebutnya dengan nama tower pemancar sinyal. 

Hal ini seiring dengan minimnya tingkat pendidikan di Indonesia sehingga mereka dengan mudah dapat di iming-imingi sesuatu yang ternyata dibalik iming-iming itu ada dampak bahaya yang sangat besar bagi mereka. 

Misalnya, disuatu daerah ada suatu operator seluler yang ingin membangun BTS di kampung, dengan iming-iming pemilik tanah yang mau lahannya disewa untuk pembangunan BTS akan diberi uang sebesar Rp.100 juta maka tanpa berfikir panjang langsung saja dia setuju. 

Sementara, pembangunan BTS memerlukan izin dari warga sekitar, sehingga dengan mengumpulkan warga mereka memberi iming-iming akan diberi uang sebesar Rp.1 juta untuk satu tanda tangan dari mereka (yang berarti mereka menyetujui pembangunan BTS tersebut. 

Siapa sih yang tak tergiur dengan uang satu juta hanya dengan bertanda tangan saja? Tentu saja banyak warga yang menyetujuinya. BTS sebenarnya membahayakan kehidupan mereka.


Radiasi BTS dapat memicu kanker

Meskipun ada dua pendapat yang berbeda yang satu mengatakan bahwa radiasi BTS sangat kecil dan tidak berbahaya, sedangkan yang satu lagi mengatakan bahwa radiasi BTS itu sangat berbahaya dan menyebabkan kanker. Saya cenderung lebih percaya dari pernyataan ke dua, mengapa? Ada dua hal yang membuat saya percaya dengan nomor dua, yang pertama saya sekolah jurusan listrik dan sedikit-sedikit mengerti tentang radiasi. 

Kita tau bahwa BTS menggunakan daya energi yang sangat besar sehingga kemungkinan radiasi juga besar. Yang kedua saya lebih diyakinkan dengan penelitian seorang peneliti dari India yang bernama Prof Girish Kumar. Beliau mengatakan bahwa dampak radiasi BTS sangat fatal dan dapat memicu kanker. Jadi jelas saja saya lebih percaya dengan pernyataan kedua dari pada pernyataan pertama yang tanpa ada bukti dan penelitian.


Menurunkan sistem kekebalan tubuh

Berdasarkan penelitian di India ternyata BTS mengeluarkan medan elektromagnetik. Medan elektromagnetik dari BTS inilah yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh manusia.

Mudah terserang penyakit

Hal ini masih berkaitan dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Jika seseorang lemah dalam sistem kekebalan tubuh maka akan mudah sekali untuk terserang penyakit. Contohnya saja penyakit HIV yang menyerang sistem kekebalan tubuh, penderita penyakit tersebut akan mudah sekali terserang penyakit.

Mudah terkena petir

Seperti kita tau petir akan lebih suka menyambar sesuatu yang tinggi dan terutama lancip. Bentuk BTS yang tinggi dan lancip menjulang menjadi sasaran empuk petir, namun tenang saja karena di setiap BTS sudah dipasang anti petir (grounding) yang sangat baik sekali (R<1 Ohm). Meskipun demikian jika rumah anda dekat dengan BTS maka anda akan tetap merasakan dampak dari tersambarnya BTS oleh petir.

Bahaya BTS roboh

Nah ini yang sering kali menjadi pertimbangan masyarakat jika BTS suatu saat akan roboh. Mengingat BTS yang semua bagiannya terbuat dari besi, sangat tinggi dan tentunya berat bayangkan jika rumah anda tertimpa oleh BTS, apa yang akan terjadi? Ditambah lagi dengan angin kencang yang sering terjadi di Indonesia semakin membuat was-was warga yang dekat dengan BTS.

Riau Terkini/Forum IDWS