Rumah Kontrakan Mahasiswi yang Dipasangi CCTV di Kamar Mandi

RiauJOS.com, Serang - Kepolisian Polres Serang Kota saat ini menyelidiki laporan adanya pemasangan CCTV (Closed Circuit Television) di salah satu kontrakan di Palima, Kota Serang.

Ada 13 mahasiswi tinggal dan memakai 1 kamar mandi yang ternyata terpasang kamera pengintai.

Diwartakan Detik, di lokasi kontrakan, saat ini kontrakan berbentuk rumah tepatnya di Jalan Raya Palima Raya dalam kondisi terkunci. Rumah itu juga terlihat kosong meskipun beberapa kali dicoba diketuk.

Laporan tetangga, Sunariyah, pemilik kontrakan bernama Lamri yang juga pemilik bengkel asesoris mobil. Kontrakan memang dipergunakan khusus mahasiwi salah satu universitas di Kota Serang. Semenjak pemilik ditahan oleh kepolisian, kontrakan sepi dan keluarga pemilik juga pindah.

"Lamri aranamah (namanya) buka bengkel asesoris mobil. Kos-kosan perempuan, cuma udah pada pindah," kata Sunariyah saat ditemui wartawan di Jl. Palima Raya, Kota Serang, Senin, 31 Juli 2017.

Selain itu, berdasarkan pantauan, ruko yang digunakan sebagai bengkel asesoris mobil juga rupanya berdempetan dengan kontrakan. Di ruko tersebut terlihat spanduk pengumuman pemasangan aneka asesoris seperti audio, sampai lampu mobil.

Tetangga lain, Jaja Rojali yang ditemui wartawan mengaku baru tahu bahwa pemilik kontrakan tersebut memasang CCTV di kamar mandi mahasiswi. Ia mengatakan saat ini kontrakan juga sudah ditinggalkan penghuni lama yang jumlahnya belasan orang.

"Kita tahunya nama pemiliknya Lamri aja. Emang khusus buat kontrakan mahasiswi," ujarnya.

Berdasarkan keterangan Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin, dari ruko tersebut pemilik kontrakan memasang CCTV yang tersambung ke kamar mandi mahasiswi. Kabel tersambung langsung ke monitor pemilik kontrakan sepanjang 10 meter. Sayangnya, sebelum ditahan kepolisian pemilik rupanya sudah menghancurkan monitor CCTV.

"Kita tidak bisa melihat apakah ini bisa digunakan merekam atau tidak. Kalau dilihat dari tampilan awal, (untuk) live. Kan ada CCTV untuk melihat langsung," kata Komarudin kepada wartawan.

WASPADA!! Ini Penampakan Rumah Kontrakan Mahasiswi yang Dipasangi CCTV di Kamar Mandi

Rumah Kontrakan Mahasiswi yang Dipasangi CCTV di Kamar Mandi

RiauJOS.com, Serang - Kepolisian Polres Serang Kota saat ini menyelidiki laporan adanya pemasangan CCTV (Closed Circuit Television) di salah satu kontrakan di Palima, Kota Serang.

Ada 13 mahasiswi tinggal dan memakai 1 kamar mandi yang ternyata terpasang kamera pengintai.

Diwartakan Detik, di lokasi kontrakan, saat ini kontrakan berbentuk rumah tepatnya di Jalan Raya Palima Raya dalam kondisi terkunci. Rumah itu juga terlihat kosong meskipun beberapa kali dicoba diketuk.

Laporan tetangga, Sunariyah, pemilik kontrakan bernama Lamri yang juga pemilik bengkel asesoris mobil. Kontrakan memang dipergunakan khusus mahasiwi salah satu universitas di Kota Serang. Semenjak pemilik ditahan oleh kepolisian, kontrakan sepi dan keluarga pemilik juga pindah.

"Lamri aranamah (namanya) buka bengkel asesoris mobil. Kos-kosan perempuan, cuma udah pada pindah," kata Sunariyah saat ditemui wartawan di Jl. Palima Raya, Kota Serang, Senin, 31 Juli 2017.

Selain itu, berdasarkan pantauan, ruko yang digunakan sebagai bengkel asesoris mobil juga rupanya berdempetan dengan kontrakan. Di ruko tersebut terlihat spanduk pengumuman pemasangan aneka asesoris seperti audio, sampai lampu mobil.

Tetangga lain, Jaja Rojali yang ditemui wartawan mengaku baru tahu bahwa pemilik kontrakan tersebut memasang CCTV di kamar mandi mahasiswi. Ia mengatakan saat ini kontrakan juga sudah ditinggalkan penghuni lama yang jumlahnya belasan orang.

"Kita tahunya nama pemiliknya Lamri aja. Emang khusus buat kontrakan mahasiswi," ujarnya.

Berdasarkan keterangan Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin, dari ruko tersebut pemilik kontrakan memasang CCTV yang tersambung ke kamar mandi mahasiswi. Kabel tersambung langsung ke monitor pemilik kontrakan sepanjang 10 meter. Sayangnya, sebelum ditahan kepolisian pemilik rupanya sudah menghancurkan monitor CCTV.

"Kita tidak bisa melihat apakah ini bisa digunakan merekam atau tidak. Kalau dilihat dari tampilan awal, (untuk) live. Kan ada CCTV untuk melihat langsung," kata Komarudin kepada wartawan.