Social Items


RiauJOS.com, Toraja - AT (38 tahun), oknum PNS Pemerintah Kabupaten Toraja Utara diamankan di Mapolres Tana Toraja, setelah mengendarai sepeda motor berkeliling Kota Rantepao tanpa berbusana.

Kasat Lantas Polres Tana Toraja dan Toraja Utara AKP Abdul Rahman menyebutkan AT ditahan karena melakukan aksi tidak senonoh di muka umum sambil mengendarai sepeda motor pada Kamis sore, 27 Juli 2017.

"Oknum PNS Pemkab Toraja Utara itu kini ditahan, masih dalam pemeriksaan kondisi kejiwaan," ujar Rahman dalam keterangannya, Jumat sore ini, dikutip Riau JOS dari laman Detik.

Mengenai motif PNS yang mengendarai motor tanpa sehelai kain, polisi masih mendalaminya. "Motifnya t3l4nj4ng sambil mengendarai sepeda motor (masih didalami)," katanya.

Saat ini, video AT mengendarai motor skuter Yamaha dan menggunakan helm full face diunggah di YouTube oleh salah seorang pengendara yang merekam aksi bugil AT menjadi viral di media sosial manapun.

Pria yang Cerdas, Lulus PNS tanpa Bantuan Siapapun


Pria yang menggegerkan Toraja, Sulsel, ini bernama Abraham Tana (38 tahun). Ia nekat naik motor keliling kota dalam keadaan tanpa busana, Kamis sore ini.

Diwartakan Fajar Online, Abraham diduga melakukan itu karena depresi lantaran sering dimutasi. PNS Toraja Utara ini juga tidak senang dengan kondisi kantor barunya yang telat buka pada pagi hari.

Keluarga Abraham termasuk orang terpandang di Rantelemo Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ayah Abraham adalah seorang pejabat Pertamina di Kabupaten Toraja.

Abraham merupakan lulusan terbaik Fakultas Komputer di sebuah universitas swasta di Jakarta. Ia mendaftar PNS melalui sistem online dan lulus tanpa bantuan orang lain.

Abraham berhasil menjadi PNS melalui seleksi yang sangat ketat berkat kecerdasannya. Sejak menjadi PNS, dia sudah beberapa kali dimutasi. Terakhir, dia ditugaskan di kantor Kelurahan Saddang, Kabupaten Toraja Utara. Namun, dia kecewa karena kantornya sering telat buka.

“Dia stres karena sejak awal diterima menjadi PNS dengan lulus murni, dia selalu dilempar ke sana kemari dalam pekerjaannya,” Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, AKP Matius, Jumat, 28 Juli.

Puncaknya, Abraham kesal karena dia sudah tiba di kantornya untuk bekerja, tapi belum buka. Akhirnya, Abraham pulang dan melakukan aksi konyolnya.

“Dia ini PNS rajin, pintar, dan selalu ingin berkarya, dan membenci mereka yang hanya berstatus PNS,” pungkas Matius.

Meggemparkan Jagat Maya..!! Video Oknum PNS Toraja Aksi Naik Sepeda Motor Tanpa Berbusana


RiauJOS.com, Toraja - AT (38 tahun), oknum PNS Pemerintah Kabupaten Toraja Utara diamankan di Mapolres Tana Toraja, setelah mengendarai sepeda motor berkeliling Kota Rantepao tanpa berbusana.

Kasat Lantas Polres Tana Toraja dan Toraja Utara AKP Abdul Rahman menyebutkan AT ditahan karena melakukan aksi tidak senonoh di muka umum sambil mengendarai sepeda motor pada Kamis sore, 27 Juli 2017.

"Oknum PNS Pemkab Toraja Utara itu kini ditahan, masih dalam pemeriksaan kondisi kejiwaan," ujar Rahman dalam keterangannya, Jumat sore ini, dikutip Riau JOS dari laman Detik.

Mengenai motif PNS yang mengendarai motor tanpa sehelai kain, polisi masih mendalaminya. "Motifnya t3l4nj4ng sambil mengendarai sepeda motor (masih didalami)," katanya.

Saat ini, video AT mengendarai motor skuter Yamaha dan menggunakan helm full face diunggah di YouTube oleh salah seorang pengendara yang merekam aksi bugil AT menjadi viral di media sosial manapun.

Pria yang Cerdas, Lulus PNS tanpa Bantuan Siapapun


Pria yang menggegerkan Toraja, Sulsel, ini bernama Abraham Tana (38 tahun). Ia nekat naik motor keliling kota dalam keadaan tanpa busana, Kamis sore ini.

Diwartakan Fajar Online, Abraham diduga melakukan itu karena depresi lantaran sering dimutasi. PNS Toraja Utara ini juga tidak senang dengan kondisi kantor barunya yang telat buka pada pagi hari.

Keluarga Abraham termasuk orang terpandang di Rantelemo Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ayah Abraham adalah seorang pejabat Pertamina di Kabupaten Toraja.

Abraham merupakan lulusan terbaik Fakultas Komputer di sebuah universitas swasta di Jakarta. Ia mendaftar PNS melalui sistem online dan lulus tanpa bantuan orang lain.

Abraham berhasil menjadi PNS melalui seleksi yang sangat ketat berkat kecerdasannya. Sejak menjadi PNS, dia sudah beberapa kali dimutasi. Terakhir, dia ditugaskan di kantor Kelurahan Saddang, Kabupaten Toraja Utara. Namun, dia kecewa karena kantornya sering telat buka.

“Dia stres karena sejak awal diterima menjadi PNS dengan lulus murni, dia selalu dilempar ke sana kemari dalam pekerjaannya,” Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, AKP Matius, Jumat, 28 Juli.

Puncaknya, Abraham kesal karena dia sudah tiba di kantornya untuk bekerja, tapi belum buka. Akhirnya, Abraham pulang dan melakukan aksi konyolnya.

“Dia ini PNS rajin, pintar, dan selalu ingin berkarya, dan membenci mereka yang hanya berstatus PNS,” pungkas Matius.