Kaesang udah bosen sama YouTube, dapetnya uangnya kecil mulu

RiauJOS.com, Bisnis - Publik tengah digemparkan dengan dilaporkannya Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, ke Polres Bekasi Kota karena di vlognya yang berjudul #BapakMintaProyek dinilai memuat ujaran kebencian dan penodaan agama. Belakangan kasus itu dihentikan karena dianggap mengada-ada.

Terlepas dari kontroversi tersebut ada pernyataan menarik dari Kesang di awal video YouTube-nya tersebut. Pernyataan tersebut berbunyi:

“Bapak, mbok Kaesang mau minta proyek triliunan Bapak yang ada di pemerintah, Kaesang udah bosen sama YouTube, dapetnya uangnya kecil mulu.”

Pernyataan di atas memang hanya sebuah guyonan untuk mengkritik sejumlah oknum yang kerap meminta proyek di pemerintahan.

Namun benarkah kalau pendapatan Kaesang dari YouTube kecil? Berapa sebenarnya pundi-pundi uang yang diperoleh Kaesang dari YouTube?

Bicara soal sejarah Kaesang terjun sebagai YouTuber, awalnya ia mulai merambah dunia kreatif di internet dengan menulis blog saat ayahnya belum menjadi presiden, tepatnya pada tahun 2011. Blognya berjudul Diary Anak Kampung atau Mister Kacang spontan menjadi sorotan ketika ayahnya mulai masuk politik nasional.

Baru pada Maret 2016, lulusan Anglo-Chinese School Singapura itu merambah dunia YouTube dengan membuat vlog. Lewat vlog, Kaesang tak jarang mengeksplor kehidupannya sebagai anak presiden, bahkan kadang melibatkan Presiden Jokowi sebagai partner 'akting'.

Saat ini channel YouTube Kaesang telah memilki sekitar 300 ribu subscribers dan secara keseluruhan 31 video di channel-nya telah ditonton hingga 19,9 juta kali.

Biasanya, dari jumlah views sebanyak 100 ribu, pemilik channel di YouTube bisa mendapatkan sekitar 50 sampai 100 dolar AS. Namun hal ini bersifat tak pasti karena ada banyak faktor lain yang mempengaruhi penghasilan seorang YouTuber.

Selama ini Kaesang seperti halnya kebanyakan YouTuber lain bersikap tertutup terkait penghasilan yang diperoleh dari YouTube.

Kumparan mewartakan, estimasi pendapatan Kaesang menggunakan sejumlah aplikasi dan situs yang kerap digunakan untuk memprediksi penghasilan dari YouTube.

Berdasarkan kalkulasi dari aplikasi vidIQ, Kaesang diperkirakan mendapat penghasilan sejumlah 3.966 dolar AS (Rp 53.156.298) per bulannya. Situs dbase.tube memperkirakan penghasilan Kaesang mencapai 9.660 dolar AS (Rp 129.472.980) per bulannya.

Sementara itu berdasarkan perhitungan di situs Social Blade memberikan kisaran yakni 720-11.500 dolar AS (Rp 9.649.440- Rp 154.123.000) per bulannya.

Sekali lagi angka-angka ini hanyalah perkiraan. Namun jika melihat penghasilan YouTubers terkenal dunia yang dapat menghasilkan jutaan dolar per tahun, tentu apa yang diperkirakan diperoleh Kaesang ini masih masuk akal.

Sebut saja Felix Arvid Ulf, YouTuber dengan akun PewDiePie tahun 2016 lalu berhasil menorehkan total penghasilan hingga 15 juta dolar AS (Rp 201.030.000.000) atau sekitar 1,25 juta dolar AS (Rp 16.752.500.000) per bulannya dan Roman Atwood dengan penghasilan total 8 juta dolar AS (Rp 107.216.000.000) sekitar 666.000 dolar AS (Rp. 8.934.657.732) per bulannya.

Mengintip Penghasilan Kaesang sebagai YouTuber

Kaesang udah bosen sama YouTube, dapetnya uangnya kecil mulu

RiauJOS.com, Bisnis - Publik tengah digemparkan dengan dilaporkannya Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, ke Polres Bekasi Kota karena di vlognya yang berjudul #BapakMintaProyek dinilai memuat ujaran kebencian dan penodaan agama. Belakangan kasus itu dihentikan karena dianggap mengada-ada.

Terlepas dari kontroversi tersebut ada pernyataan menarik dari Kesang di awal video YouTube-nya tersebut. Pernyataan tersebut berbunyi:

“Bapak, mbok Kaesang mau minta proyek triliunan Bapak yang ada di pemerintah, Kaesang udah bosen sama YouTube, dapetnya uangnya kecil mulu.”

Pernyataan di atas memang hanya sebuah guyonan untuk mengkritik sejumlah oknum yang kerap meminta proyek di pemerintahan.

Namun benarkah kalau pendapatan Kaesang dari YouTube kecil? Berapa sebenarnya pundi-pundi uang yang diperoleh Kaesang dari YouTube?

Bicara soal sejarah Kaesang terjun sebagai YouTuber, awalnya ia mulai merambah dunia kreatif di internet dengan menulis blog saat ayahnya belum menjadi presiden, tepatnya pada tahun 2011. Blognya berjudul Diary Anak Kampung atau Mister Kacang spontan menjadi sorotan ketika ayahnya mulai masuk politik nasional.

Baru pada Maret 2016, lulusan Anglo-Chinese School Singapura itu merambah dunia YouTube dengan membuat vlog. Lewat vlog, Kaesang tak jarang mengeksplor kehidupannya sebagai anak presiden, bahkan kadang melibatkan Presiden Jokowi sebagai partner 'akting'.

Saat ini channel YouTube Kaesang telah memilki sekitar 300 ribu subscribers dan secara keseluruhan 31 video di channel-nya telah ditonton hingga 19,9 juta kali.

Biasanya, dari jumlah views sebanyak 100 ribu, pemilik channel di YouTube bisa mendapatkan sekitar 50 sampai 100 dolar AS. Namun hal ini bersifat tak pasti karena ada banyak faktor lain yang mempengaruhi penghasilan seorang YouTuber.

Selama ini Kaesang seperti halnya kebanyakan YouTuber lain bersikap tertutup terkait penghasilan yang diperoleh dari YouTube.

Kumparan mewartakan, estimasi pendapatan Kaesang menggunakan sejumlah aplikasi dan situs yang kerap digunakan untuk memprediksi penghasilan dari YouTube.

Berdasarkan kalkulasi dari aplikasi vidIQ, Kaesang diperkirakan mendapat penghasilan sejumlah 3.966 dolar AS (Rp 53.156.298) per bulannya. Situs dbase.tube memperkirakan penghasilan Kaesang mencapai 9.660 dolar AS (Rp 129.472.980) per bulannya.

Sementara itu berdasarkan perhitungan di situs Social Blade memberikan kisaran yakni 720-11.500 dolar AS (Rp 9.649.440- Rp 154.123.000) per bulannya.

Sekali lagi angka-angka ini hanyalah perkiraan. Namun jika melihat penghasilan YouTubers terkenal dunia yang dapat menghasilkan jutaan dolar per tahun, tentu apa yang diperkirakan diperoleh Kaesang ini masih masuk akal.

Sebut saja Felix Arvid Ulf, YouTuber dengan akun PewDiePie tahun 2016 lalu berhasil menorehkan total penghasilan hingga 15 juta dolar AS (Rp 201.030.000.000) atau sekitar 1,25 juta dolar AS (Rp 16.752.500.000) per bulannya dan Roman Atwood dengan penghasilan total 8 juta dolar AS (Rp 107.216.000.000) sekitar 666.000 dolar AS (Rp. 8.934.657.732) per bulannya.