Social Items

Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin

RiauJOS.com, Banten - Aksi pemilik kontrakan berinisial A, 40 tahun yang memasang CCTV dalam kamar mandi yang dihuni mahasiswi di lingkungan Palima, Serang Banten akhirnya berakhir ke ranah hukum.

Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin mengatakan, dari hasil interogasi yang dilakukan, pelaku sudah memasang CCTV di kamar mandi mahasiwi lebih dari setahun. CCTV itu dipasang dan langsung tersambung ke ruangan dan monitor milik pelaku.

“Kalau kita lihat bukti di TKP, kabel terpasang memang cukup lama,” ujarnya, Sabtu malam, 29 Juli 2017 dikutip Riau JOS dari laman NonstopNews[dot]id.

Menurut Komarudin, pelaku memasang CCTV di kamar mandi mahasiswi untuk disaksikan secara langsung.

“Kita tidak bisa melihat apakah ini bisa digunakan merekam atau tidak. Kalau dilihat dari tampilan awal, (untuk) live Kan ada CCTV untuk melihat langsung,” ungkapnya.

Sebelumnya, dikabarkan sejumlah mahasiswi di Serang, Banten digegerkan dengan adanya kamera tersembunyi CCTV dalam kamar mandi kontrakan yang dihuninya. 

Mahasiswi yang kaget pun melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian.

Mahasiswi Lapor Polisi


Sebanyak 15 mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin, Serang, Banten menyerbu Polres Serang Kota guna melaporkan kelakuan yang dilakukan pengelola sekaligus pemilik kos putri berinisial A.

Bapak dua orang anak itu, diduga dengan sengaja memasang kamera pengintai atau CCTV didalam kamar mandi kosannya di Lingkungan Palima, Kelurahan Suka Jaya, Kecamatan Curug, Kota Serang.

Salah satu mahasiswi berinisial ES mengaku dirinya bersama 14 rekannya tak mengetahui ternyata aktifitasnya didalam kamar mandi bisa dilihat melalui CCTV yang dipasang oleh pengelola sekaligus pemilik kos.

Salah satu penghuni kos kemudian mengecek dengan mengambil CCTV yang terpasang di plafon yang berada disudut kamar mandi. Ternyata, ada kabel yang tersambung menuju ruko milik A yang letaknya tak jauh dari kosan sekitar 5-10 meter.

"Enggak curiga awalnya, kaya lampu ajah bentuknya. Dicek ternyata kamera, pas ditanya ke bapak kos ngakunya itu jam tangan," kata ES ditemui di Mapolres Serang Kota, Sabtu, 29 Juli 2017 dikutip Riau JOS dari laman Okezone.

Sementara, pemilik kos tak mengakui perbuatannya, seluruh penghuni yang kesal dengan ulah pelaku kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Curug dilanjutkan ke Polres Serang Kota.

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin membenarkan adanya laporan tersebut. Katanya, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada terduga pelaku dan pelapor.

"Yang melaporkan ada enam mahasiswa, pelaku A ini juga sudah mengakui perbuatannya tersebut. Namun, motifnya masih kita dalami. Apa tujuannya (pasang CCTV)? sejak kapan dipasang," ujar Kapolres.

Berdasarkan pengakuan pelaku, perbuatan yang dilakukan hanya sekedar keisengannya dan CCTV tersebut sudah dipasang sekitar satu tahun lalu.

"Karena kamar mandinya deket, pas denger ada suara penghuni kos mandi, dia langsung nyalain monitor, karena dari keterangan pelaku perbuatannya itu hanya iseng saja," ujarnya.


Gila..!! Sudah Setahun, Pemilik Kontrakan Pasang CCTV di Kamar Mandi Mahasiswi UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Serang Banten

Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin

RiauJOS.com, Banten - Aksi pemilik kontrakan berinisial A, 40 tahun yang memasang CCTV dalam kamar mandi yang dihuni mahasiswi di lingkungan Palima, Serang Banten akhirnya berakhir ke ranah hukum.

Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin mengatakan, dari hasil interogasi yang dilakukan, pelaku sudah memasang CCTV di kamar mandi mahasiwi lebih dari setahun. CCTV itu dipasang dan langsung tersambung ke ruangan dan monitor milik pelaku.

“Kalau kita lihat bukti di TKP, kabel terpasang memang cukup lama,” ujarnya, Sabtu malam, 29 Juli 2017 dikutip Riau JOS dari laman NonstopNews[dot]id.

Menurut Komarudin, pelaku memasang CCTV di kamar mandi mahasiswi untuk disaksikan secara langsung.

“Kita tidak bisa melihat apakah ini bisa digunakan merekam atau tidak. Kalau dilihat dari tampilan awal, (untuk) live Kan ada CCTV untuk melihat langsung,” ungkapnya.

Sebelumnya, dikabarkan sejumlah mahasiswi di Serang, Banten digegerkan dengan adanya kamera tersembunyi CCTV dalam kamar mandi kontrakan yang dihuninya. 

Mahasiswi yang kaget pun melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian.

Mahasiswi Lapor Polisi


Sebanyak 15 mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin, Serang, Banten menyerbu Polres Serang Kota guna melaporkan kelakuan yang dilakukan pengelola sekaligus pemilik kos putri berinisial A.

Bapak dua orang anak itu, diduga dengan sengaja memasang kamera pengintai atau CCTV didalam kamar mandi kosannya di Lingkungan Palima, Kelurahan Suka Jaya, Kecamatan Curug, Kota Serang.

Salah satu mahasiswi berinisial ES mengaku dirinya bersama 14 rekannya tak mengetahui ternyata aktifitasnya didalam kamar mandi bisa dilihat melalui CCTV yang dipasang oleh pengelola sekaligus pemilik kos.

Salah satu penghuni kos kemudian mengecek dengan mengambil CCTV yang terpasang di plafon yang berada disudut kamar mandi. Ternyata, ada kabel yang tersambung menuju ruko milik A yang letaknya tak jauh dari kosan sekitar 5-10 meter.

"Enggak curiga awalnya, kaya lampu ajah bentuknya. Dicek ternyata kamera, pas ditanya ke bapak kos ngakunya itu jam tangan," kata ES ditemui di Mapolres Serang Kota, Sabtu, 29 Juli 2017 dikutip Riau JOS dari laman Okezone.

Sementara, pemilik kos tak mengakui perbuatannya, seluruh penghuni yang kesal dengan ulah pelaku kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Curug dilanjutkan ke Polres Serang Kota.

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin membenarkan adanya laporan tersebut. Katanya, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada terduga pelaku dan pelapor.

"Yang melaporkan ada enam mahasiswa, pelaku A ini juga sudah mengakui perbuatannya tersebut. Namun, motifnya masih kita dalami. Apa tujuannya (pasang CCTV)? sejak kapan dipasang," ujar Kapolres.

Berdasarkan pengakuan pelaku, perbuatan yang dilakukan hanya sekedar keisengannya dan CCTV tersebut sudah dipasang sekitar satu tahun lalu.

"Karena kamar mandinya deket, pas denger ada suara penghuni kos mandi, dia langsung nyalain monitor, karena dari keterangan pelaku perbuatannya itu hanya iseng saja," ujarnya.