Social Items

Setelah Dicek Polisi Ternyata..

RiauJOS.com, Wonorejo - Selama dua hari terakhir, warga Surabaya resah akibat kabar tentang pocong begal. Kabar menyebar secara viral di berbagai media sosial, mulai Facebook, Instagram, hingga WhatsApp.

Dalam sebuah video, terlihat sosok putih yang menyerupai pocong berdiri di dekat tiang listrik. Pengguna medsos menyebut penampakan pocong itu terlihat di kawasan Wonorejo, Rungkut, arah ke ekowisata Mangrove.

"Untuk pengendara roda dua di daerah Surabaya (terutama daerah merr). Hati-hati ya modus begal dengan menjadi pocong-pocongan," tulis akun Line bernama Ghinanury.

Dia juga menjelaskan waktu kemunculan pocong tersebut. Yakni antara pukul 23.00 hingga pukul 02.00.


Banyak yang mengomentari video tersebut. Kebanyakan resah dan saling mengingatkan agar tetap waspada.

Kabar tersebut akhirnya terdengar ke telinga polisi. Saat ditunjukkan video tersebut oleh JawaPos.com, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga menegaskan bahwa tidak pernah ada laporan begal bermodus pocong tersebut.

"Tidak ada laporan. Coba kami cek biar lebih pasti," tegasnya, Selasa malam, 6 Juni 2017 dikutip dari laman JawaPos.

Rabu malam, 7 Juni, sejumlah Tim Antibandit Polres Surabaya mengecek lokasi. Mereka sengaja datang ke sana jam 24.00, untuk membuktikan kemunculan pocong tersebut.

Kenyataannya pocong tidak muncul. Mereka lantas bertanya ke warga sekitar dan sekuriti sebuah kampus.

Warga di sana juga tahu kemunculan pocong tersebut. Tetapi itu bukanlah begal.

"Itu perbuatan anak-anak bukan asli sini. Mereka naik motor matic warna biru, terus ngikat guling dibungkus kain putih ke tiang listrik," terang salah seorang polisi yang mendapat informasi dari sekuriti.

guling yang dipakai untuk pocong-pocongan

Mereka juga menemukan guling yang dipakai untuk pocong-pocongan. Melihat temuan itu, motif pocongan itu kemungkinam kuat hanya iseng dan menakut-nakuti pengguna jalan. Bukan modus begal.

Berdasar laporan anak buahnya di lapangan, Shinto memastikan video pocong begal yang viral itu hoaxs. "Jadi tidak benar itu semua ya. Masyarakat tidak perlu kuatir dengan kabar tersebut. Namun tetap harus waspada kejahatan di mana saja," imbau alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 tersebut.


Penelusuran Riau JOS di Internet, Jumat, 9 Juni 2017, heboh soal kemunculan orang yang berpura-pura jadi pocong lantas membegal pelaku di jalanan, sudah pernah terjadi pada September 2016. Diduga kuat, anak-anak iseng itu terinspirasi dari tontonan video yang mereka dapatkan dari internet.

MedSos Gempar!! Ada Pocong Begal Keluyuran di Jalanan, Setelah Dicek Polisi Ternyata..

Setelah Dicek Polisi Ternyata..

RiauJOS.com, Wonorejo - Selama dua hari terakhir, warga Surabaya resah akibat kabar tentang pocong begal. Kabar menyebar secara viral di berbagai media sosial, mulai Facebook, Instagram, hingga WhatsApp.

Dalam sebuah video, terlihat sosok putih yang menyerupai pocong berdiri di dekat tiang listrik. Pengguna medsos menyebut penampakan pocong itu terlihat di kawasan Wonorejo, Rungkut, arah ke ekowisata Mangrove.

"Untuk pengendara roda dua di daerah Surabaya (terutama daerah merr). Hati-hati ya modus begal dengan menjadi pocong-pocongan," tulis akun Line bernama Ghinanury.

Dia juga menjelaskan waktu kemunculan pocong tersebut. Yakni antara pukul 23.00 hingga pukul 02.00.


Banyak yang mengomentari video tersebut. Kebanyakan resah dan saling mengingatkan agar tetap waspada.

Kabar tersebut akhirnya terdengar ke telinga polisi. Saat ditunjukkan video tersebut oleh JawaPos.com, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga menegaskan bahwa tidak pernah ada laporan begal bermodus pocong tersebut.

"Tidak ada laporan. Coba kami cek biar lebih pasti," tegasnya, Selasa malam, 6 Juni 2017 dikutip dari laman JawaPos.

Rabu malam, 7 Juni, sejumlah Tim Antibandit Polres Surabaya mengecek lokasi. Mereka sengaja datang ke sana jam 24.00, untuk membuktikan kemunculan pocong tersebut.

Kenyataannya pocong tidak muncul. Mereka lantas bertanya ke warga sekitar dan sekuriti sebuah kampus.

Warga di sana juga tahu kemunculan pocong tersebut. Tetapi itu bukanlah begal.

"Itu perbuatan anak-anak bukan asli sini. Mereka naik motor matic warna biru, terus ngikat guling dibungkus kain putih ke tiang listrik," terang salah seorang polisi yang mendapat informasi dari sekuriti.

guling yang dipakai untuk pocong-pocongan

Mereka juga menemukan guling yang dipakai untuk pocong-pocongan. Melihat temuan itu, motif pocongan itu kemungkinam kuat hanya iseng dan menakut-nakuti pengguna jalan. Bukan modus begal.

Berdasar laporan anak buahnya di lapangan, Shinto memastikan video pocong begal yang viral itu hoaxs. "Jadi tidak benar itu semua ya. Masyarakat tidak perlu kuatir dengan kabar tersebut. Namun tetap harus waspada kejahatan di mana saja," imbau alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 tersebut.


Penelusuran Riau JOS di Internet, Jumat, 9 Juni 2017, heboh soal kemunculan orang yang berpura-pura jadi pocong lantas membegal pelaku di jalanan, sudah pernah terjadi pada September 2016. Diduga kuat, anak-anak iseng itu terinspirasi dari tontonan video yang mereka dapatkan dari internet.