Bercerita dengan Wajah Muram dan Bersedih, Ini Pesan Jet Li yang Menginspirasi

RiauJOS.com, China - Di hadapan penyakit semuanya sama, tidak pandang bulu, demikian juga dengan super star kungfu Li Lianjie atau Jet Li, tidak terkecuali.

Baru-baru ini, dalam sebuah acara TV “Amazing Chinese”, dengan raut wajah yang tampak membengkak, dan bola mata yang mencuat, Jet Li dengan wajah muram bercerita.

“Mungkin aku harus menjalani sisa hidupku dengan kursi roda, dan hari-hari itu semakin dekat denganku,” katanya sedih.

Dia memperingatkan setiap orang harus memperhatikan kesehatan, jangan sampai menjual hidup kita di masa muda dengan bekerja mati-matian sampai akhirnya tidak memperhatikan kesehatannya.

Jika tidak, akan menyesal seperti yang dialaminya sekarang, tapi sudah terlambat!

Jet Li mengungkapkan, sejak 2013 lalu, ia didiagnosis menderita hipertiroidisme yang membutuhkan penanganan obat jangka panjang.

Hal ini juga menyebabkan jantung Jet Li mengalami masalah dan akhirnya tidak bisa melakukan olahraga yang berat.

Sebelumnya, karena banyak luka saat syuting ditahun tahun pertama, tulang belakangnya rusak parah, dan dokter sudah memvonisnya, hanya ada dua pilihan, “Tetap syuting film atau kursi roda”

Semua itu adalah akar penyebab yang ditanamnya dari syuting yang padat selama beberapa dekade.

Berkat kerja kerasnya, dia memang berubah dari seorang rakyat kecil menjadi seorang aktor kungfu papan atas di seluruh dunia.

Bayarannya miliaran, terkenal di dunia, tidak ada orang yang tak mengenalnya, tidak hanya membahagiakan keluarganya, dia juga menjadi sosok yang membanggakan bagi orang chinese.

Dan dia layak dikagumi, Jet Li sendiri juga pernah merasa bangga atas dirinya, tapi hatinya hancur seketika saat dokter mengumumkan “peringatan kematian” kepadanya.

Namun, di dunia ini, tidak ada obat penyesalan. Jet Li hanya bisa menerima kenyataan. Sambil menangis ia berkata, “Uang itu bukan segalanya, yang paling penting tetap saja tubuh yang sehat, keluarga yang aman tentram”

Betapa gagah dan semaraknya ketika itu, pun betapa menyedihkan sekali jika harus duduk di atas kursi roda dalam sisa hidupnya.

Tentu saja, ini bukan menjadi alasan bagi kita untuk malas bekerja. Sebaliknya, justru harus bekerja dengan sebaik-baiknya. Hanya saja bekerjalah dengan takaran yang sesuai/sehat, membuat perencanaan kerja secara ilmiah.

Singkatnya, kita tetap harus bekerja dengan baik, tapi bukan bekerja dengan mempertaruhkan nyawa kita.

Segala kebiasaan buruk kita dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari, dan segala cara kerja yang berlebihan itu, sebaiknya tinggalkan semuanya mulai detik ini.

Intinya, jangan pernah mempertaruhkan 30 tahun hidup sebelumnya dengan uang untuk membeli 30 tahun hidup berikutnya, karena cara hidup seperti ini benar-benar tidak berharga.

Dibandingkan dengan mereka sesama artis yang “pergi” lebih dulu karena penyakit akibat kerja yang berlebihan, jelas nasib Jet Li ini masih terbilang beruntung.

Mulai sekarang, jika memang Anda mencintai diri sendiri, cinta keluarga, maka ubahlah kebiasaan buruk menahun itu, pahami beberapa pengetahuan tentang perawatan kesehatan yang benar.

Perhatikanlah kesehatan diri saat masih sehat bugar, rawatlah dan peliharalah kesehatan anda secara teratur, dan kembangkan kebiasaan hidup yang baik.

erabaru.net/twgreatdaily.com

Bercerita dengan Wajah Muram dan Bersedih, Ini Pesan Jet Li yang Menginspirasi: Segala Kerja yang Berlebihan, Tinggalkan Semua Mulai Detik Ini

Bercerita dengan Wajah Muram dan Bersedih, Ini Pesan Jet Li yang Menginspirasi

RiauJOS.com, China - Di hadapan penyakit semuanya sama, tidak pandang bulu, demikian juga dengan super star kungfu Li Lianjie atau Jet Li, tidak terkecuali.

Baru-baru ini, dalam sebuah acara TV “Amazing Chinese”, dengan raut wajah yang tampak membengkak, dan bola mata yang mencuat, Jet Li dengan wajah muram bercerita.

“Mungkin aku harus menjalani sisa hidupku dengan kursi roda, dan hari-hari itu semakin dekat denganku,” katanya sedih.

Dia memperingatkan setiap orang harus memperhatikan kesehatan, jangan sampai menjual hidup kita di masa muda dengan bekerja mati-matian sampai akhirnya tidak memperhatikan kesehatannya.

Jika tidak, akan menyesal seperti yang dialaminya sekarang, tapi sudah terlambat!

Jet Li mengungkapkan, sejak 2013 lalu, ia didiagnosis menderita hipertiroidisme yang membutuhkan penanganan obat jangka panjang.

Hal ini juga menyebabkan jantung Jet Li mengalami masalah dan akhirnya tidak bisa melakukan olahraga yang berat.

Sebelumnya, karena banyak luka saat syuting ditahun tahun pertama, tulang belakangnya rusak parah, dan dokter sudah memvonisnya, hanya ada dua pilihan, “Tetap syuting film atau kursi roda”

Semua itu adalah akar penyebab yang ditanamnya dari syuting yang padat selama beberapa dekade.

Berkat kerja kerasnya, dia memang berubah dari seorang rakyat kecil menjadi seorang aktor kungfu papan atas di seluruh dunia.

Bayarannya miliaran, terkenal di dunia, tidak ada orang yang tak mengenalnya, tidak hanya membahagiakan keluarganya, dia juga menjadi sosok yang membanggakan bagi orang chinese.

Dan dia layak dikagumi, Jet Li sendiri juga pernah merasa bangga atas dirinya, tapi hatinya hancur seketika saat dokter mengumumkan “peringatan kematian” kepadanya.

Namun, di dunia ini, tidak ada obat penyesalan. Jet Li hanya bisa menerima kenyataan. Sambil menangis ia berkata, “Uang itu bukan segalanya, yang paling penting tetap saja tubuh yang sehat, keluarga yang aman tentram”

Betapa gagah dan semaraknya ketika itu, pun betapa menyedihkan sekali jika harus duduk di atas kursi roda dalam sisa hidupnya.

Tentu saja, ini bukan menjadi alasan bagi kita untuk malas bekerja. Sebaliknya, justru harus bekerja dengan sebaik-baiknya. Hanya saja bekerjalah dengan takaran yang sesuai/sehat, membuat perencanaan kerja secara ilmiah.

Singkatnya, kita tetap harus bekerja dengan baik, tapi bukan bekerja dengan mempertaruhkan nyawa kita.

Segala kebiasaan buruk kita dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari, dan segala cara kerja yang berlebihan itu, sebaiknya tinggalkan semuanya mulai detik ini.

Intinya, jangan pernah mempertaruhkan 30 tahun hidup sebelumnya dengan uang untuk membeli 30 tahun hidup berikutnya, karena cara hidup seperti ini benar-benar tidak berharga.

Dibandingkan dengan mereka sesama artis yang “pergi” lebih dulu karena penyakit akibat kerja yang berlebihan, jelas nasib Jet Li ini masih terbilang beruntung.

Mulai sekarang, jika memang Anda mencintai diri sendiri, cinta keluarga, maka ubahlah kebiasaan buruk menahun itu, pahami beberapa pengetahuan tentang perawatan kesehatan yang benar.

Perhatikanlah kesehatan diri saat masih sehat bugar, rawatlah dan peliharalah kesehatan anda secara teratur, dan kembangkan kebiasaan hidup yang baik.

erabaru.net/twgreatdaily.com