Google News Tidak Bisa Diakses, Kenapa?

RiauJOS.com, Teknologi - Tim siaga teknologi Riau JOS mengabarkan, pada Sabtu, 17 Juni 2017 salah satu produk google, yaitu Google News, atau dalam bahasa Indonesia Google Berita tidak bisa diakses.

Tim siaga teknologi mencoba mengakses google berita berkali-kali, namun hasilnya tetap sama, tidak bisa diakses.

Saat mengetikan url: https://news.google.co.id/ di browser, saat itu juga langsung dialihkan ke beranda google, yang terlihat hanya kotak pencarian google.

Sampai warta ini diterbitkan, Sabtu malam, sekitar pukul 21:42 WIB, google berita belum bisa dibuka, dan belum ada pemberitahuan resmi dari pihak google untuk menjawab persoalan ini.

Persoalan ini mengakibatkan beberapa editor yang bekerja di media online merasa kesulitan untuk menemukan topik pemberitaan yang sedang hangat dibicarakan, dan bahkan akan kesulitan untuk merumuskan konten untuk dipilih sebagai headline di media masing-masing.

Sementara, untuk menemukan pemberitaan yang sedang hangat beberapa editor media online memerlukan energi ekstra, karena harus mencari menggunakan pencarian biasa, yaitu menelusuri pemberitaan tanpa menggunakan aplikasi google berita.

Google News Tidak Bisa Diakses, Kenapa?

Google News Tidak Bisa Diakses, Kenapa?

RiauJOS.com, Teknologi - Tim siaga teknologi Riau JOS mengabarkan, pada Sabtu, 17 Juni 2017 salah satu produk google, yaitu Google News, atau dalam bahasa Indonesia Google Berita tidak bisa diakses.

Tim siaga teknologi mencoba mengakses google berita berkali-kali, namun hasilnya tetap sama, tidak bisa diakses.

Saat mengetikan url: https://news.google.co.id/ di browser, saat itu juga langsung dialihkan ke beranda google, yang terlihat hanya kotak pencarian google.

Sampai warta ini diterbitkan, Sabtu malam, sekitar pukul 21:42 WIB, google berita belum bisa dibuka, dan belum ada pemberitahuan resmi dari pihak google untuk menjawab persoalan ini.

Persoalan ini mengakibatkan beberapa editor yang bekerja di media online merasa kesulitan untuk menemukan topik pemberitaan yang sedang hangat dibicarakan, dan bahkan akan kesulitan untuk merumuskan konten untuk dipilih sebagai headline di media masing-masing.

Sementara, untuk menemukan pemberitaan yang sedang hangat beberapa editor media online memerlukan energi ekstra, karena harus mencari menggunakan pencarian biasa, yaitu menelusuri pemberitaan tanpa menggunakan aplikasi google berita.