RiauJOS.com, Jakarta - Aksi seorang wanita tanpa busana berbelanja di apotek Roxy, Jakarta terus menjadi perhatian massal, hingga hari ini, belum diketahui motifnya, karena masih dalam pemeriksaan para ahli kejiwaan.

Dikutip dari laman Tempo, Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Andri, SpKJ menilai apa yang terjadi pada VM, wanita yang menjadi viral karena aksinya berbelanja di Apotek Roxy Mangga Besar hampir tanpa busana Jumat malam lalu bukan efek dari obat penenang yang dikonsumsinya. 

"Perlu dijelaskan, tidak ada kaitannya seseorang menggunakan obat penenang lalu dia telanjang-telanjang," kata dr Andri, Selasa, 6 Juni 2017.

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Andri, SpKJ
Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Andri, SpKJ
Menurutnya, mengkonsumsi obat penenang tidak memberikan efek seperti yang terjadi pada VM. Apalagi jika obat penenang yang dikonsumsinya berdasarkan petunjuk dokter atau bagian dari terapi.

"Yang mebuatnya telanjang adalah mungkin suatu gejala gangguan jiwa. Itu kemungkinannya saja ya, jadi bukan soal obat penenangnya," ujarnya.

Kemungkinan itu pun, kata Andri perlu dipastikan dengan serangkaian tes kejiwaan. Oleh karena itu, ia mengapresiasi tindakan polisi yang memutuskan membawa VM ke rumah sakit untuk dites secara menyeluruh.

"Apa yang dilakukan polisi sudah benar dengan menyuruh wanita ini datang ke dokter jiwa, dirawat, diobservasi supaya mendapatkan perlakuan yang pas. Kalau memang mengalami masalah kejiwaan dia melakukan upaya telanjang seperti itu ya harus ditangani. Jadi fokusnya itu," kata Andri menjelaskan.

Sebelumnya, VM dinyatakan positif menggunakan obat penenang berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan polisi. Polisi juga langsung membawa VM ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna dites lebih lanjut terkait dengan kondisi kejiwaan VM.

"Yang bersangkutan akan dites kejiwaannya secara menyeluruh," kata Kapolsek Taman Sari Ajun Komisaris Besar Erick Frendriz, Selasa.

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa: Aksi Wanita Tanpa Busana Berbelanja di Apotek Roxy Bukan karena Efek Obat Penenang


RiauJOS.com, Jakarta - Aksi seorang wanita tanpa busana berbelanja di apotek Roxy, Jakarta terus menjadi perhatian massal, hingga hari ini, belum diketahui motifnya, karena masih dalam pemeriksaan para ahli kejiwaan.

Dikutip dari laman Tempo, Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Andri, SpKJ menilai apa yang terjadi pada VM, wanita yang menjadi viral karena aksinya berbelanja di Apotek Roxy Mangga Besar hampir tanpa busana Jumat malam lalu bukan efek dari obat penenang yang dikonsumsinya. 

"Perlu dijelaskan, tidak ada kaitannya seseorang menggunakan obat penenang lalu dia telanjang-telanjang," kata dr Andri, Selasa, 6 Juni 2017.

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Andri, SpKJ
Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Andri, SpKJ
Menurutnya, mengkonsumsi obat penenang tidak memberikan efek seperti yang terjadi pada VM. Apalagi jika obat penenang yang dikonsumsinya berdasarkan petunjuk dokter atau bagian dari terapi.

"Yang mebuatnya telanjang adalah mungkin suatu gejala gangguan jiwa. Itu kemungkinannya saja ya, jadi bukan soal obat penenangnya," ujarnya.

Kemungkinan itu pun, kata Andri perlu dipastikan dengan serangkaian tes kejiwaan. Oleh karena itu, ia mengapresiasi tindakan polisi yang memutuskan membawa VM ke rumah sakit untuk dites secara menyeluruh.

"Apa yang dilakukan polisi sudah benar dengan menyuruh wanita ini datang ke dokter jiwa, dirawat, diobservasi supaya mendapatkan perlakuan yang pas. Kalau memang mengalami masalah kejiwaan dia melakukan upaya telanjang seperti itu ya harus ditangani. Jadi fokusnya itu," kata Andri menjelaskan.

Sebelumnya, VM dinyatakan positif menggunakan obat penenang berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan polisi. Polisi juga langsung membawa VM ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna dites lebih lanjut terkait dengan kondisi kejiwaan VM.

"Yang bersangkutan akan dites kejiwaannya secara menyeluruh," kata Kapolsek Taman Sari Ajun Komisaris Besar Erick Frendriz, Selasa.