Social Items

Jokowi-JK Tinjau Titik Ledakan Bom di Kampung Melayu, Netizen: Bentar Lagi Ada yang Bilang Pencitraan

RiauJOS.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendatangi lokasi terjadinya ledakan bom di Terminal Kampung Melayu. Keduanya meninjau titik-titik terjadinya serangan.

Diwartakan Detik, Kamis, 25 Mei 2017 sekitar pukul 21.56 WIB, Jokowi dan JK nampak berbincang dengan Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan. Mereka meninjau titik serangan di dekat toilet. Di situ terdapat beberapa mikrolet.

Terlihat ada beberapa karangan bunga yang dijajarkan di dekat lokasi tersebut. Terlihat pula istri Jokowi, Iriana Widodo dan istri JK, Mufidah Kalla yang ikut melihat lokasi terjadinya ledakan.

Sebelumnya, Jokowi-JK menjenguk korban ledakan bom Kampung Melayu di RS Polri, Jakarta Timur. Jokowi berharap para korban dapat segera pulih dalam beberapa hari ke depan.

"Kita sangat menyesalkan ini. Korbannya ada mahasiswi, sopir kopaja, anggota Polri dan pegawai juga ada. Insya Allah yang berada di sini kita harapkan satu sampai dua hari bisa sembuh," kata Jokowi usai menjenguk korban di RS Polri.

bentar lg ada yg bilang pencintraan Pak Dhe

Atas pemberitaan Detik, ada salah seorang warga internet (netizen) yang mengomentari, seperti memberikan sinyal adanya kebiasaan warga internet yang lain ketika merespon apa saja yang dilakukan Presiden Jokowi, atau biasa disebut dengan panggilan "Pak Dhe" dikalangan netizen.

Warga internet, Andre Santoso @andresantoso  sekitar 5 jam yang lalu menulis komentar, "Sehat selalu pak Dhe....bentar lg ada yg bilang pencintraan Pak Dhe," tulisnya pada pemberitaan itu.

Selanjutnya, ada juga warga internet yang sepertinya berempati terhadap duo pemimpin negeri ini, warga internet, Mantan Pacarnya Wahyuningyahya @pake.farrel, sekitar 4 jam yang lalu menulis komentar dalam bahasa Jawa, "Nopo mboten kesel to pakde bar saking solo niki langsung ke kampung melayu seng sabar sehat selalu," tulisnya.

Diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, "Apa tidak capek Pakde (Presiden Jokowi), setelah dari Solo, ini langsung ke Kampung Melayu, yang sabar sehat selalu,".

Bahkan ada beberapa warga internet yang bereaksi, mengkritisi beberapa ormas dan beberapa anggota DPR yang kurang tanggap terhadap kejadian ini. 

Warga internet, Roberto.duran @roberto.duran • 3 jam yang lalu menuliskan, "Fakri dan Fadli zonk kemana suaranya?? manusia2 seperti mereka itu sungguh tidak pantas menjadi DPR, apalagi sebagai pimpinan. Kalau hal yang mereka benci, cepat2 kasih komentar miring, kalau ada bom seperti ini lantas diam. Mari kita revolusi DPR dan ganti mereka yang tidak ada hasil kerja yang jelas.".

Selanjutnya, warga internet yang menamai akunnya Warga Tercinta @warga_tercinta, sekitar 2 jam yang lalu juga menulis, "Mana nih acta,mui,fpi,fui,gnpf yang katanya pembela umat, ga ada aksi besar besaran peduli umat korban bom,pedulinya demo aja," tulisnya.

Jokowi-JK Tinjau Titik Ledakan Bom di Kampung Melayu, Pencitraan?

Jokowi-JK Tinjau Titik Ledakan Bom di Kampung Melayu, Netizen: Bentar Lagi Ada yang Bilang Pencitraan

RiauJOS.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendatangi lokasi terjadinya ledakan bom di Terminal Kampung Melayu. Keduanya meninjau titik-titik terjadinya serangan.

Diwartakan Detik, Kamis, 25 Mei 2017 sekitar pukul 21.56 WIB, Jokowi dan JK nampak berbincang dengan Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan. Mereka meninjau titik serangan di dekat toilet. Di situ terdapat beberapa mikrolet.

Terlihat ada beberapa karangan bunga yang dijajarkan di dekat lokasi tersebut. Terlihat pula istri Jokowi, Iriana Widodo dan istri JK, Mufidah Kalla yang ikut melihat lokasi terjadinya ledakan.

Sebelumnya, Jokowi-JK menjenguk korban ledakan bom Kampung Melayu di RS Polri, Jakarta Timur. Jokowi berharap para korban dapat segera pulih dalam beberapa hari ke depan.

"Kita sangat menyesalkan ini. Korbannya ada mahasiswi, sopir kopaja, anggota Polri dan pegawai juga ada. Insya Allah yang berada di sini kita harapkan satu sampai dua hari bisa sembuh," kata Jokowi usai menjenguk korban di RS Polri.

bentar lg ada yg bilang pencintraan Pak Dhe

Atas pemberitaan Detik, ada salah seorang warga internet (netizen) yang mengomentari, seperti memberikan sinyal adanya kebiasaan warga internet yang lain ketika merespon apa saja yang dilakukan Presiden Jokowi, atau biasa disebut dengan panggilan "Pak Dhe" dikalangan netizen.

Warga internet, Andre Santoso @andresantoso  sekitar 5 jam yang lalu menulis komentar, "Sehat selalu pak Dhe....bentar lg ada yg bilang pencintraan Pak Dhe," tulisnya pada pemberitaan itu.

Selanjutnya, ada juga warga internet yang sepertinya berempati terhadap duo pemimpin negeri ini, warga internet, Mantan Pacarnya Wahyuningyahya @pake.farrel, sekitar 4 jam yang lalu menulis komentar dalam bahasa Jawa, "Nopo mboten kesel to pakde bar saking solo niki langsung ke kampung melayu seng sabar sehat selalu," tulisnya.

Diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, "Apa tidak capek Pakde (Presiden Jokowi), setelah dari Solo, ini langsung ke Kampung Melayu, yang sabar sehat selalu,".

Bahkan ada beberapa warga internet yang bereaksi, mengkritisi beberapa ormas dan beberapa anggota DPR yang kurang tanggap terhadap kejadian ini. 

Warga internet, Roberto.duran @roberto.duran • 3 jam yang lalu menuliskan, "Fakri dan Fadli zonk kemana suaranya?? manusia2 seperti mereka itu sungguh tidak pantas menjadi DPR, apalagi sebagai pimpinan. Kalau hal yang mereka benci, cepat2 kasih komentar miring, kalau ada bom seperti ini lantas diam. Mari kita revolusi DPR dan ganti mereka yang tidak ada hasil kerja yang jelas.".

Selanjutnya, warga internet yang menamai akunnya Warga Tercinta @warga_tercinta, sekitar 2 jam yang lalu juga menulis, "Mana nih acta,mui,fpi,fui,gnpf yang katanya pembela umat, ga ada aksi besar besaran peduli umat korban bom,pedulinya demo aja," tulisnya.