Social Items

Sadis!! Bocah 8 Tahun, Dicekik dan Diperkosa, Setelah Tewas Dimasukkan Karung Tangannya Terikat Tali Rafia Tanpa Celana Dalam

RiauJOS.com, Palembang - Diduga kuat telah menjadi korban pelecehan seksual, Nurfadilah Putri, gadis cilik berusia delapan tahun yang ditemukan tewas terbungkus dalam karung di rumah tetangganya, di Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan.

Dari hasil autopsi ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Nurfadhila diduga dicekik pelaku hingga tewas.

"Tanda kekerasan lain tidak ada. Hanya ada tanda cekikan di leher dan kemaluan serta dubur yang robek, diduga karena tindak asusila," kata Kapolsek Kertapati, AKP Delli Haris, Minggu 21 Mei 2017 dikutip dari laman Viva.

Delli menjelaskan, hari ini jenazah korban telah dibawa pulang oleh pihak keluarga, setelah menjalani proses visum di Rumah Sakit Bhayangkara, Palembang.

"Dimakamkan hari ini oleh pihak keluarga" tuturnya.

Disinggung soal pria inisial IC yang disebut-sebut sebagai pelaku pembunuhan, Delli mengaku saat ini sedang mencari keberadaannya.

" IC masih diduga, karena belum bisa dimintai keterangan. Sebab, keberadaannya belum tahu" kata Delli.

Menurutnya, hasil dari keterangan seorang saksi, IC adalah pria berumur 45 tahun dan bertetangga dengan korban.

"Tetapi tidak tinggal di lokasi kejadian. Sehingga, kami masih menggali keterangan para saksi," ujarnya.

Mayat dalam karung

Diwartakan Rimanews yang dilansir dari Tribatanews, Minggu kemarin. Setelah dilaporkan hilang sejak beberapa hari belakangan, jasad NF (8), warga Palembang, ditemukan di rumah seorang tetangganya yang berjarak sekitar 10 meter dari rumah korban. Jenazah bocah perempuan itu ditemukan dalam karung di bawah ranjang tanpa celana dalam.

“Saat ditemukan korban dalam keadaan terikat tangannya menggunakan tali rafia serta tanpa menggunakan celana dalam,” jelas Kanit Reskrim Polsek Kertapati Palembang, Iptu M Uzir, seperti dilansir laman Tribratanews, kemarin.

Uzir menjelaskan, polisi telah mencurigai seseorang yakni IC, yang tak lain adalah sepupu dari A, pemilik rumah tempat jenazah korban ditemukan. “Saat ini IC masih dalam pencarian karena sudah menghilang dari rumah itu,” terangnya.

Polisi juga telah melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang bukti di antaranya tali rafia dan celana dalam korban. “Untuk tanda-tanda kekerasan dan lainnya masih dalam pemeriksaan dokter,” ungkapnya.

Dokter Forensik RS Bhayangkara, dr. Indra Nasution, mengatakan dari hasil pemeriksaan visum luar yang dilakukan pihaknya terhadap jenazah korban ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Di kepala pipi sebelah kiri dan tubuh itu ditemukan adanya tanda kekerasan dari benda tumpul,” kata Indra.

Selain itu pada kemaluan serta anus korban juga ditemukan tanda-tanda kekerasan seksual. "Korban juga menjadi korban kekerasan seksual namun untuk ada sperma atau tidak masih tunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” terangnya.

"Korban itu diperkirakan dimasukkan ke dalam karung setelah meninggal,” ungkapnya.

Viva/Tribatanews/Rimanews

Sadis!! Bocah 8 Tahun, Dicekik dan Diperkosa, Setelah Tewas Dimasukkan Karung, Ditemukan Dibawah Ranjang Tangannya Terikat Tali Rafia Tanpa Celana Dalam

Sadis!! Bocah 8 Tahun, Dicekik dan Diperkosa, Setelah Tewas Dimasukkan Karung Tangannya Terikat Tali Rafia Tanpa Celana Dalam

RiauJOS.com, Palembang - Diduga kuat telah menjadi korban pelecehan seksual, Nurfadilah Putri, gadis cilik berusia delapan tahun yang ditemukan tewas terbungkus dalam karung di rumah tetangganya, di Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan.

Dari hasil autopsi ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Nurfadhila diduga dicekik pelaku hingga tewas.

"Tanda kekerasan lain tidak ada. Hanya ada tanda cekikan di leher dan kemaluan serta dubur yang robek, diduga karena tindak asusila," kata Kapolsek Kertapati, AKP Delli Haris, Minggu 21 Mei 2017 dikutip dari laman Viva.

Delli menjelaskan, hari ini jenazah korban telah dibawa pulang oleh pihak keluarga, setelah menjalani proses visum di Rumah Sakit Bhayangkara, Palembang.

"Dimakamkan hari ini oleh pihak keluarga" tuturnya.

Disinggung soal pria inisial IC yang disebut-sebut sebagai pelaku pembunuhan, Delli mengaku saat ini sedang mencari keberadaannya.

" IC masih diduga, karena belum bisa dimintai keterangan. Sebab, keberadaannya belum tahu" kata Delli.

Menurutnya, hasil dari keterangan seorang saksi, IC adalah pria berumur 45 tahun dan bertetangga dengan korban.

"Tetapi tidak tinggal di lokasi kejadian. Sehingga, kami masih menggali keterangan para saksi," ujarnya.

Mayat dalam karung

Diwartakan Rimanews yang dilansir dari Tribatanews, Minggu kemarin. Setelah dilaporkan hilang sejak beberapa hari belakangan, jasad NF (8), warga Palembang, ditemukan di rumah seorang tetangganya yang berjarak sekitar 10 meter dari rumah korban. Jenazah bocah perempuan itu ditemukan dalam karung di bawah ranjang tanpa celana dalam.

“Saat ditemukan korban dalam keadaan terikat tangannya menggunakan tali rafia serta tanpa menggunakan celana dalam,” jelas Kanit Reskrim Polsek Kertapati Palembang, Iptu M Uzir, seperti dilansir laman Tribratanews, kemarin.

Uzir menjelaskan, polisi telah mencurigai seseorang yakni IC, yang tak lain adalah sepupu dari A, pemilik rumah tempat jenazah korban ditemukan. “Saat ini IC masih dalam pencarian karena sudah menghilang dari rumah itu,” terangnya.

Polisi juga telah melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang bukti di antaranya tali rafia dan celana dalam korban. “Untuk tanda-tanda kekerasan dan lainnya masih dalam pemeriksaan dokter,” ungkapnya.

Dokter Forensik RS Bhayangkara, dr. Indra Nasution, mengatakan dari hasil pemeriksaan visum luar yang dilakukan pihaknya terhadap jenazah korban ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Di kepala pipi sebelah kiri dan tubuh itu ditemukan adanya tanda kekerasan dari benda tumpul,” kata Indra.

Selain itu pada kemaluan serta anus korban juga ditemukan tanda-tanda kekerasan seksual. "Korban juga menjadi korban kekerasan seksual namun untuk ada sperma atau tidak masih tunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” terangnya.

"Korban itu diperkirakan dimasukkan ke dalam karung setelah meninggal,” ungkapnya.

Viva/Tribatanews/Rimanews