Social Items

Nazaruddin Sebut Ganjar Tolak Terima Uang karena Jatahnya Ingin Disamakan dengan Ketua Komisi II

RiauJOS.com, Jakarta - Mantan Bendahara Fraksi Demokrat M Nazaruddin menyatakan Ganjar Pranowo sempat menolak diberi USD 150 ribu sebagai jatah dari proyek e-KTP. 

Kata Nazaruddin, Ganjar selaku Wakil Ketua Komisi II, bukannya tidak mau menerima, tapi justru ingin disamakan jumlahnya dengan Ketua Komisi II.

"Ada salah satu wakil ketua waktu itu menolak, Pak Ganjar," kata Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin, 3 April 2017 dikutip Riau JOS dari laman Detik.

Nazaruddin menjelaskan, Ganjar menolak terima uang, dan dia akan ribut di media, karena diberikan uang USD150 ribu, Ganjar mau dikasih uang yang jumlahnya sama dengan Ketua Komisi II.

Mendengar jawaban Nazaruddin, ruang sidang pun menjadi riuh, karena dia menyebutkan Ganjar ingin punya jatah setara dengan Ketua Komisi II.

"Ya, minta tambah itu, minta dikasih sama dengan ketua sebesar USD 500 ribu," jelasnya.

Diwartakan sebelumnya, Nazaruddin membeberkan ada bagi-bagi uang ke pimpinan Banggar, pimpinan Komisi II, serta anggota Banggar dan komisi. Besarannya mulai USD 10 ribu hingga USD 500 ribu.

Nazaruddin Sebut Ganjar Tolak Terima Uang karena Minta Jatah Lebih

Nazaruddin Sebut Ganjar Tolak Terima Uang karena Jatahnya Ingin Disamakan dengan Ketua Komisi II

RiauJOS.com, Jakarta - Mantan Bendahara Fraksi Demokrat M Nazaruddin menyatakan Ganjar Pranowo sempat menolak diberi USD 150 ribu sebagai jatah dari proyek e-KTP. 

Kata Nazaruddin, Ganjar selaku Wakil Ketua Komisi II, bukannya tidak mau menerima, tapi justru ingin disamakan jumlahnya dengan Ketua Komisi II.

"Ada salah satu wakil ketua waktu itu menolak, Pak Ganjar," kata Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin, 3 April 2017 dikutip Riau JOS dari laman Detik.

Nazaruddin menjelaskan, Ganjar menolak terima uang, dan dia akan ribut di media, karena diberikan uang USD150 ribu, Ganjar mau dikasih uang yang jumlahnya sama dengan Ketua Komisi II.

Mendengar jawaban Nazaruddin, ruang sidang pun menjadi riuh, karena dia menyebutkan Ganjar ingin punya jatah setara dengan Ketua Komisi II.

"Ya, minta tambah itu, minta dikasih sama dengan ketua sebesar USD 500 ribu," jelasnya.

Diwartakan sebelumnya, Nazaruddin membeberkan ada bagi-bagi uang ke pimpinan Banggar, pimpinan Komisi II, serta anggota Banggar dan komisi. Besarannya mulai USD 10 ribu hingga USD 500 ribu.