Lelaki Bersenjata Revolver 357 Tembak Mantan Istri di Sekolah.. Dua Siswa Tertembak

RiauJOS.com, Amerika Serikat - Kepanikan melanda North Park Elementary School, San Bernardino, California, Amerika Serikat, Senin, 10 April 2017

Cedric Anderson menembak mantan istrinya, Karen Elaine Smith, yang bekerja sebagai guru di sekolah tersebut. Nahas, dua siswa yang berada di dekat Smith ikut tertembak. Salah satunya tidak tertolong. Setelah beraksi, Anderson bunuh diri di lokasi kejadian.

’’Dia menembak mantan istrinya tanpa mengatakan apa pun sebelum akhirnya bunuh diri,’’ ujar Kepala Polisi San Bernardino Jarrod Burguan. Anderson dan Smith berpisah selama lebih dari sebulan. Mereka berdua hanya beberapa bulan menjalani biduk pernikahan.

Polisi mengungkapkan, Anderson memiliki catatan kriminal. Mulai dari penggunaan obat berbahaya, senjata api, hingga kekerasan dalam rumah tangga. Mungkin, itulah yang membuat Smith tidak tahan dan akhirnya berpisah.

Pada saat kejadian, Anderson datang ke sekolah pukul 10.30 waktu setempat. Gerak-geriknya tidak mencurigakan. Dia juga mengisi buku tamu dan memberikan identitasnya. Tidak diketahui di mana dia menyembunyikan pistol.

Sebab, menurut petugas keamanan sekolah, dia tidak tampak membawa senjata. Anderson mengaku ingin menyerahkan barang untuk Smith. Mantan istrinya itu menjadi guru siswa berkebutuhan khusus di sekolah tersebut.

Dengan mengenakan kartu tamu, Anderson berjalan ke kelas Smith. Begitu membuka pintu, dia langsung menembak perempuan berusia 53 tahun tersebut. Ada 15 siswa yang sedang diajar Smith di kelas itu.

Anderson menggunakan senjata revolver 357 dan sempat mengisinya lagi setelah menembak mantan istrinya. Dia lantas bunuh diri dengan pistol yang sama. Belum diketahui apa motif dari tindakannya.

Pria 53 tahun itu, tampaknya, bukan penembak jitu. Sebab, peluru yang ditembakkan juga mengenai dua siswa laki-laki Smith. Jonathan Martinez yang masih berusia 8 tahun sempat dilarikan ke Loma Linda University Medical Center.

Namun, nyawanya tidak tertolong. Adapun siswa lain yang berusia 9 tahun masih dirawat di rumah sakit. Kondisinya kini sudah stabil.

Penembakan itu membuat seisi sekolah panik. Seluruh siswa diungsikan ke sekolah lain. Para orang tua yang mendengar berita tentang penembakan tersebut juga langsung menuju ke sekolah untuk mengetahui kondisi anak-anak mereka.

’’Saya melihat darah di tembok. Saya berlari secepat mungkin hingga kehilangan sepatu saya,’’ ucap salah seorang siswa yang duduk di bangku SD. Saat kejadian, ada ujian di beberapa kelas.

Kasus kriminal dengan menggunakan senjata api sering terjadi di AS. Setiap tahun 33 ribu penduduk AS tewas akibat senjata api.

Barack Obama pada masa kepemimpinannya sempat mengajukan RUU pembatasan untuk kepemilikan senjata api. Tetapi, selalu dijegal kongres yang didominasi Partai Republik.

Reuters/AFP

Lelaki Bersenjata Revolver 357 Tembak Mantan Istri di Sekolah.. Dua Siswa Tertembak

Lelaki Bersenjata Revolver 357 Tembak Mantan Istri di Sekolah.. Dua Siswa Tertembak

RiauJOS.com, Amerika Serikat - Kepanikan melanda North Park Elementary School, San Bernardino, California, Amerika Serikat, Senin, 10 April 2017

Cedric Anderson menembak mantan istrinya, Karen Elaine Smith, yang bekerja sebagai guru di sekolah tersebut. Nahas, dua siswa yang berada di dekat Smith ikut tertembak. Salah satunya tidak tertolong. Setelah beraksi, Anderson bunuh diri di lokasi kejadian.

’’Dia menembak mantan istrinya tanpa mengatakan apa pun sebelum akhirnya bunuh diri,’’ ujar Kepala Polisi San Bernardino Jarrod Burguan. Anderson dan Smith berpisah selama lebih dari sebulan. Mereka berdua hanya beberapa bulan menjalani biduk pernikahan.

Polisi mengungkapkan, Anderson memiliki catatan kriminal. Mulai dari penggunaan obat berbahaya, senjata api, hingga kekerasan dalam rumah tangga. Mungkin, itulah yang membuat Smith tidak tahan dan akhirnya berpisah.

Pada saat kejadian, Anderson datang ke sekolah pukul 10.30 waktu setempat. Gerak-geriknya tidak mencurigakan. Dia juga mengisi buku tamu dan memberikan identitasnya. Tidak diketahui di mana dia menyembunyikan pistol.

Sebab, menurut petugas keamanan sekolah, dia tidak tampak membawa senjata. Anderson mengaku ingin menyerahkan barang untuk Smith. Mantan istrinya itu menjadi guru siswa berkebutuhan khusus di sekolah tersebut.

Dengan mengenakan kartu tamu, Anderson berjalan ke kelas Smith. Begitu membuka pintu, dia langsung menembak perempuan berusia 53 tahun tersebut. Ada 15 siswa yang sedang diajar Smith di kelas itu.

Anderson menggunakan senjata revolver 357 dan sempat mengisinya lagi setelah menembak mantan istrinya. Dia lantas bunuh diri dengan pistol yang sama. Belum diketahui apa motif dari tindakannya.

Pria 53 tahun itu, tampaknya, bukan penembak jitu. Sebab, peluru yang ditembakkan juga mengenai dua siswa laki-laki Smith. Jonathan Martinez yang masih berusia 8 tahun sempat dilarikan ke Loma Linda University Medical Center.

Namun, nyawanya tidak tertolong. Adapun siswa lain yang berusia 9 tahun masih dirawat di rumah sakit. Kondisinya kini sudah stabil.

Penembakan itu membuat seisi sekolah panik. Seluruh siswa diungsikan ke sekolah lain. Para orang tua yang mendengar berita tentang penembakan tersebut juga langsung menuju ke sekolah untuk mengetahui kondisi anak-anak mereka.

’’Saya melihat darah di tembok. Saya berlari secepat mungkin hingga kehilangan sepatu saya,’’ ucap salah seorang siswa yang duduk di bangku SD. Saat kejadian, ada ujian di beberapa kelas.

Kasus kriminal dengan menggunakan senjata api sering terjadi di AS. Setiap tahun 33 ribu penduduk AS tewas akibat senjata api.

Barack Obama pada masa kepemimpinannya sempat mengajukan RUU pembatasan untuk kepemilikan senjata api. Tetapi, selalu dijegal kongres yang didominasi Partai Republik.

Reuters/AFP