Gadis 18 Tahun asal Rumania Menjual Keperawanan Rp.33 Miliar Via Online

RiauJOS.com, Rumania - Gadis asal Rumania, Aleexandra Kefren 18 tahun, asal Rumania menjual kesuciaannya via online. Dia mengkalim sudah ada penawaran sebesar 2 juta poundsterling atau Rp.33 miliar.

Dikutip dari The Sun, Kamis, 6 April 017. Sejak tahun lalu, Kefren melelang kesuciannya, dan akhirnya mendapatkan pembeli yang pas. 

Menurut pihak situs, pembeli yang memberikan harga sangat tinggi itu seorang pebisnis asal Hong Kong yang tidak mau disebutkan namanya.

Apa yang dilakukan Aleexandra mengundang kontroversial, dan juga kedua orangtuannya menentangnya. Namun, dia bersikukuh dan melanjutkan aksinya menjual kesuciaannya.

Aleexandra dan kedua orangtuanya

"Aku ingin menjual keperawananku daripada nanti harus memberikannya di masa depan pada orang yang mungkin saja meninggalkanku," ujar Aleexandra.

Dia mau merelakan kesuciaannya dan tak bisa menolak dengan tawaran uang yang begitu besar itu.
"Kupikir banyak gadis yang lain juga memiliki sikap yang sama," ujar Aleexandra seperti dikutip metro.co.uk.

Aleexandra dan Ayahnya

Dia tidak mau disebut sebagai seorang wanita tuna susila, karena dia akan menggunakan uang hasil penjualan harta paling berharga yang dimilikinya untuk biaya kuliah di universitas Oxford.

"Aku tidak akan menjadi wanita tuna susila. Aku gadis yang pintar. Ini adalah sebuah kesempatan dan aku pun mengambilnya," papar Aleexandra.

Gadis 18 Tahun asal Rumania Menjual Keperawanan Rp.33 Miliar Via Online

Gadis 18 Tahun asal Rumania Menjual Keperawanan Rp.33 Miliar Via Online

RiauJOS.com, Rumania - Gadis asal Rumania, Aleexandra Kefren 18 tahun, asal Rumania menjual kesuciaannya via online. Dia mengkalim sudah ada penawaran sebesar 2 juta poundsterling atau Rp.33 miliar.

Dikutip dari The Sun, Kamis, 6 April 017. Sejak tahun lalu, Kefren melelang kesuciannya, dan akhirnya mendapatkan pembeli yang pas. 

Menurut pihak situs, pembeli yang memberikan harga sangat tinggi itu seorang pebisnis asal Hong Kong yang tidak mau disebutkan namanya.

Apa yang dilakukan Aleexandra mengundang kontroversial, dan juga kedua orangtuannya menentangnya. Namun, dia bersikukuh dan melanjutkan aksinya menjual kesuciaannya.

Aleexandra dan kedua orangtuanya

"Aku ingin menjual keperawananku daripada nanti harus memberikannya di masa depan pada orang yang mungkin saja meninggalkanku," ujar Aleexandra.

Dia mau merelakan kesuciaannya dan tak bisa menolak dengan tawaran uang yang begitu besar itu.
"Kupikir banyak gadis yang lain juga memiliki sikap yang sama," ujar Aleexandra seperti dikutip metro.co.uk.

Aleexandra dan Ayahnya

Dia tidak mau disebut sebagai seorang wanita tuna susila, karena dia akan menggunakan uang hasil penjualan harta paling berharga yang dimilikinya untuk biaya kuliah di universitas Oxford.

"Aku tidak akan menjadi wanita tuna susila. Aku gadis yang pintar. Ini adalah sebuah kesempatan dan aku pun mengambilnya," papar Aleexandra.