Andi Lala Diduga Bersama Dua Orang Membunuh Keluarga Riyanto, Polisi: Segera Menyerah

RiauJOS.com, Medan - Polisi menduga Andi Lala dibantu dua orang saat membunuh secara sadis Riyanto dan empat anggota keluarganya di rumah mereka Sabtu, 8 April 2017.

Terlacak jejak Andi Lala bertamu ke rumah Riyanto di Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.

"Kami menduga selain Andi Lala, ada dua orang lainnya yang turut terlibat. Itu terbukti dari mobil rental yang sempat parkir di sekitar rumah korban dan hilangnya sepeda motor korban," jelas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Nur Fallah.

Fallah belum bisa memberitahu identitas pelaku lainnya karena polisi belum menangkap Andi Lala yang diduga sebagai otak pelaku pembunuhan.

"Andi Lala saja belum tertangkap, bagaimana kita mau tahu identitas pelaku lainnya. Doakan saja mudah-mudahan malam ini (kemarin) tertangkap, jadi besok (hari ini) bisa dipaparkan lagi oleh pak kapolda," kata dia.

Ditanyakan motif kasus pembunuhan ini terkait soal harta warisan, Fallah dengan tegas membantahnya.

Hal itu berdasarkan benda berharga lainnya milik korban yang tidak diambil pelaku dan hampir seluruh anggota dihabisi nyawanya menggunakan benda tumpul.

"Jika dilihat korban yang dibunuh dengan luka di kepala dan harta berharga lainnya yang tidak hilang, maka untuk sementara motifnya dendam," ungkap Fallah.

Tim Gabungan Ditreskrimum Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan menemukan barang bukti di kediamannya di Jalan Pembangunan II Desa Skip Kec. Lubuk Pakam Deli Serdang:

1. 4 (empat) buah handphone milik para korban
2. 1 (satu) buah laptop merek Acer milik Syifa Fadillah
3. 2 (dua) buah kartu Pembayaran SPP TPA Nurul Iman milik Syifa Fadillah
4. 1 (satu) buah tas sekolah warna merah strip hitam milik Syifa Fadillah
5. Dompet peralatan sekolah milik Syifa Fadillah
6. STNK sepeda motor Honda Vario an. RIANTO BK 6308 AEL


Pesan Polisi untuk Andi Lala: Segera Menyerah, Jangan Sampai Diamuk Massa

Polda Sumut mengimbau Andi Lala, pembunuh Riyanto dan anggota keluarganya untuk menyerahkan diri secepatnya. Andi masuk daftar pencarian orang.

Jangan sampai masyarakat menghakimi Andi karena perbuatan kejinya. Bahkan tindakan tegas dan terukur akan dilakukan aparat penegak hukum di seluruh Indonesia, khususnya Polda Sumut.

Pesan tersebut telah dikirimkan ke Mabes Polri untuk diteruskan ke seluruh jajaran kepolisian di Indonesia.

Andi masih sempat menjemput istri di Serdang Bedagai diduga setelah membantai keluarga Riyanto di rumahnya di Medan Deli beberapa waktu lalu.

Hal ini berdasarkan keterangan Reni Safitri, istri tersangka. Ia mengungkapkan pada Minggu, 9 April 2017 pukul 02.00 WIB suaminya mengendarai mobil Daihatsu Xenia warna hitam menjemputnya di kampung Pon Serdang Bedagai.

Mobil Xenia hitam BK 1011 HJ tersebut Andi sewa dari temannya, Ucok Gondrong. Mobil Ucok membuka tabir Andi sebagai pembunuh keluarga Rianto pada Sabtu, 8 April 2017.

Mobil itu terlihat oleh warga terparkir di depan gang rumah Riyanto pada hari dan waktu yang sama saat kejadian.

Tim gabungan Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan mencari tahu pemiliknya ke Ditlantas Polda Sumut.

"Setelah diketahui identitas pemilik mobil, maka tim mendatangi alamat yang dimaksud dan menanyai pemiliknya yang ternyata memang mobil untuk direntalkan," kata Wakil Kapolda Sumut, Selasa, 11 April 2017.

Mobil rental tersebut yang kini terparkir di halaman Ditreskrimum Polda Sumut disewa Andi Matalata alias Andi Lala, warga Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Deliserdang sejak Sabtu pukul 21.00 WIB.

Menurut Sutini, istri dari pemilik mobil rental, pelaku menyewa mobil untuk tujuan ke Parapat.

Tribun

Andi Lala Diduga Bersama Dua Orang Membunuh Keluarga Riyanto, Polisi: Segera Menyerah

Andi Lala Diduga Bersama Dua Orang Membunuh Keluarga Riyanto, Polisi: Segera Menyerah

RiauJOS.com, Medan - Polisi menduga Andi Lala dibantu dua orang saat membunuh secara sadis Riyanto dan empat anggota keluarganya di rumah mereka Sabtu, 8 April 2017.

Terlacak jejak Andi Lala bertamu ke rumah Riyanto di Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.

"Kami menduga selain Andi Lala, ada dua orang lainnya yang turut terlibat. Itu terbukti dari mobil rental yang sempat parkir di sekitar rumah korban dan hilangnya sepeda motor korban," jelas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Nur Fallah.

Fallah belum bisa memberitahu identitas pelaku lainnya karena polisi belum menangkap Andi Lala yang diduga sebagai otak pelaku pembunuhan.

"Andi Lala saja belum tertangkap, bagaimana kita mau tahu identitas pelaku lainnya. Doakan saja mudah-mudahan malam ini (kemarin) tertangkap, jadi besok (hari ini) bisa dipaparkan lagi oleh pak kapolda," kata dia.

Ditanyakan motif kasus pembunuhan ini terkait soal harta warisan, Fallah dengan tegas membantahnya.

Hal itu berdasarkan benda berharga lainnya milik korban yang tidak diambil pelaku dan hampir seluruh anggota dihabisi nyawanya menggunakan benda tumpul.

"Jika dilihat korban yang dibunuh dengan luka di kepala dan harta berharga lainnya yang tidak hilang, maka untuk sementara motifnya dendam," ungkap Fallah.

Tim Gabungan Ditreskrimum Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan menemukan barang bukti di kediamannya di Jalan Pembangunan II Desa Skip Kec. Lubuk Pakam Deli Serdang:

1. 4 (empat) buah handphone milik para korban
2. 1 (satu) buah laptop merek Acer milik Syifa Fadillah
3. 2 (dua) buah kartu Pembayaran SPP TPA Nurul Iman milik Syifa Fadillah
4. 1 (satu) buah tas sekolah warna merah strip hitam milik Syifa Fadillah
5. Dompet peralatan sekolah milik Syifa Fadillah
6. STNK sepeda motor Honda Vario an. RIANTO BK 6308 AEL


Pesan Polisi untuk Andi Lala: Segera Menyerah, Jangan Sampai Diamuk Massa

Polda Sumut mengimbau Andi Lala, pembunuh Riyanto dan anggota keluarganya untuk menyerahkan diri secepatnya. Andi masuk daftar pencarian orang.

Jangan sampai masyarakat menghakimi Andi karena perbuatan kejinya. Bahkan tindakan tegas dan terukur akan dilakukan aparat penegak hukum di seluruh Indonesia, khususnya Polda Sumut.

Pesan tersebut telah dikirimkan ke Mabes Polri untuk diteruskan ke seluruh jajaran kepolisian di Indonesia.

Andi masih sempat menjemput istri di Serdang Bedagai diduga setelah membantai keluarga Riyanto di rumahnya di Medan Deli beberapa waktu lalu.

Hal ini berdasarkan keterangan Reni Safitri, istri tersangka. Ia mengungkapkan pada Minggu, 9 April 2017 pukul 02.00 WIB suaminya mengendarai mobil Daihatsu Xenia warna hitam menjemputnya di kampung Pon Serdang Bedagai.

Mobil Xenia hitam BK 1011 HJ tersebut Andi sewa dari temannya, Ucok Gondrong. Mobil Ucok membuka tabir Andi sebagai pembunuh keluarga Rianto pada Sabtu, 8 April 2017.

Mobil itu terlihat oleh warga terparkir di depan gang rumah Riyanto pada hari dan waktu yang sama saat kejadian.

Tim gabungan Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan mencari tahu pemiliknya ke Ditlantas Polda Sumut.

"Setelah diketahui identitas pemilik mobil, maka tim mendatangi alamat yang dimaksud dan menanyai pemiliknya yang ternyata memang mobil untuk direntalkan," kata Wakil Kapolda Sumut, Selasa, 11 April 2017.

Mobil rental tersebut yang kini terparkir di halaman Ditreskrimum Polda Sumut disewa Andi Matalata alias Andi Lala, warga Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Deliserdang sejak Sabtu pukul 21.00 WIB.

Menurut Sutini, istri dari pemilik mobil rental, pelaku menyewa mobil untuk tujuan ke Parapat.

Tribun