Social Items

Bocah 8 Tahun di Inhu Jadi Korban Tabrak Lari dan Tewas Bersimbah Darah Dihadapan Ibunya

RiauJOS.com, Rengat - Seorang bocah 8 tahun, warga Desa Redang Seko, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau tewas bersimbah darah akibat luka serius disekujur tubuhnya setelah jadi korban tabrak lari di ruas Jalan Lintas Timur daerah itu.

Korban diketahui bernama Elmi Saat Harahap (8). Kejadian tersebut dialami korban pada, Minggu sore, 5 Maret 2017 pukul 14.50 WIB disaat korban hendak menyeberang jalan.

Peristiwa itu berlangsung dihadapan mata ibu korban yang tengah menimbang buah kelapa sawit, tepat diseberang jalan korban mengalami kecelakaan.

Laporan GoRiau, Senin, 6 Maret 2017, korban tewas akibat dihantam mobil Mitsubisi Colt Diesel yang tidak diketahui identitasnya, karena, usai menabrak korban, sopir mobil langsung tancap gas ke arah Pekanbaru.

"Sebelum menabrak korban, sopir mobil tersebut sempat hilang kendali karena kaget dan berupaya mengelakan korban. Setelah itu, sopir tersebut langsung kabur ke arah Pekanbaru," terang salah seorang warga.

Kasat Lantas Inhu AKP Ricky M Mandey S.Ik melalui Kanit Laka Sat Lantas Polres, Aipda Andra Leksi mengatakan, "Berdasarkan keterangan saksi yang sempat melihat kejadian itu, mobil yang menabrak korban jenis mitsubishi cold diesel. Kejadian itu terjadi pada, Minggu sore sekira pukul 14.50 WIB," ujarnya menjawab pertanyaan wartawan, Senin, 6 Maret 2017.

Kata Leksi, siang itu korban sedang bermain bersama beberapa rekan sebayanya dekat sebuah jembatan sungai kecil yang diduga ada buaya di sungai itu, dan korban berencana untuk melihat buaya tersebut dari pinggir sungai.

"Tak tahu mengapa, korban langsung menyeberang jalan. Naas, saat itu pula melintas colt diesel dan langsung menyambar korban, sehingga korban tewas di tempat kejadian. Korban tewas akibat luka parah yang dialaminya," terangnya.

Saat itu tidak ada seorang warga, bisa dibilang sepi, dan memberi kesempatan bagi pengemudi mobil tersebut untuk tancap gas. 

Kejadian baru dilaporkan warga ke Polsek Lirik setelah beberapa jam kemudian. "Karena pelaporannya terlambat, sehingga petugas yang melakukan pengejaran kehilangan mobil tersebut," tegasnya.

Korban merupakan anak bungsu dari pasangan Irwansyah Harahap (43) dan Marhama (41). Saat itu ayah korban tengah berada di rumah, sedangkan ibu korban tengah menimbang buah sawit.

"Mirisnya, korban ditabrak persis didepan ibunya yang kebetulan tidak jauh dari lokasi kejadian, dan hal itu membuat ibu korban terpukul dan belum bisa dimintai keterangan. Terhadap mobil tersebut, kita masih melakukan pelacakan dan pengejaran," pungkas Leksi.

GoRiau

Bocah 8 Tahun jadi Korban Tabrak Lari dan Tewas Seketika Dihadapan Ibunya

Bocah 8 Tahun di Inhu Jadi Korban Tabrak Lari dan Tewas Bersimbah Darah Dihadapan Ibunya

RiauJOS.com, Rengat - Seorang bocah 8 tahun, warga Desa Redang Seko, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau tewas bersimbah darah akibat luka serius disekujur tubuhnya setelah jadi korban tabrak lari di ruas Jalan Lintas Timur daerah itu.

Korban diketahui bernama Elmi Saat Harahap (8). Kejadian tersebut dialami korban pada, Minggu sore, 5 Maret 2017 pukul 14.50 WIB disaat korban hendak menyeberang jalan.

Peristiwa itu berlangsung dihadapan mata ibu korban yang tengah menimbang buah kelapa sawit, tepat diseberang jalan korban mengalami kecelakaan.

Laporan GoRiau, Senin, 6 Maret 2017, korban tewas akibat dihantam mobil Mitsubisi Colt Diesel yang tidak diketahui identitasnya, karena, usai menabrak korban, sopir mobil langsung tancap gas ke arah Pekanbaru.

"Sebelum menabrak korban, sopir mobil tersebut sempat hilang kendali karena kaget dan berupaya mengelakan korban. Setelah itu, sopir tersebut langsung kabur ke arah Pekanbaru," terang salah seorang warga.

Kasat Lantas Inhu AKP Ricky M Mandey S.Ik melalui Kanit Laka Sat Lantas Polres, Aipda Andra Leksi mengatakan, "Berdasarkan keterangan saksi yang sempat melihat kejadian itu, mobil yang menabrak korban jenis mitsubishi cold diesel. Kejadian itu terjadi pada, Minggu sore sekira pukul 14.50 WIB," ujarnya menjawab pertanyaan wartawan, Senin, 6 Maret 2017.

Kata Leksi, siang itu korban sedang bermain bersama beberapa rekan sebayanya dekat sebuah jembatan sungai kecil yang diduga ada buaya di sungai itu, dan korban berencana untuk melihat buaya tersebut dari pinggir sungai.

"Tak tahu mengapa, korban langsung menyeberang jalan. Naas, saat itu pula melintas colt diesel dan langsung menyambar korban, sehingga korban tewas di tempat kejadian. Korban tewas akibat luka parah yang dialaminya," terangnya.

Saat itu tidak ada seorang warga, bisa dibilang sepi, dan memberi kesempatan bagi pengemudi mobil tersebut untuk tancap gas. 

Kejadian baru dilaporkan warga ke Polsek Lirik setelah beberapa jam kemudian. "Karena pelaporannya terlambat, sehingga petugas yang melakukan pengejaran kehilangan mobil tersebut," tegasnya.

Korban merupakan anak bungsu dari pasangan Irwansyah Harahap (43) dan Marhama (41). Saat itu ayah korban tengah berada di rumah, sedangkan ibu korban tengah menimbang buah sawit.

"Mirisnya, korban ditabrak persis didepan ibunya yang kebetulan tidak jauh dari lokasi kejadian, dan hal itu membuat ibu korban terpukul dan belum bisa dimintai keterangan. Terhadap mobil tersebut, kita masih melakukan pelacakan dan pengejaran," pungkas Leksi.

GoRiau