Social Items

Nenek Dipaksa Ngemis Cucunya Sendiri di Semarang

RiauJOS.com, Semarang - Bermula dengan adanya unggahan empat buah video tentang nenek pengemis di media sosial Facebook, Instagram, dan media sosial lain, saat ini Kota Semarang menjadi sorotan para netizen.

Video itu meski direkam dengan kamera ponsel dan tak bisa merekam suara, namun bisa bercerita adanya seorang nenek renta yang dipaksa mengemis di lampu merah RSUP Kariadi Semarang. 

Video itu awalnya diunggah akun instagram IG @lambe_turah, dan akhirnya video ini menjadi viral.

Dalam video itu, akun pengunggah juga menandai Gubernur Jateng Ganjar Pranowo danWali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Selain itu ada pula tembusan kepada Dinas Sosial Jawa Tengah dan humas Polrestabes Semarang serta Polda Jateng.





Dalam keterangannya, dituliskan bahwa nenek tersebut dipaksa mengemis oleh cucunya.

"Bantu Share #Semarang

NENEK DIPAKSA NGEMIS

“Dekat kantor saya ada seorang pengemis tua yang biasa mangkal di lampu merah RSUP Kariadi Semarang, setelah saya sering mengamati ternyata nenek ini dipaksa mengemis sama cucunya sendiri.

Saya tidak tega, sampai saya ikuti gerak-gerik nenek ini, sering juga saya melihat nenek ini mengeluh capek tapi tetep dipaksa sama cucunya untuk mengemis.

Kerjaan cucunya hanya nungguin neneknya ngemis. Tiap 12 jam neneknya setoran ke cucunya, ntar dikasih waktu 1 jam istrirahat, trus disuruh ngemis lagi. Kalau gak mau trus dipaksa.

Ya Allah Apa yang harus dilakukan untuk menolong nenek ini????”

Unggahan tersebut langsung menjadi viral. Saat berita ini ditulis, empat video itu sudah ditonton lebih dari 500 ribu kali. Pada salah satu video, terlihat si nenek dengan pakaian kumal tengah bersiap untuk mengemis.

Sedangkan cucunya, tampak mengenakan pakaian rapi dan bagus. Nenek pun berjalan melangkah berat ditemani sebuah tongkat yang membantu seimbangkan badannya yang sudah tua.

Melihat unggahan video ini, terlihat bahwa video ini direkam dalam hari yang berbeda atau waktu yang berbeda. Mulai dari persiapan si nenek mengemis, dan ada pula video yang menunjukkan nenek itu istirahat. Sang cucu berjongkok dan mengelap keringat si nenek pengemis dengan kasar.

Bahkan dalam satu adegan, si cucu itu melempar kain lap ke kepala si nenek. Usai itu sang cucu yang jongkok mengenakan topi, kemudian menghitung uang hasil ngemis dari kantong plastik berwarna biru, sembari diselingi ngobrol-ngobrol meski tidak terdengar.

Netizen Kutuk Perbuatan si Cucu


Ribuan netizen sontak mengutuk aksi laknat cucu terhadap neneknya.

"Semoga nenek dikasih kesehatan, panjang umur, dan surga kelak, dan cucunya diberi hidayah dan segera bertobat amin," respon Joko.

"Astaqfirullah…kejam bener ni orang…masa sama nenek sendiri segitunya penganiayayaan ini namanya," kata Noordien.

Dalam video kedua, akun IG @wahyusetiawan96 malah terlihat heran. "Aku pikir cuma ada di sinetron kayak gini. Tapi di dunia real ada juga orang sebejat ini.

Akun @dputrilestari93 menyebut "gak ada otaknya, laporin ke polisi aja. Biar ditangkep."

"Tolong yang deket tempat itu laporin sama pihak Dinas Sosial setempat. Dan laporin ke police station itu cucunya. Kriminal itu. Yang tau juga diam saja, bantu sebisa mungkin, sebagai sesama umat manusia,"tulis @ike_dewi_riayanik.

“Durhaka.. dasar laki2 gak berguna.. kasian nenek itu.. cepat2 cari tau neneknya itu min.. biar cepat ditangani.. biar si nenek bisa dimasukin ke panti supaya gak disuruh ngemis lagi” tulis akun @mrsnanie.

Sebelum viral, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sudah memerintahkan Dinas Sosial Kota Semarang untuk mengecek dan menindaklanjuti temuan ini. Melalui akun instagramnya Hendi meminta agar Dinas Sosial segera mengecek.

"@p3mkotasmg @dinsoskotasmg segera cek dan tindaklanjuti," tulis IG @hendrarprihadi. Hal yang sama juga dilakukan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. "cek @dinsosjateng segera," tulis Ganjar.

Bukan Cucunya


Nenek yang diduga mengemis karena disuruh cucunya dibawa ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang. Selain itu, pria yang diduga cucu nenek tersebut sudah diperiksa polisi.

"Masih kita mintai keterangan. Ngakunya cucu angkat. Tetap mintai keterangan," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wiyono Eko Prasetyo saat diwawancara pada Senin, 6 Maret 2017 dikutip Riau JOS dari laman Detik.

Sementara, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan pihaknya langsung meminta Dinsos mengecek laporan warga soal nenek yang mengemis di traffic light RSUP dr Kariadi, Semarang, itu. Sekitar pukul 08.30 WIB, nenek dan pria yang ada di video itu dijemput dan dibawa ke Mapolrestabes Semarang.

"Untuk yang pria diproses Polres, yang neneknya diproses Dinsos, Mas," kata Hendrar.

Dia menambahkan petugas Reskrim Polrestabes Semarang dan Dinsos Kota Semarang menjemput dua orang tersebut dan untuk sementara diduga keduanya tidak ada hubungan nenek dengan cucu.

"Lelaki yang katanya cucunya ternyata bukan cucunya. Sementara ini kami meminta Polrestabes untuk melakukan pemeriksaan karena melakukan eksploitasi," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, video seorang nenek yang diminta mengemis menjadi viral setelah di-posting akun Instagram @mbaklina_ dan @lambe_turah. Video itu di-posting ulang di grup Facebook dan mendapat tanggapan netizen.

Liputan6/Detik

Nenek Dipaksa Ngemis Cucunya Sendiri di Semarang

Nenek Dipaksa Ngemis Cucunya Sendiri di Semarang

RiauJOS.com, Semarang - Bermula dengan adanya unggahan empat buah video tentang nenek pengemis di media sosial Facebook, Instagram, dan media sosial lain, saat ini Kota Semarang menjadi sorotan para netizen.

Video itu meski direkam dengan kamera ponsel dan tak bisa merekam suara, namun bisa bercerita adanya seorang nenek renta yang dipaksa mengemis di lampu merah RSUP Kariadi Semarang. 

Video itu awalnya diunggah akun instagram IG @lambe_turah, dan akhirnya video ini menjadi viral.

Dalam video itu, akun pengunggah juga menandai Gubernur Jateng Ganjar Pranowo danWali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Selain itu ada pula tembusan kepada Dinas Sosial Jawa Tengah dan humas Polrestabes Semarang serta Polda Jateng.





Dalam keterangannya, dituliskan bahwa nenek tersebut dipaksa mengemis oleh cucunya.

"Bantu Share #Semarang

NENEK DIPAKSA NGEMIS

“Dekat kantor saya ada seorang pengemis tua yang biasa mangkal di lampu merah RSUP Kariadi Semarang, setelah saya sering mengamati ternyata nenek ini dipaksa mengemis sama cucunya sendiri.

Saya tidak tega, sampai saya ikuti gerak-gerik nenek ini, sering juga saya melihat nenek ini mengeluh capek tapi tetep dipaksa sama cucunya untuk mengemis.

Kerjaan cucunya hanya nungguin neneknya ngemis. Tiap 12 jam neneknya setoran ke cucunya, ntar dikasih waktu 1 jam istrirahat, trus disuruh ngemis lagi. Kalau gak mau trus dipaksa.

Ya Allah Apa yang harus dilakukan untuk menolong nenek ini????”

Unggahan tersebut langsung menjadi viral. Saat berita ini ditulis, empat video itu sudah ditonton lebih dari 500 ribu kali. Pada salah satu video, terlihat si nenek dengan pakaian kumal tengah bersiap untuk mengemis.

Sedangkan cucunya, tampak mengenakan pakaian rapi dan bagus. Nenek pun berjalan melangkah berat ditemani sebuah tongkat yang membantu seimbangkan badannya yang sudah tua.

Melihat unggahan video ini, terlihat bahwa video ini direkam dalam hari yang berbeda atau waktu yang berbeda. Mulai dari persiapan si nenek mengemis, dan ada pula video yang menunjukkan nenek itu istirahat. Sang cucu berjongkok dan mengelap keringat si nenek pengemis dengan kasar.

Bahkan dalam satu adegan, si cucu itu melempar kain lap ke kepala si nenek. Usai itu sang cucu yang jongkok mengenakan topi, kemudian menghitung uang hasil ngemis dari kantong plastik berwarna biru, sembari diselingi ngobrol-ngobrol meski tidak terdengar.

Netizen Kutuk Perbuatan si Cucu


Ribuan netizen sontak mengutuk aksi laknat cucu terhadap neneknya.

"Semoga nenek dikasih kesehatan, panjang umur, dan surga kelak, dan cucunya diberi hidayah dan segera bertobat amin," respon Joko.

"Astaqfirullah…kejam bener ni orang…masa sama nenek sendiri segitunya penganiayayaan ini namanya," kata Noordien.

Dalam video kedua, akun IG @wahyusetiawan96 malah terlihat heran. "Aku pikir cuma ada di sinetron kayak gini. Tapi di dunia real ada juga orang sebejat ini.

Akun @dputrilestari93 menyebut "gak ada otaknya, laporin ke polisi aja. Biar ditangkep."

"Tolong yang deket tempat itu laporin sama pihak Dinas Sosial setempat. Dan laporin ke police station itu cucunya. Kriminal itu. Yang tau juga diam saja, bantu sebisa mungkin, sebagai sesama umat manusia,"tulis @ike_dewi_riayanik.

“Durhaka.. dasar laki2 gak berguna.. kasian nenek itu.. cepat2 cari tau neneknya itu min.. biar cepat ditangani.. biar si nenek bisa dimasukin ke panti supaya gak disuruh ngemis lagi” tulis akun @mrsnanie.

Sebelum viral, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sudah memerintahkan Dinas Sosial Kota Semarang untuk mengecek dan menindaklanjuti temuan ini. Melalui akun instagramnya Hendi meminta agar Dinas Sosial segera mengecek.

"@p3mkotasmg @dinsoskotasmg segera cek dan tindaklanjuti," tulis IG @hendrarprihadi. Hal yang sama juga dilakukan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. "cek @dinsosjateng segera," tulis Ganjar.

Bukan Cucunya


Nenek yang diduga mengemis karena disuruh cucunya dibawa ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang. Selain itu, pria yang diduga cucu nenek tersebut sudah diperiksa polisi.

"Masih kita mintai keterangan. Ngakunya cucu angkat. Tetap mintai keterangan," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wiyono Eko Prasetyo saat diwawancara pada Senin, 6 Maret 2017 dikutip Riau JOS dari laman Detik.

Sementara, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan pihaknya langsung meminta Dinsos mengecek laporan warga soal nenek yang mengemis di traffic light RSUP dr Kariadi, Semarang, itu. Sekitar pukul 08.30 WIB, nenek dan pria yang ada di video itu dijemput dan dibawa ke Mapolrestabes Semarang.

"Untuk yang pria diproses Polres, yang neneknya diproses Dinsos, Mas," kata Hendrar.

Dia menambahkan petugas Reskrim Polrestabes Semarang dan Dinsos Kota Semarang menjemput dua orang tersebut dan untuk sementara diduga keduanya tidak ada hubungan nenek dengan cucu.

"Lelaki yang katanya cucunya ternyata bukan cucunya. Sementara ini kami meminta Polrestabes untuk melakukan pemeriksaan karena melakukan eksploitasi," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, video seorang nenek yang diminta mengemis menjadi viral setelah di-posting akun Instagram @mbaklina_ dan @lambe_turah. Video itu di-posting ulang di grup Facebook dan mendapat tanggapan netizen.

Liputan6/Detik