Nekat Unggah Foto Selfie Nyepi di Bali, Siap-siap Sanksi Adat Menanti karena Dianggap Penodaan Agama

RiauJOS.com, Bali - Perayaan Nyepi, memang seharusnya sepi, bukannya bersibuk ria dengan ajang selfie di jalan-jalan sepi di Bali.

Bagi siapapun anda yang gemar selfi atau swafoto, sebaiknya menahan diri, karena sanksi adat akan menjemput anda, jika anda nekat mengunggah foto selfie saat nyepi berlangsung.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Sudiana, mengatakan, menggunggah foto ke media sosial dengan background jalanan sepi, menjadi salah satu kegemaran warga saat perayaan nyepi.

"Kami mengimbau agar hal itu tak dilakukan, apalagi mengunggahnya ke media sosial," kata Sudiana, Selasa, 28 Maret 2017 dikutip Riau JOS dari laman Viva.

Sudiana memastikan, jika ada warga nekat mengunggah foto selfi, sanksi adat siap menanti pelaku berdasarkan kesepakatan bersama desa adat yang bertujuan untuk menjaga kekhidmatan perayaan nyepi.

Foto Selfie saat perayaan nyepi di Bali, dianggap sebagai penodaan. Saat Nyepi, umat Hindu di Pulau Dewata, Bali dilarang menyalakan api atau lampu (amati geni), dilarang bepergian (amati lelungan), tidak mendengarkan hiburan (amati lelanguan) dan tidak bekerja (amati karya).

Kata Sudiana, hal itu disebut dengan Catur Brata Penyepian, kalau ada warga nekat berselfi ria, dia dianggap telah menodai agama, dan akan ditindak tegas.

Nekat Unggah Foto Selfie Nyepi di Bali, Siap-siap Sanksi Adat Menanti karena Dianggap Penodaan Agama

Nekat Unggah Foto Selfie Nyepi di Bali, Siap-siap Sanksi Adat Menanti karena Dianggap Penodaan Agama

RiauJOS.com, Bali - Perayaan Nyepi, memang seharusnya sepi, bukannya bersibuk ria dengan ajang selfie di jalan-jalan sepi di Bali.

Bagi siapapun anda yang gemar selfi atau swafoto, sebaiknya menahan diri, karena sanksi adat akan menjemput anda, jika anda nekat mengunggah foto selfie saat nyepi berlangsung.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Sudiana, mengatakan, menggunggah foto ke media sosial dengan background jalanan sepi, menjadi salah satu kegemaran warga saat perayaan nyepi.

"Kami mengimbau agar hal itu tak dilakukan, apalagi mengunggahnya ke media sosial," kata Sudiana, Selasa, 28 Maret 2017 dikutip Riau JOS dari laman Viva.

Sudiana memastikan, jika ada warga nekat mengunggah foto selfi, sanksi adat siap menanti pelaku berdasarkan kesepakatan bersama desa adat yang bertujuan untuk menjaga kekhidmatan perayaan nyepi.

Foto Selfie saat perayaan nyepi di Bali, dianggap sebagai penodaan. Saat Nyepi, umat Hindu di Pulau Dewata, Bali dilarang menyalakan api atau lampu (amati geni), dilarang bepergian (amati lelungan), tidak mendengarkan hiburan (amati lelanguan) dan tidak bekerja (amati karya).

Kata Sudiana, hal itu disebut dengan Catur Brata Penyepian, kalau ada warga nekat berselfi ria, dia dianggap telah menodai agama, dan akan ditindak tegas.