Social Items

Mark Zuckerberg dapat Gelar Kehormatan dari Harvard, setelah DO 12 Tahun yang lalu

RiauJOS.com, Teknologi - Mark Zukerberg menerima gelar dari Harvard University setelah belasan tahun dropped out (DO). Gelar itu bukanlah gelar sarjana Ilmu Komputer yang merupakan disiplin ilmu Zuckerberg ketika kuliah. 

Dia mendapatkan gelar kehormatan untuk individu yang dianggap mampu membawa perubahan, dilansir dari situs resmi Harvard University.

"Kepemimpinan Mark Zuckerberg mampu mengubah cara bersosialisasi di seluruh dunia. Penemuan setelah Facebook kemudian memberi dampak lebih jauh tentang bagaimana masyarakat berinteraksi satu sama lain," kata President Harvard University, Drew Fraust Rabu, 8 Maret 2017 lansiran Verge.

Sekitar 12 tahun lalu, tepatnya pada akhir 2005, Mark memutuskan fokus menggarap Facebook hingga akhirnya dikeluarkan (DO) dari Harvard University, AS.

Keputusannya Mark memilih DO sudah tepat, karena saat ini Facebook menjadi layanan sejuta umat dengan nilai hampir 400 miliar dollar AS atau sekitar Rp 5.333 triliun.

Sebagai pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark juga dianggap sebagai orang yang meninspirasi karena kegiatan filantropisnya. Ia bersama sang istri, Priscilla Chan, mendirikan yayasan untuk menghimpun pendanaan dan melaksanakan program-program kemanusiaan.

Mark Zuckerberg dapat Gelar Kehormatan dari Harvard, setelah DO 12 Tahun yang lalu

Mark Zuckerberg dapat Gelar Kehormatan dari Harvard, setelah DO 12 Tahun yang lalu

RiauJOS.com, Teknologi - Mark Zukerberg menerima gelar dari Harvard University setelah belasan tahun dropped out (DO). Gelar itu bukanlah gelar sarjana Ilmu Komputer yang merupakan disiplin ilmu Zuckerberg ketika kuliah. 

Dia mendapatkan gelar kehormatan untuk individu yang dianggap mampu membawa perubahan, dilansir dari situs resmi Harvard University.

"Kepemimpinan Mark Zuckerberg mampu mengubah cara bersosialisasi di seluruh dunia. Penemuan setelah Facebook kemudian memberi dampak lebih jauh tentang bagaimana masyarakat berinteraksi satu sama lain," kata President Harvard University, Drew Fraust Rabu, 8 Maret 2017 lansiran Verge.

Sekitar 12 tahun lalu, tepatnya pada akhir 2005, Mark memutuskan fokus menggarap Facebook hingga akhirnya dikeluarkan (DO) dari Harvard University, AS.

Keputusannya Mark memilih DO sudah tepat, karena saat ini Facebook menjadi layanan sejuta umat dengan nilai hampir 400 miliar dollar AS atau sekitar Rp 5.333 triliun.

Sebagai pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark juga dianggap sebagai orang yang meninspirasi karena kegiatan filantropisnya. Ia bersama sang istri, Priscilla Chan, mendirikan yayasan untuk menghimpun pendanaan dan melaksanakan program-program kemanusiaan.