Social Items

Kenal di Facebook, Seorang Janda di Bali Diajak Begituan Berkali-kali dan Ponselpun Dicuri

RiauJOS.com, Gianyar -  Luh PR (31), seorang wanita berstatus janda asal Singaraja, Bali, mendatangi Mapolsek Sukawati, Minggu pagi, 5 Maret 2017. Wanita yang bekerja di sebuah salon di kawasan Sukawati itu ingin melaporkan tentang ponsel yang hilang dicuri.

Ponsel Samsung JT5 miliknya dicuri teman kencan yang diajaknya"begituan" di kamar kosnya di daerah Singapadu. Laporan Tribun Bali, PR mengenal pelaku pencurian yang diduga bernama Artha lewat sosial media Facebook.

Artha mengaku bekerja di kapal pesiar dan datang ke Bali untuk menghabiskan uang dan keduanya saling bertukar nomor ponsel. Setelah cukup lama mengenal satu sama lain, Sabtu, 4 Maret 2017, A diajak pergi ke kos PR.

Usai bercakap-cakap, keduanya yang tengah dimabuk asmara ini pun "begituan". Setelah melakukan "begituan" yang pertama, A meminta izin pulang namun, permintaan itu ditolak PR dan meminta melayaninya "begituan" untuk kedua kali.

Usai "begituan" yang kedua, PR pun tertidur. PR baru terbangun pada Minggu, 5 Maret 2017, sekitar pukul 03.00 wita dan saat bangun, A masih berada bersamanya di kamar.

PR kemudian meminta A kembali melayaninya "begituan" untuk ketiga kalinya. Namun, permintaan itu ditolak A karena telah kelelahan melayani PR sebelumnya. Karena jengkel permintaannya tak dikabulkan A, PR pun kembali tertidur.

Ketika bangun pada pagi hari, PR mendapati kekasihnya itu sudah tidak ada di kamar. Saat ingin menelepon temannya tersebut, PR menyadari ponsel seharga Rp.3,1 juta yang ditaruhnya di atas kulkas telah raib.

''Kata korban, dia berani mengajaknya di kos, karena dia ngakunya tidak beristri dan mengaku akan memperkenalkan korban ke orangtuanya,'' ujar sumber di kepolisian.

Kapolsek Sukawati, Kompol Pande Sugiarta membenarkan adanya laporan tersebut. Kata dia, korban dan terlapor berkenalan dari Facebook. Setelah cukup dekat dan terlapor mengaku tidak beristri dan korban dijanjikan untuk dikenalkan pada orangtua terlapor. Korban pun akhirnya mengajak A menginap di kosannya.

Saat ini pihaknya sedang memburu terlapor berdasarkan identitas yang diberikan oleh korban namun identitas terlapor yang diberikan korban relatif sedikit, dan masih diragukan keabsahannya.

''Menurut korban pelaku bernama Artha, usia 35 tahun, tinggal di Gatsu Tengah dan baru datang usai bekerja di kapal pesiar. Apakah itu identitas asli, kami masih selidiki,'' ujarnya.

Tribun/GoNews

Kenal di Facebook, Seorang Janda di Bali Diajak 'Begituan' Berkali-kali dan Ponselpun Dicuri

Kenal di Facebook, Seorang Janda di Bali Diajak Begituan Berkali-kali dan Ponselpun Dicuri

RiauJOS.com, Gianyar -  Luh PR (31), seorang wanita berstatus janda asal Singaraja, Bali, mendatangi Mapolsek Sukawati, Minggu pagi, 5 Maret 2017. Wanita yang bekerja di sebuah salon di kawasan Sukawati itu ingin melaporkan tentang ponsel yang hilang dicuri.

Ponsel Samsung JT5 miliknya dicuri teman kencan yang diajaknya"begituan" di kamar kosnya di daerah Singapadu. Laporan Tribun Bali, PR mengenal pelaku pencurian yang diduga bernama Artha lewat sosial media Facebook.

Artha mengaku bekerja di kapal pesiar dan datang ke Bali untuk menghabiskan uang dan keduanya saling bertukar nomor ponsel. Setelah cukup lama mengenal satu sama lain, Sabtu, 4 Maret 2017, A diajak pergi ke kos PR.

Usai bercakap-cakap, keduanya yang tengah dimabuk asmara ini pun "begituan". Setelah melakukan "begituan" yang pertama, A meminta izin pulang namun, permintaan itu ditolak PR dan meminta melayaninya "begituan" untuk kedua kali.

Usai "begituan" yang kedua, PR pun tertidur. PR baru terbangun pada Minggu, 5 Maret 2017, sekitar pukul 03.00 wita dan saat bangun, A masih berada bersamanya di kamar.

PR kemudian meminta A kembali melayaninya "begituan" untuk ketiga kalinya. Namun, permintaan itu ditolak A karena telah kelelahan melayani PR sebelumnya. Karena jengkel permintaannya tak dikabulkan A, PR pun kembali tertidur.

Ketika bangun pada pagi hari, PR mendapati kekasihnya itu sudah tidak ada di kamar. Saat ingin menelepon temannya tersebut, PR menyadari ponsel seharga Rp.3,1 juta yang ditaruhnya di atas kulkas telah raib.

''Kata korban, dia berani mengajaknya di kos, karena dia ngakunya tidak beristri dan mengaku akan memperkenalkan korban ke orangtuanya,'' ujar sumber di kepolisian.

Kapolsek Sukawati, Kompol Pande Sugiarta membenarkan adanya laporan tersebut. Kata dia, korban dan terlapor berkenalan dari Facebook. Setelah cukup dekat dan terlapor mengaku tidak beristri dan korban dijanjikan untuk dikenalkan pada orangtua terlapor. Korban pun akhirnya mengajak A menginap di kosannya.

Saat ini pihaknya sedang memburu terlapor berdasarkan identitas yang diberikan oleh korban namun identitas terlapor yang diberikan korban relatif sedikit, dan masih diragukan keabsahannya.

''Menurut korban pelaku bernama Artha, usia 35 tahun, tinggal di Gatsu Tengah dan baru datang usai bekerja di kapal pesiar. Apakah itu identitas asli, kami masih selidiki,'' ujarnya.

Tribun/GoNews