Apa itu Google Fred? Siap-siap Blogger dengan Link 'Palsu' akan Tersingkir dari Pencarian Google

RiauJOS.com, Teknologi - Komunitas Blogger Indonesia, saat ini sedang digemparkan dengan kemunculan "Google Fred", seolah istilah itu menjadi sebuah hantu yang menakutkan bagi blogger Indonesia maupun Blogger di luar sana.

Penelusuran Riau JOS, di Grup Facebook Blogger Indonesia, Facebookers, Njik Panji mencoba menyingkap tabir misteri "Google Fred" yang sekarang ini menjadi momok tersendiri bagi para Blogger, baik yang sedang mulai blogging maupun Blogger kawakan.

"Awas Google Fred," tulis Njik pada update statusnya di grup Blogger Indonesia, Kamis tengah malam, 16 Maret 2017 sekitar 37 menit yang lalu, waktu Indonesia bagian barat.

Atas peringatan itu, anggota grup Blogger Indonesia makin penasaran, dan dengan segera menanyakan, "Apa itu Google Fred?".

 

Sampai warta ini diketik, diskusi masih berlangsung, mengamati proses tanya jawab di status Njik, Riau JOS mencoba menelusuri beberapa artikel tentang "Google Fred", namun sayang, pada saat mulai mencari di google pencarian, hasil yang didapatkan tidak difahami oleh mesin pencari google.

"Mungkin maksud anda 'Google Feed'..", demikian jawaban google pencarian.

Setelah berlama-lama mencari, Riau JOS menemukan sebuah artikel yang menjelaskan secara rinci, apa itu 'Google Fred", berikut penjelasannya.

Dirangkum Riau JOS dari berbagai sumber, pada 8 Maret 2017 para pakar Search Engine Optimasi (SEO) atau pengoptimalan pencarian di internet, sedang sibuk menambah pengetahuan tentang "FRED", yang saat ini diwacanakan sebagai alogaritma google paling baru.

Dampak kebijakan alogaritma "Google Fred", dapat disaksikan dan dinilai dari menurunnya trafik website anda secara tiba-tiba.

Beruntung bagi pemilik website yang tidak mengalami penurunan, justru sebaliknya dengan kebijakan FRED, trafik website makin meningkat.

Pakar SEO di luar, menamai “Fred Update”, sebuah nama untuk update algoritma baru, prinsipnya diusulkan salah satu karyawan google, gary Illyes.

Target alogaritme FRED, lebih fokus mengatasi “Related link” atau tautan link, penilaian link berdasarkan relevansi tautan.

Mengatasi Dampak Google Fred


Google ranking update ‘Fred’ related Links

Related Links atau link tautan, dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Link internal
2. Link External

Kedua jenis link itu, mempunyai nilai relevansi, apabila link yang dibuat tidak relevan, atau tidak sesuai dengan yang diharapkan pembaca, akan berdampak pada penurunan rangking, dan sebaliknya jika relevan akan membuat rangking naik.

Dua hal, yaitu relevansi dan kenyamanan pembaca menjadi pokok penting untuk disadari para penulis artikel, dan pengembang website. Jadi tidak asal-asalan dalam membut link terkait. Link terkait memang seperti namanya "terkait", kalau tidak ada kaitan, terus dikait-kaitkan akan berdampak pada buruknya citra website dimata Google Fred.

1 ) Related Link Internal

Dalam strategi seo untuk meningkatkan sebuah rangking halaman, maka penggunaan internal link penting dilakukan. Sebuah halaman Akan terdongkrak naik di SERP ketika jumlah kunjungan halaman meningkat.

Penempatan link yang diarahkan ke halaman lain, juga harus relevan. Apabila link relevan dengan yang ditautkan, maka akan meningkatkan jumlah kunjungan. Jadi, hati-hatilah dalam membuat link terkait, usahakan memang relevan terkait. Jangan sekali-kali membuat "LINK PALSU", atau link yang tidak ada kaitannya dengan artikel/konten yang anda buat.

Hati-hati mengarahkan Link dengan tulisan "BACA JUGA"

Kalau kita perhatikan, saat ini banyak website yang seolah memaksakan link untuk dimasukan ke dalam artikel yang tidak ada kaitannya, dengan menuliskan "BACA JUGA:", hal ini juga membuat citra buruk oleh Google FRED.

Google mau kita sebagai pemilik web site menavigasikan pengguna secara baik seperti memberikan sebuah arahan link yang menuju ke artikel lainnya dengan nilai sebuah referensi.

2) Connected External Link
Usahakan untuk membuat tautan eksternal yang relevan, sesuai dengan konten/artikel. Berbahaya jika Anda membuat tautan eksternal, tapi tautan itu mengarah kepada website anda, dengan akun anda sendiri.

Contonya: anda mempunyai beberapa website atau blog, semua blog milik anda tidak relevan dengan tautan yang dibuat, hanya untuk mengarahkan link ke website utama anda, sedangkan website lainnya hanya sebagai umpan link saja menuju artikel/konten di website utama anda.

Dikabarkan, Google Fred sudah mampu menilai kualitas tautan eksternal. Beruntung jika anda tidak pernah melakukan hal itu, secara otomatis website anda akan terus naik rangkingnya, sebaliknya jika anda pernah membuat external link atau biasa dikenal dengan backlink tapi tidak relevan, website anda akan menurun drastis.

Apalagi kalau anda sering menggunakan backlink buatan situs penyedia backlink, disana banyak ditemukan link yang tidak relevan dengan artikel/konten yang dibuat.

Apa itu Google Fred? Siap-siap, Pembuat Link 'Palsu' akan Tersingkir dari Pencarian Google

Apa itu Google Fred? Siap-siap Blogger dengan Link 'Palsu' akan Tersingkir dari Pencarian Google

RiauJOS.com, Teknologi - Komunitas Blogger Indonesia, saat ini sedang digemparkan dengan kemunculan "Google Fred", seolah istilah itu menjadi sebuah hantu yang menakutkan bagi blogger Indonesia maupun Blogger di luar sana.

Penelusuran Riau JOS, di Grup Facebook Blogger Indonesia, Facebookers, Njik Panji mencoba menyingkap tabir misteri "Google Fred" yang sekarang ini menjadi momok tersendiri bagi para Blogger, baik yang sedang mulai blogging maupun Blogger kawakan.

"Awas Google Fred," tulis Njik pada update statusnya di grup Blogger Indonesia, Kamis tengah malam, 16 Maret 2017 sekitar 37 menit yang lalu, waktu Indonesia bagian barat.

Atas peringatan itu, anggota grup Blogger Indonesia makin penasaran, dan dengan segera menanyakan, "Apa itu Google Fred?".

 

Sampai warta ini diketik, diskusi masih berlangsung, mengamati proses tanya jawab di status Njik, Riau JOS mencoba menelusuri beberapa artikel tentang "Google Fred", namun sayang, pada saat mulai mencari di google pencarian, hasil yang didapatkan tidak difahami oleh mesin pencari google.

"Mungkin maksud anda 'Google Feed'..", demikian jawaban google pencarian.

Setelah berlama-lama mencari, Riau JOS menemukan sebuah artikel yang menjelaskan secara rinci, apa itu 'Google Fred", berikut penjelasannya.

Dirangkum Riau JOS dari berbagai sumber, pada 8 Maret 2017 para pakar Search Engine Optimasi (SEO) atau pengoptimalan pencarian di internet, sedang sibuk menambah pengetahuan tentang "FRED", yang saat ini diwacanakan sebagai alogaritma google paling baru.

Dampak kebijakan alogaritma "Google Fred", dapat disaksikan dan dinilai dari menurunnya trafik website anda secara tiba-tiba.

Beruntung bagi pemilik website yang tidak mengalami penurunan, justru sebaliknya dengan kebijakan FRED, trafik website makin meningkat.

Pakar SEO di luar, menamai “Fred Update”, sebuah nama untuk update algoritma baru, prinsipnya diusulkan salah satu karyawan google, gary Illyes.

Target alogaritme FRED, lebih fokus mengatasi “Related link” atau tautan link, penilaian link berdasarkan relevansi tautan.

Mengatasi Dampak Google Fred


Google ranking update ‘Fred’ related Links

Related Links atau link tautan, dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Link internal
2. Link External

Kedua jenis link itu, mempunyai nilai relevansi, apabila link yang dibuat tidak relevan, atau tidak sesuai dengan yang diharapkan pembaca, akan berdampak pada penurunan rangking, dan sebaliknya jika relevan akan membuat rangking naik.

Dua hal, yaitu relevansi dan kenyamanan pembaca menjadi pokok penting untuk disadari para penulis artikel, dan pengembang website. Jadi tidak asal-asalan dalam membut link terkait. Link terkait memang seperti namanya "terkait", kalau tidak ada kaitan, terus dikait-kaitkan akan berdampak pada buruknya citra website dimata Google Fred.

1 ) Related Link Internal

Dalam strategi seo untuk meningkatkan sebuah rangking halaman, maka penggunaan internal link penting dilakukan. Sebuah halaman Akan terdongkrak naik di SERP ketika jumlah kunjungan halaman meningkat.

Penempatan link yang diarahkan ke halaman lain, juga harus relevan. Apabila link relevan dengan yang ditautkan, maka akan meningkatkan jumlah kunjungan. Jadi, hati-hatilah dalam membuat link terkait, usahakan memang relevan terkait. Jangan sekali-kali membuat "LINK PALSU", atau link yang tidak ada kaitannya dengan artikel/konten yang anda buat.

Hati-hati mengarahkan Link dengan tulisan "BACA JUGA"

Kalau kita perhatikan, saat ini banyak website yang seolah memaksakan link untuk dimasukan ke dalam artikel yang tidak ada kaitannya, dengan menuliskan "BACA JUGA:", hal ini juga membuat citra buruk oleh Google FRED.

Google mau kita sebagai pemilik web site menavigasikan pengguna secara baik seperti memberikan sebuah arahan link yang menuju ke artikel lainnya dengan nilai sebuah referensi.

2) Connected External Link
Usahakan untuk membuat tautan eksternal yang relevan, sesuai dengan konten/artikel. Berbahaya jika Anda membuat tautan eksternal, tapi tautan itu mengarah kepada website anda, dengan akun anda sendiri.

Contonya: anda mempunyai beberapa website atau blog, semua blog milik anda tidak relevan dengan tautan yang dibuat, hanya untuk mengarahkan link ke website utama anda, sedangkan website lainnya hanya sebagai umpan link saja menuju artikel/konten di website utama anda.

Dikabarkan, Google Fred sudah mampu menilai kualitas tautan eksternal. Beruntung jika anda tidak pernah melakukan hal itu, secara otomatis website anda akan terus naik rangkingnya, sebaliknya jika anda pernah membuat external link atau biasa dikenal dengan backlink tapi tidak relevan, website anda akan menurun drastis.

Apalagi kalau anda sering menggunakan backlink buatan situs penyedia backlink, disana banyak ditemukan link yang tidak relevan dengan artikel/konten yang dibuat.