Social Items

GP Ansor Banten Siapkan 350 Tiket Gratis Nonton Film Bid’ah Cinta

RiauJOS.com, Banten - Penurus GP Ansor Provinsi Banten mengajak seluruh elemen masyarakat Banten untuk bisa mengikuti acara nonton bareng film Bid'ah Cinta yang akan dilaksanakan pada 16 Maret 2017 di Supermall Lippo Karawaci Tangerang. Pihak GP Ansor telah menyiapkan tiket gratis untuk warga NU yang ingin menonton bareng film tersebut.

GP Ansor Banten menilai pentingnya nilai-nilai kebinekaan yang terkandung dalam film tersebut. Sebagai negara dengan beragam kultur dan kepercayaan, perbedaan pandang merupakan hal yang sangat jamak di Indonesia.

Ketua GP Ansor Banten Ahmad Nuri mengatakan, acara nonton bareng tersebut akan dilakukan secara gratis dan bisa diikuti oleh seluruh warga NU dan seluruh masyarakat Banten. Acara ini juga akan dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat Banten. GP Ansor Banten akan mendatangkan aktor film tersebut.

"Kita sudah borong satu studio untuk acara itu, ada sekitar 350 tiket sudah kita sediakan, gratis," kata Nuri di Sekretariat GP Ansor Banten, Sabtu, 11 Maret 2017 dikutip Riau JOS dari laman nu[dot]or[dot]id.

Ia mengatakan, pentingnya untuk menyaksikan film Bid'ah Cinta karena film ini mengangkat tema hubungan percintaan yang dibalut dengan latar persoalan pemahaman agama yang berbeda. Misalnya soal perayaan Maulid Nabi, malam Nisyfu Syaban, doa Qunut, hingga tahlilan.

"Urgensi dari film ini bahwa perbedaan pandangan terhadap persoalan agama harus disikapi dengan toleransi yang tinggi, bukan saling membenci dan mencaci yang rentan menimbulkan konflik," kata Nuri.

Ia menjelaskan, film itu juga memiliki korelasi terhadap situasi dan kondisi yang saat ini sedang dialami oleh Bangsa Indonesia, yang dinilai sedang bergejolak dengan berbagai perbedaan pandangan.

"Kami berharap, setelah nonton film itu masyarakat bisa mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari, bahwa cinta bisa merekatkan perbedaan agama itu dengan menjaga fitrahnya sehingga tidak ada lagi konflik yang mengatasnamakan agama terjadi di negara ini," pungkasnya.

GP Ansor Banten Siapkan 350 Tiket Gratis Nonton Film Bid’ah Cinta

GP Ansor Banten Siapkan 350 Tiket Gratis Nonton Film Bid’ah Cinta

RiauJOS.com, Banten - Penurus GP Ansor Provinsi Banten mengajak seluruh elemen masyarakat Banten untuk bisa mengikuti acara nonton bareng film Bid'ah Cinta yang akan dilaksanakan pada 16 Maret 2017 di Supermall Lippo Karawaci Tangerang. Pihak GP Ansor telah menyiapkan tiket gratis untuk warga NU yang ingin menonton bareng film tersebut.

GP Ansor Banten menilai pentingnya nilai-nilai kebinekaan yang terkandung dalam film tersebut. Sebagai negara dengan beragam kultur dan kepercayaan, perbedaan pandang merupakan hal yang sangat jamak di Indonesia.

Ketua GP Ansor Banten Ahmad Nuri mengatakan, acara nonton bareng tersebut akan dilakukan secara gratis dan bisa diikuti oleh seluruh warga NU dan seluruh masyarakat Banten. Acara ini juga akan dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat Banten. GP Ansor Banten akan mendatangkan aktor film tersebut.

"Kita sudah borong satu studio untuk acara itu, ada sekitar 350 tiket sudah kita sediakan, gratis," kata Nuri di Sekretariat GP Ansor Banten, Sabtu, 11 Maret 2017 dikutip Riau JOS dari laman nu[dot]or[dot]id.

Ia mengatakan, pentingnya untuk menyaksikan film Bid'ah Cinta karena film ini mengangkat tema hubungan percintaan yang dibalut dengan latar persoalan pemahaman agama yang berbeda. Misalnya soal perayaan Maulid Nabi, malam Nisyfu Syaban, doa Qunut, hingga tahlilan.

"Urgensi dari film ini bahwa perbedaan pandangan terhadap persoalan agama harus disikapi dengan toleransi yang tinggi, bukan saling membenci dan mencaci yang rentan menimbulkan konflik," kata Nuri.

Ia menjelaskan, film itu juga memiliki korelasi terhadap situasi dan kondisi yang saat ini sedang dialami oleh Bangsa Indonesia, yang dinilai sedang bergejolak dengan berbagai perbedaan pandangan.

"Kami berharap, setelah nonton film itu masyarakat bisa mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari, bahwa cinta bisa merekatkan perbedaan agama itu dengan menjaga fitrahnya sehingga tidak ada lagi konflik yang mengatasnamakan agama terjadi di negara ini," pungkasnya.