Tabligh akbar yang menghadirkan Ustadz Dr Syafiq Reza Basalamah, MA dipadati Jamaah

RiauJOS.com, Pekanbaru - Tabligh akbar yang menghadirkan Ustadz Dr Syafiq Reza Basalamah, MA dipadati Jamaah, bahkan Gubernur Riau, Arsyad Djuliandirachman turut hadir. Ahad, 26 Februari 2017, di Masjid Raudhatul Jannah di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru,

Tabliq akbar dimulai pukul 08.30 sampai pukul 11.00 WIB, dengan mengusung tema 'Haruskah Aku Mencintaimu'. Kegiatan ini merupakan penutup yang sebelumnya diadakan di Ponpes Ibnu Katsir di Muara Fajar dan Masjid Imam As Syafei.  

Tablig Dihadiri 10 Ribu Jamaah


Diperkirakan jumlah jamaah mencapai 10 ribu orang. Jamaah membludak sampai ke luar masjid, jalanan diluar masjid pun sempat macet, karena jamaah berdatangan ada yang membawa kendaraan roda dua maupun roda empat.

Masjid itu bahkan tak sanggup menampung jamaah yang membludak hingga ke tenda-tenda yang didirikan di luar masjid, jamaah penuh sesak.

Ada juga jamaah yang datang terlambat, dan terpaksa berbalik arah karena tak bisa lagi masuk ke areal masjid. Mereka terpaksa hanya mendengarkan siaran langsung melalui radio dakwah Hidayah FM.

Cinta Dunia yang Dibolehkan


Ustadz Syafiq memaparkan tentang kecintaan terhadap dunia yang sebenarnya diperbolehkan agama, sepanjang hal itu tidak melalaikan kita kepada perintah Allah, seperti yang terkandung dalam Surah At Taubah ayat 24 dalam Al Quran.

Dalam paparannya, Ustadz Syafiq mengatakan, bahwa manusia hidup di dunia hanya sementara, sekitar 70 tahun, sementara hidup manusia di alam kubur jauh lebih lama, bisa jadi ribuan tahun, oleh sebab itu, manusia sudah semestinya memperbanyak bekal untuk hidup sesudah mati.

Sesi tanya jawab sempat berlangsung mengharu biru, ketika seorang jamaah minta diingat Ustadz Syafiq di surga kelak. 
"Ingatlah kami para jamaahmu ini, ya Ustadz. Bila Ustadz tidak melihat kami nanti di surga, tolong tanyakan kami kepada Allah," tulis jamaah itu.

Sebagian jamaah tertawa, namun Ustadz Syafiq malah terdiam. Ia kemudian menghapus air matanya, karena tanggung jawab seorang ulama di akhirat nanti lebih besar dari Jamaahnya.
"Bapak Ibu tidak tahu dosa apa saja yang telah saya perbuat. Saya terlihat seperti sekarang ini semata karena Allah menutupi aib-aib saya. Sesungguhnya para ulama itu adalah korek apinya neraka, bila mereka tidak mengamalkan ilmu yang mereka miliki atau mereka mengamalkannya karena riya. Dan ketahuilah, sesungguhnya ujian para ustadz jauh lebih berat ketimbang jamaahnya," katanya.

Gubernur Provinsi Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rachman menghadiri tablig akbar bersama sepuluh ribuan jamaah

Gubri Datang Terlambat

Gubernur Provinsi Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rachman menghadiri tablig akbar bersama sepuluh ribuan jamaah, meski terlambat. Gubri dapat saat berlangsung sesi tanya jawab. Selanjutnya, Gubri diberikan waktu selama 15 menit untuk menyampaikan kata sambutan.

Gubri dalam sambutannya mengajak warga agar selalu mengisi kegiatan keagamaan untuk meningkatkan ukhuwah serta keimanan kepada Allah SWT. Gubri berpesan agar umat Islam terus menjaga kerukunan umat antar agama.

"Kegiatan tablig akbar ini juga diharapkan akan membuat kita selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujar Gubri, dikutip Riau JOS dari laman Riau Terkini.

Saat itu, Gubri mengajak kekompakan untuk memelihara kedamaian, karena Islam itu sendiri sebagai agama rahmatan lil'alamin yang bermakna pembawa rahmat sekalian alam. 

Ustadz Syafiq Terdiam dan Meneteskan Air Mata, Jamaah Minta Diingat di Surga Kelak

Tabligh akbar yang menghadirkan Ustadz Dr Syafiq Reza Basalamah, MA dipadati Jamaah

RiauJOS.com, Pekanbaru - Tabligh akbar yang menghadirkan Ustadz Dr Syafiq Reza Basalamah, MA dipadati Jamaah, bahkan Gubernur Riau, Arsyad Djuliandirachman turut hadir. Ahad, 26 Februari 2017, di Masjid Raudhatul Jannah di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru,

Tabliq akbar dimulai pukul 08.30 sampai pukul 11.00 WIB, dengan mengusung tema 'Haruskah Aku Mencintaimu'. Kegiatan ini merupakan penutup yang sebelumnya diadakan di Ponpes Ibnu Katsir di Muara Fajar dan Masjid Imam As Syafei.  

Tablig Dihadiri 10 Ribu Jamaah


Diperkirakan jumlah jamaah mencapai 10 ribu orang. Jamaah membludak sampai ke luar masjid, jalanan diluar masjid pun sempat macet, karena jamaah berdatangan ada yang membawa kendaraan roda dua maupun roda empat.

Masjid itu bahkan tak sanggup menampung jamaah yang membludak hingga ke tenda-tenda yang didirikan di luar masjid, jamaah penuh sesak.

Ada juga jamaah yang datang terlambat, dan terpaksa berbalik arah karena tak bisa lagi masuk ke areal masjid. Mereka terpaksa hanya mendengarkan siaran langsung melalui radio dakwah Hidayah FM.

Cinta Dunia yang Dibolehkan


Ustadz Syafiq memaparkan tentang kecintaan terhadap dunia yang sebenarnya diperbolehkan agama, sepanjang hal itu tidak melalaikan kita kepada perintah Allah, seperti yang terkandung dalam Surah At Taubah ayat 24 dalam Al Quran.

Dalam paparannya, Ustadz Syafiq mengatakan, bahwa manusia hidup di dunia hanya sementara, sekitar 70 tahun, sementara hidup manusia di alam kubur jauh lebih lama, bisa jadi ribuan tahun, oleh sebab itu, manusia sudah semestinya memperbanyak bekal untuk hidup sesudah mati.

Sesi tanya jawab sempat berlangsung mengharu biru, ketika seorang jamaah minta diingat Ustadz Syafiq di surga kelak. 
"Ingatlah kami para jamaahmu ini, ya Ustadz. Bila Ustadz tidak melihat kami nanti di surga, tolong tanyakan kami kepada Allah," tulis jamaah itu.

Sebagian jamaah tertawa, namun Ustadz Syafiq malah terdiam. Ia kemudian menghapus air matanya, karena tanggung jawab seorang ulama di akhirat nanti lebih besar dari Jamaahnya.
"Bapak Ibu tidak tahu dosa apa saja yang telah saya perbuat. Saya terlihat seperti sekarang ini semata karena Allah menutupi aib-aib saya. Sesungguhnya para ulama itu adalah korek apinya neraka, bila mereka tidak mengamalkan ilmu yang mereka miliki atau mereka mengamalkannya karena riya. Dan ketahuilah, sesungguhnya ujian para ustadz jauh lebih berat ketimbang jamaahnya," katanya.

Gubernur Provinsi Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rachman menghadiri tablig akbar bersama sepuluh ribuan jamaah

Gubri Datang Terlambat

Gubernur Provinsi Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rachman menghadiri tablig akbar bersama sepuluh ribuan jamaah, meski terlambat. Gubri dapat saat berlangsung sesi tanya jawab. Selanjutnya, Gubri diberikan waktu selama 15 menit untuk menyampaikan kata sambutan.

Gubri dalam sambutannya mengajak warga agar selalu mengisi kegiatan keagamaan untuk meningkatkan ukhuwah serta keimanan kepada Allah SWT. Gubri berpesan agar umat Islam terus menjaga kerukunan umat antar agama.

"Kegiatan tablig akbar ini juga diharapkan akan membuat kita selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujar Gubri, dikutip Riau JOS dari laman Riau Terkini.

Saat itu, Gubri mengajak kekompakan untuk memelihara kedamaian, karena Islam itu sendiri sebagai agama rahmatan lil'alamin yang bermakna pembawa rahmat sekalian alam.