Social Items

Seorang Buruh Tani di Boyolali Tewas di Sawah Saat Mencari Ketela Pohon

RiauJOS.com, Boyolali - Seorang buruh tani di Boyolali, Sukadi (55) tewas setelah sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk mencari ketela pohon di sawah. Dia pergi ke sawah pada Rabu, 22 Februari 2017 sekitar pukul 17.30 WIB. Kepergiannya itu menjadi kepergian terakhir kalinya untuk meninggalkan dunia ini.

Sukadi tinggal di Dukuh Pakel, Desa Teter, Simo, Boyolali itu ditemukan meninggal dunia di pematang sawah, keesokan harinya, Kamis, 23 Februari 2017 sekitar pukul 08.00 WIB.

Jasad Sukadi ditemukan tetangganya Ngatijan (45) yang sekaligus saksi mata. 

Menurut penuturan Ngatijan, dia bersama Prayitno dan Muri diminta keluarga korban untuk mencari keberadaan Sukadi, karena sejak semalaman Sukadi tidak pulang ke rumah sejak meninggalkan rumah kemarin petang.

Keluarga korban mengatakan, Sukadi tanpa pamit pergi meninggalkan rumah menuju sawah dan diperkirakan mencari ketela pohon. 

 Akhirnya, ketiganya memutuskan mencari ke sawah. Belum sampai lokasi kejadian, dari kejauhan Ngatijan dan Muri melihat sepeda ontel yang sering dibawa Sukadi. 

Saat mendekati sepeda tersebut, keduanya melihat sesosok tubuh tergeletak dengan posisi tertelungkup, ternyata dia tewas di bawah pematang sawah milik Njamjuri. Saksi mata melihat tubuh Sukadi terbujur kaku dan hidung sudah mengeluarkan darah. 

Menurut keterangan perangkat kecamatan setempat, Muspika bersama masyarakat langsung merapat tempat kejadin perkara. Lalu, jenazah korban diangkat untuk divisum di tempat oleh dokter Puskesmas Simo. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, meninggalnya Sukadi tidak ada tanda-tanda penganiayaan, tetapi akibat penyakitnya yang kambuh.

Warto Solo

Seorang Buruh Tani di Boyolali Tewas di Sawah Saat Mencari Ketela Pohon

Seorang Buruh Tani di Boyolali Tewas di Sawah Saat Mencari Ketela Pohon

RiauJOS.com, Boyolali - Seorang buruh tani di Boyolali, Sukadi (55) tewas setelah sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk mencari ketela pohon di sawah. Dia pergi ke sawah pada Rabu, 22 Februari 2017 sekitar pukul 17.30 WIB. Kepergiannya itu menjadi kepergian terakhir kalinya untuk meninggalkan dunia ini.

Sukadi tinggal di Dukuh Pakel, Desa Teter, Simo, Boyolali itu ditemukan meninggal dunia di pematang sawah, keesokan harinya, Kamis, 23 Februari 2017 sekitar pukul 08.00 WIB.

Jasad Sukadi ditemukan tetangganya Ngatijan (45) yang sekaligus saksi mata. 

Menurut penuturan Ngatijan, dia bersama Prayitno dan Muri diminta keluarga korban untuk mencari keberadaan Sukadi, karena sejak semalaman Sukadi tidak pulang ke rumah sejak meninggalkan rumah kemarin petang.

Keluarga korban mengatakan, Sukadi tanpa pamit pergi meninggalkan rumah menuju sawah dan diperkirakan mencari ketela pohon. 

 Akhirnya, ketiganya memutuskan mencari ke sawah. Belum sampai lokasi kejadian, dari kejauhan Ngatijan dan Muri melihat sepeda ontel yang sering dibawa Sukadi. 

Saat mendekati sepeda tersebut, keduanya melihat sesosok tubuh tergeletak dengan posisi tertelungkup, ternyata dia tewas di bawah pematang sawah milik Njamjuri. Saksi mata melihat tubuh Sukadi terbujur kaku dan hidung sudah mengeluarkan darah. 

Menurut keterangan perangkat kecamatan setempat, Muspika bersama masyarakat langsung merapat tempat kejadin perkara. Lalu, jenazah korban diangkat untuk divisum di tempat oleh dokter Puskesmas Simo. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, meninggalnya Sukadi tidak ada tanda-tanda penganiayaan, tetapi akibat penyakitnya yang kambuh.

Warto Solo