Social Items

Ketua KPU Kota Pekanbaru Amirudin Sijaya

RiauJOS.com, Pekanbaru - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru, Rabu, 22 Februari 2017 menggelar rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara hasil pemilihan walikota dan wakil walikota Pekanbaru periode 2017-2022 di Hotel Arya Duta Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Sebelumnya, KPU melakukan rekapitulasi suara tingakat TPS pada hari pencoblosan, Rabu 15 Februari lalu, kemudian dilanjutkan rapat pleno tingkat Panitia Pemungutan Kecamatan (PKK) berlangsung pada tanggal 21 s.d. 22 Februari 2017.

"Hingga saat ini segala hal yang berhubungan dengan rapat pleno besok sudah kita siapkan, Bahkan masing pasangan calon melalui LO juga sudah kita informasikan dan mereka sudah tau, besok rapat pleno digelar pada pukul 09.00 wib di Hotel Arya Duta," terang Ketua KPU Kota Pekanbaru Amirudin Sijaya, Selasa kemarin, 21 Februari 2017 dikutip dari laman Gilang News.

Amirudin mengatakan, rapat pleno rekapitulasi ini merupakan tahapan dan juga penghitungan secara berjenjang setelah selesai dari tingkat TPS, PPK, selanjutnya memasuki rapat pleno rekapitulasi tingkat KPU.

"Nantinya juga akan dibuka rekap suara yang sudah dihitung dari ditingkat PPK dan ada jabarannya oleh KPU berapa perolehan suara masing-masing paslon,” ujarnya.

Amiruddin berharap, rapat pleno yang dihadiri masing-masing paslon dan Panwas Kota Pekanbaru berjalan damai dan tertib.

"Semoga aman ya, Insya allah. Dan semoga juga berjalan lancar, dan sesuai dengan mekanisme yang ada, bahkan jika ditemukan ada perubahan mari kita koreksi sama-sama," pungkasnya.

Pengamanan


Tiga ring pengamanan menjadi pembatas dan antisipasi dari kemungkinan kericuhan, terutama gejolak massa pendukung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota.

Kabag Ops Polresta Pekanbaru Kompol Edwin mengatakan, jumlah personel yang diterjunkan untuk pengamanan rapat pleno KPU sebanyak 179 orang.

"Sebanyak 60 personel sudah menempel pemindahan kotak suara dari Kantor KPU ke Hotel Aryaduta, tempat pelaksanaan rapat pleno," terang Edwin dikutip Riau JOS dari laman Tribun Pekanbaru.

Dia mengatakan, ada sekitar 48 kota suara dari 12 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang akan dibawa ke hotel. “Pengamanan juga dilakukan di kantor KPU," katanya.

Menyinggung soal para tamu yang hadir, Edwin mengatakan kepolisian sudah berkoordinasi dengan KPU Pekanbaru.

Terutama untuk memastikan siapa saja diperbolehkan masuk ke ruang rapat pleno. "Akan ada metal detector di depan pintu masuk ruangan pleno. Setiap tamu yang hadir akan diperiksa," paparnya.

Pengamanan dengan pembagian ring menurut Edwin diberlakukan mulai dari dalam hotel. "Persisnya di depan ruang pleno," ungkapnya.

Kemudian ring dua bagian luar hotel dan ring tiga bagian terluar hotel. "Personel siaga baik terbuka dan tertutup. Jadi kami harap pendukung pasangan calon untuk sama-sama menjaga kondisi yang nyaman dan aman," ujar Edwin.

Bagi mereka yang tidak bisa masuk ke ruang rapat pleno atau mereka yang memang tidak diundang, tak harus datang ke hotel.

“Sebaiknya di rumah saja. Mengikuti perkembangannya lewat media massa. Dan jika ada yang merasa dirugikan sudah ada salurannya (mengajukan gugatan ke MK),” imbau Edwin.

KPU Rapat Pleno Rekapitulasi Pilkada Kota Pekanbaru di Hotel Arya Duta

Ketua KPU Kota Pekanbaru Amirudin Sijaya

RiauJOS.com, Pekanbaru - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru, Rabu, 22 Februari 2017 menggelar rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara hasil pemilihan walikota dan wakil walikota Pekanbaru periode 2017-2022 di Hotel Arya Duta Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Sebelumnya, KPU melakukan rekapitulasi suara tingakat TPS pada hari pencoblosan, Rabu 15 Februari lalu, kemudian dilanjutkan rapat pleno tingkat Panitia Pemungutan Kecamatan (PKK) berlangsung pada tanggal 21 s.d. 22 Februari 2017.

"Hingga saat ini segala hal yang berhubungan dengan rapat pleno besok sudah kita siapkan, Bahkan masing pasangan calon melalui LO juga sudah kita informasikan dan mereka sudah tau, besok rapat pleno digelar pada pukul 09.00 wib di Hotel Arya Duta," terang Ketua KPU Kota Pekanbaru Amirudin Sijaya, Selasa kemarin, 21 Februari 2017 dikutip dari laman Gilang News.

Amirudin mengatakan, rapat pleno rekapitulasi ini merupakan tahapan dan juga penghitungan secara berjenjang setelah selesai dari tingkat TPS, PPK, selanjutnya memasuki rapat pleno rekapitulasi tingkat KPU.

"Nantinya juga akan dibuka rekap suara yang sudah dihitung dari ditingkat PPK dan ada jabarannya oleh KPU berapa perolehan suara masing-masing paslon,” ujarnya.

Amiruddin berharap, rapat pleno yang dihadiri masing-masing paslon dan Panwas Kota Pekanbaru berjalan damai dan tertib.

"Semoga aman ya, Insya allah. Dan semoga juga berjalan lancar, dan sesuai dengan mekanisme yang ada, bahkan jika ditemukan ada perubahan mari kita koreksi sama-sama," pungkasnya.

Pengamanan


Tiga ring pengamanan menjadi pembatas dan antisipasi dari kemungkinan kericuhan, terutama gejolak massa pendukung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota.

Kabag Ops Polresta Pekanbaru Kompol Edwin mengatakan, jumlah personel yang diterjunkan untuk pengamanan rapat pleno KPU sebanyak 179 orang.

"Sebanyak 60 personel sudah menempel pemindahan kotak suara dari Kantor KPU ke Hotel Aryaduta, tempat pelaksanaan rapat pleno," terang Edwin dikutip Riau JOS dari laman Tribun Pekanbaru.

Dia mengatakan, ada sekitar 48 kota suara dari 12 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang akan dibawa ke hotel. “Pengamanan juga dilakukan di kantor KPU," katanya.

Menyinggung soal para tamu yang hadir, Edwin mengatakan kepolisian sudah berkoordinasi dengan KPU Pekanbaru.

Terutama untuk memastikan siapa saja diperbolehkan masuk ke ruang rapat pleno. "Akan ada metal detector di depan pintu masuk ruangan pleno. Setiap tamu yang hadir akan diperiksa," paparnya.

Pengamanan dengan pembagian ring menurut Edwin diberlakukan mulai dari dalam hotel. "Persisnya di depan ruang pleno," ungkapnya.

Kemudian ring dua bagian luar hotel dan ring tiga bagian terluar hotel. "Personel siaga baik terbuka dan tertutup. Jadi kami harap pendukung pasangan calon untuk sama-sama menjaga kondisi yang nyaman dan aman," ujar Edwin.

Bagi mereka yang tidak bisa masuk ke ruang rapat pleno atau mereka yang memang tidak diundang, tak harus datang ke hotel.

“Sebaiknya di rumah saja. Mengikuti perkembangannya lewat media massa. Dan jika ada yang merasa dirugikan sudah ada salurannya (mengajukan gugatan ke MK),” imbau Edwin.